STAI AL-HIDAYAHSTAI AL-HIDAYAH

al-tadabbur: jUrnal ilmu al-quran dan tafsiral-tadabbur: jUrnal ilmu al-quran dan tafsir

Perkembangan zaman yang kian maju sering kali menyebabkan peningkatan sosial dan kriminalitas masyarakat. Perkembangan ini memiliki efek yang signifikan terhadap kehidupan sosial, namun sebaliknya, kemajuan tersebut juga berkontribusi terhadap munculnya berbagai bentuk kejahatan. Salah satu bentuk kejahatan yang sering terjadi adalah kekerasan, pelecehan, dan eksploitasi seksual. Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk meneliti berbagai cara yang bisa diterapkan untuk trauma healing bagi korban perkosaan dalam persepektif Al-Quran. Penelitian ini mendalami ayat-ayat Al-Quran yang membahas tentang ketenangan jiwa, keyakinan, kesabaran, instrospeksi diri, hikmah tentang cobaan hidup yang dialami korban perkosaan. Serta upaya untuk mencapai kedamaian dalam pikiran dan hati. Metode penelitian ini merupakan penelitian lapangan dan library research, dengan meneliti pemulihan korban pemerkosaan lewat Women Crisis Center (WCC) Mawar Balqis dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti pemilihan sampel, pengumpulan data, analisis data, dan interpretasi hasil. Diharapkan dengan hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang berarti dalam bidang trauma healing dan kesehatan mental dari persepektif Al-Quran; Hasil penelitian menemukan bahwa pendekatan trauma-healing yang terinspirasi oleh nilai-nilai dan prinsip-prinsip Al-Quran dapat memiliki dampak yang positif dalam pemulihan trauma bagi korban, seperti muhasabah (kesadaran diri dan refleksi), doa dan koneksi spiritual, penerimaan diri (ikhlas) dan ridha dengan menerima cobaan dan ujian hidup sebagai bagian dari takdir Allah dan percaya pada kebijaksanaan Allah dapat membantu korban mengatasi trauma dan memperoleh kedamaian hati.

WCC Mawar Balqis melakukan trauma healing melalui konseling, pelayanan, dan pendampingan korban, baik secara psikologis maupun menggunakan ayat-ayat Al-Quran sebagai terapi.Pendampingan bertujuan memperkuat iman, memberikan rasa damai, meningkatkan ketahanan mental, dan dukungan spiritual.Prosesnya meliputi assessment, investigasi, mediasi, rehabilitasi kesehatan medis, pendampingan agama, dan rehabilitasi sosial.Pendampingan ini membantu korban menghadapi rasa bersalah, trauma, ketakutan, atau emosi negatif lainnya yang timbul akibat kejadian yang dialami.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada analisis spesifik ayat Al-Quran yang paling efektif dalam proses pemulihan trauma korban perkosaan. Selain itu, penting untuk mengembangkan program integrasi antara pendekatan agama dan psikologi untuk terapi trauma yang lebih holistik. Terakhir, perlu dilakukan studi tentang peran komunitas dalam mendukung pemulihan korban, termasuk upaya edukasi masyarakat untuk mengurangi stigma terhadap korban kekerasan seksual.

Read online
File size454.51 KB
Pages20
DMCAReport

Related /

ads-block-test