UNJAYAUNJAYA

Teknomatika: Jurnal Informatika dan KomputerTeknomatika: Jurnal Informatika dan Komputer

Sensor dalam Internet of Things (IoT) dan Wireless Sensor Networks (WSN) untuk berbagai keperluan seringkali memerlukan kalibrasi ulang. Datasheet yang menyertai sensor biasanya menampilkan tabel keluaran sensor dengan nilai-nilai minimum, tipikal, dan maksimum. Artinya, terdapat toleransi sebesar nilai-nilai yang masih diperbolehkan oleh pabrik pembuatnya. Untuk sensor dengan tegangan keluaran analog biasanya ditampilkan dengan bentuk grafik. Jika keluarannya adalah grafik berbentuk kurva tidak linier, dibutuhkan pencocokan kurva untuk memperoleh persamaannya. Dalam penelitian ini akan dilakukan pencocokan kurva menggunakan metode jumlah galat kuadrat terkecil menggunakan matriks. Persamaan kurva hasil pencocokan kurva ini diperlukan untuk pengolahan data atau jika diperlukan untuk memprediksi variabel tetap jika variabel bebas diketahui. Salah satu sensor yang memiliki kurva tegangan keluaran tidak berbentuk garis lurus adalah sensor jarak keluaran Sharp, yakni seri GP2Y0A02YK. Menurut datasheet, sensor ini dapat dimanfaatkan untuk mengukur jarak mulai 20 cm sampai dengan 150 cm. Grafik tegangan keluaran pengukuran jarak mulai 20 cm sampai 150 cm tersebut berbentuk kurva melengkung. Dengan adanya kalibrasi menggunakan pencocokan kurva ini diharapkan akurasi dari pengukuran sensor dan pengolahan data keluarannya akan semakin meningkat.

Dari percobaan dan pencocokan kurva yang telah dilakukan, diperoleh persamaan kurva keluaran sensor y = 0,2898-0,014x (45,9813/x).Dengan y adalah tegangan keluaran sensor dalam volt dan x adalah jarak dalam centimeter.Hasil konversi biner menggunakan antarmuka juga diperoleh nilai yang relatif sama.Hal ini menunjukkan bahwa kalibrasi sensor jarak GP2Y0A02YK dengan pencocokan kurva telah berhasil dilakukan.Dengan penelitian ini diharapkan penggunaan sensor jarak 20 cm -150 cm yang murah ini dapat dilanjutkan tanpa kendala berarti.Pencocokan kurva juga dapat dilakukan untuk kasus sensor lain yang memiliki permasalahan yang sama yakni kurva tegangan keluaran tidak linier.

Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk menguji metode pencocokan kurva pada sensor lain dengan karakteristik keluaran non-linear yang berbeda. Selain itu, penelitian dapat mengembangkan algoritma pencocokan kurva yang lebih efisien untuk aplikasi dalam jaringan sensor nirkabel (WSN) yang memerlukan pengolahan data secara real-time. Studi juga dapat dilakukan untuk menerapkan metode ini dalam sistem pemantauan lingkungan yang lebih luas, seperti pengukuran kedalaman aliran sungai atau parameter cuaca, dengan integrasi sensor lain dan jaringan komunikasi yang lebih robust.

  1. Curve Fitting Kurva Tegangan Keluaran Sensor GP2Y0A02YK untuk Unjuk Kerja yang Lebih Akurat | Teknomatika:... doi.org/10.30989/teknomatika.v17i2.1540Curve Fitting Kurva Tegangan Keluaran Sensor GP2Y0A02YK untuk Unjuk Kerja yang Lebih Akurat Teknomatika doi 10 30989 teknomatika v17i2 1540
Read online
File size593.8 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test