LPPM UNBAJALPPM UNBAJA
Jurnal Intent: Jurnal Industri dan Teknologi TerpaduJurnal Intent: Jurnal Industri dan Teknologi TerpaduPT. Krakatau Osaka Steel adalah perusahan yang bergerak dibidang industri manufaktur yang memproduksi Baja Tulang Sirip, untuk produk yang di teliti yaitu S36 yang mengalami kenaikan cacat produk dimensi tidak sesuai standar. Pelaksanaan penelitian ini bertujuan untuk menentukan parameter yang optimal untuk mengurangi produk cacat pada produk S36. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode Taguchi. Metode Taguchi dapat dipakai di perusahaan untuk mengevaluasi suatu proses atau produk yang belum efesien sehingga dapat dimaksimalkan suatu proses atau hasil dari produk yang dihasilkan. Parameter setting yang digunakan adalah Speed rolling (s) dan lama pemanasan bahan baku (s) yang belum ditentukan standarnya. Data dikumpulkan dengan melakukan eksperimen percobaan paramenet dan dianalisa dengan menggunakan software Minitab 20. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa parameter yang paling berpengaruh adalah speed rolling dan parameter yang optimal terhadap hasil produk cacat dengan nilai S/N Ratio terbesar terdapat pada level 2 untuk speed rolling yaitu -1,915 dengan speed 50 second dan level 3 untuk lama pemanasan yaitu -2,401 dengan lama pemansan 3000 second. Jadi, usulan perbaikan yang optimal untuk pengaturan parameter sebesar 50 second pada speed rolling dan 3000 second pada lama pemanasan.
Berdasarkan eksperimen dan perhitungan dari data-data yang telah diperoleh dari hasil optimasi produk cacat dengan menggunakan metode Taguchi, kesimpulan yang didapat adalah.(1) Penyebab produk tidak sesuai standar adalah dua parameter yaitu speed rolling (s) dan lama pemanasan (s) terhadap hasil produk cacat, dan parameter yang paling berpengaruh adalah speed rolling dengan nilai P < 0,000 yang didapat dari pengolaan data Minitab.(2) Untuk mengatasi masalah dari hasil eksperimen dengan metode Taguchi untuk produk S36 yang optimal dapat diketahui bahwa usulan perbaikan yang didapat yaitu level parameter yang optimal terhadap hasil produk cacat adalah dengan nilai S/N Ratio terbesar terdapat pada level 2 untuk speed rolling yaitu -1,915 dengan speed 50 second dan level 3 untuk lama pemanasan yaitu -2,401 dengan lama pemansan 3000 second.Jadi, usulan perbaikan yang optimal untuk pengaturan parameter sebesar 50 second pada speed rolling dan 3000 second pada lama pemanasan.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh parameter lain seperti suhu lingkungan atau kelembapan selama proses produksi terhadap kualitas baja tulangan S36. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang integrasi metode Taguchi dengan teknologi pemantauan real-time untuk meningkatkan efisiensi proses produksi. Terakhir, penelitian dapat menggali potensi penggunaan metode Taguchi pada produk baja tulangan dengan spesifikasi berbeda, seperti baja tulangan dengan diameter lebih kecil atau grade yang lebih tinggi, untuk melihat adaptasi metode ini dalam skenario produksi yang beragam.
| File size | 525.43 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
LPPM UNBAJALPPM UNBAJA Kapabilitas proses produksi saat ini berada pada level sigma 2,5 dengan tingkat kemungkinan kerusakan sebesar 11. Perusahaan direkomendasikan untuk menerapkanKapabilitas proses produksi saat ini berada pada level sigma 2,5 dengan tingkat kemungkinan kerusakan sebesar 11. Perusahaan direkomendasikan untuk menerapkan
LPPM UNBAJALPPM UNBAJA Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi internal perusahaan. Data dianalisis menggunakan peta kendali P (P Chart),Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi internal perusahaan. Data dianalisis menggunakan peta kendali P (P Chart),
LPPM UNBAJALPPM UNBAJA Terdapat 9 kerusakan pada mesin Ryobi 750G periode September 2023-Februari 2024. Komponen Sensor Unit dengan failure mode Sensor mati (non Respon) memilikiTerdapat 9 kerusakan pada mesin Ryobi 750G periode September 2023-Februari 2024. Komponen Sensor Unit dengan failure mode Sensor mati (non Respon) memiliki
LPPM UNBAJALPPM UNBAJA Intensitas Konsumsi Energi (IKE) setelah perbaikan pada sistem pencahayaan dan sistem udara sebesar 52,27 kWh/M2 pertahun. IKE setelah melakukan perbaikanIntensitas Konsumsi Energi (IKE) setelah perbaikan pada sistem pencahayaan dan sistem udara sebesar 52,27 kWh/M2 pertahun. IKE setelah melakukan perbaikan
LPPM UNBAJALPPM UNBAJA 997 kg, dan terdapat frekuensi pemesanan selama setahun sebanyak 2 kali. Total biaya persediaan bahan baku tepung terigu dengan menggunakan metode Economic997 kg, dan terdapat frekuensi pemesanan selama setahun sebanyak 2 kali. Total biaya persediaan bahan baku tepung terigu dengan menggunakan metode Economic
LPPM UNBAJALPPM UNBAJA Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dan kuantitatif dengan pemanfaatan analisis SWOT (Stregths, Weakness, Opportunity, Threats) dan metodePenelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dan kuantitatif dengan pemanfaatan analisis SWOT (Stregths, Weakness, Opportunity, Threats) dan metode
LPPM UNBAJALPPM UNBAJA PT EDS Manufacturing Indonesia berdedikasi untuk menyediakan produk berkualitas tinggi kepada pelanggannya. Sistem kontrol kualitas yang diterapkan memastikanPT EDS Manufacturing Indonesia berdedikasi untuk menyediakan produk berkualitas tinggi kepada pelanggannya. Sistem kontrol kualitas yang diterapkan memastikan
UNNESUNNES Hal ini hanya dapat dilakukan jika perangkat hukum yang mengaturnya memberikan legitimasi penuh kepada hakim konstitusi dalam perbedaan pendapat. SaranHal ini hanya dapat dilakukan jika perangkat hukum yang mengaturnya memberikan legitimasi penuh kepada hakim konstitusi dalam perbedaan pendapat. Saran
Useful /
KRESNA MEDIAKRESNA MEDIA Penghapusan outlier ekstrem diikuti oleh imputasi musiman berhasil merekonstruksi observasi yang hilang sambil mempertahankan dinamika diurnal alami dariPenghapusan outlier ekstrem diikuti oleh imputasi musiman berhasil merekonstruksi observasi yang hilang sambil mempertahankan dinamika diurnal alami dari
KRESNA MEDIAKRESNA MEDIA Penelitian ini menggunakan varian ResNet50 dan ResNet101 setelah mempertimbangkan jumlah dataset yang akan dipelajari dan kesesuaian dengan state-of-the-artPenelitian ini menggunakan varian ResNet50 dan ResNet101 setelah mempertimbangkan jumlah dataset yang akan dipelajari dan kesesuaian dengan state-of-the-art
LPPM UNBAJALPPM UNBAJA Waktu rata-rata mesin Dry Lamination Packaging dapat beroperasi sebelum mengalami kerusakan berdasarkan perhitungan MTBF yaitu 2. 217,34 menit dengan kerusakanWaktu rata-rata mesin Dry Lamination Packaging dapat beroperasi sebelum mengalami kerusakan berdasarkan perhitungan MTBF yaitu 2. 217,34 menit dengan kerusakan
UNNESUNNES Aturan universal seperti hak asasi manusia berperan penting sebagai instrumen yang menjamin pemeliharaan hak-hak warga negara dan pelaksanaan fungsi negaraAturan universal seperti hak asasi manusia berperan penting sebagai instrumen yang menjamin pemeliharaan hak-hak warga negara dan pelaksanaan fungsi negara