UNKRISUNKRIS

Journal of Urban and Regional Development StudiesJournal of Urban and Regional Development Studies

Daya dukung ketersediaan lahan untuk pembangunan perumahan di perkotaan perlu di perhitungkan. Sehingga perlu adanya analisis yang dapat menghitung daya dukung ketersediaan lahan untuk pembangunan perumahan yang menyesuaikan pertumbuhan penduduk di Kota Depok. Tujuan penelitian ini adalah tercapainya pemanfaatan lahan untuk perumahan yang sesuai dengan kaidah tata ruang, dengan sasarannya adalah analisis daya dukung lahan untuk mengetahui lahan potensial, analisis daya tampung lahan dan analisis penduduk untuk mengetahui daya tampung lahan terhadap perumahan dan penduduk. Hasil dari penelitian di lokasi sampel yang dapat merepresentasikan wilayah Kota Depok menunjukkan, ketersediaan lahan potensial yang dapat dikembangkan untuk perumahan horisontal di tahun 2038 sudah sangat terlampaui, artinya ada sejumlah perumahan dan sejumlah penduduk sudah tidak tertampung. Dan saat ini saja berdasarkan hasil tinjauan lokasi sudah ada beberapa kawasan perumahan yang berada pada lokasi yang tidak sesuai dengan kaidah tata ruang, temuan tersebut membuktikan hipotesis dalam penelitian ini.

Hasil analisis ketersediaan lahan di Kawasan Perkotaan, terdapat empat kelas lahan yaitu lahan memenuhi, sangat memenuhi, Tidak memenuhi dan sangat tidak memenuhi.Lahan potensial yang sesuai untuk lokasi perumahan adalah lahan dengan kelas memenuhi dan sangat memenuhi, dan lahan tidak memenuhi merupakan lahan kendala, sedangkan sangat tidak memenuhi merupakan lahan limitasi.Hasil analisis daya tampung lahan untuk perumahan dan penduduk, sebagai berikut.Daya Tampung Penduduk, Penduduk Kawasan perkotaan pada 20 tahun yang akan datang dengan laju pertumbuhan penduduk yang tinggi, maka kepadatan penduduknya menjadi tinggi dan ada sejumlah penduduk tahun 2038 yang tidak tertampung di kawasan perkotaan.Daya Tampung Perumahan, Jumlah unit rumah baik swadaya dan formal di kawasan perkotaan yang mempunyai kepadatan tinggi.Daya Tampung Lahan, Lahan Potensi yang dapat dikembangkan untuk perumahan adalah lahan belum dimanfaatkan, sedangkan berdasarkan proyeksi kebutuhan lahan untuk perumahan sangat tinggi, sehingga diperlukan tambahan lahan untuk perumahan di 20 tahun kedepan.

Penelitian lanjutan perlu mengkaji solusi pembangunan perumahan vertikal untuk mengatasi keterbatasan lahan di kawasan perkotaan yang terus berkembang. Selain itu, diperlukan studi tentang peninjauan kembali arahan pengembangan kepadatan sedang dan rendah berdasarkan RTRW dan RDTR, terutama dalam penerapan koefisien dasar bangunan (KDB) dan koefisien lantai bangunan (KLB). Selanjutnya, penelitian dapat mengembangkan pendekatan konsolidasi lahan di area yang tidak memenuhi kaidah tata ruang untuk mengurangi risiko bencana banjir dan longsor, serta meningkatkan kesesuaian penggunaan lahan dengan kebijakan perencanaan ruang.

Read online
File size790.93 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test