GLOBALHEALTHSCIENCEGROUPGLOBALHEALTHSCIENCEGROUP

Journal of Health Guidance and CounselingJournal of Health Guidance and Counseling

Saat ini, kekerasan terkait seks menjadi salah satu isu yang sangat penting di seluruh dunia, termasuk di kalangan anak-anak yang semakin sering menjadi korban di Indonesia. Pengetahuan anak tentang kekerasan seksual masih tergolong rendah, sehingga diperlukan upaya untuk meningkatkan pemahaman mereka melalui edukasi, Sebagai salah satu pendekatannya, menggunakan video animasi. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk menganalisis pengaruh edukasi tentang kekerasan seks menggunakan video animasi terhadap tingkat pengetahuan pada anak usia sekolah di MI Muhammadiyah Sambongsari. Penelitian ini berjenis kuantitatif dengan desain Quasi Eksperiment menggunakan rancangan With Control Grup, metode yang diterapkan dengan pendekatan pretest-posttest, dan penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari 2024. Sampel penelitian terdiri dari 72 responden, yaitu siswa dan siswi kelas 1, 2, dan 3 di MI Muhammadiyah Sambongsari, dengan 36 responden berada dalam kelompok intervensi dan 36 responden dalam kelompok kontrol. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah terbukti valid dan reliabel. Data dianalisis dengan metode analisis univariat dan bivariat, termasuk uji chi-square dan independent samples T-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan dari edukasi mengenai kekerasan seksual menggunakan video animasi terhadap tingkat pengetahuan anak usia sekolah di MI Muhammadiyah Sambongsari, dengan nilai p sebesar 0,028 (p < 0,05).

.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas metode edukasi berbeda seperti simulasi interaktif atau media interaktif lainnya dalam meningkatkan pengetahuan kekerasan seksual pada anak usia sekolah. Selain itu, studi lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari pendidikan seksual berbasis video animasi terhadap perilaku dan kesadaran anak. Terakhir, penelitian dapat menggali faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan program edukasi, seperti peran orang tua atau lingkungan sekolah, untuk merancang strategi yang lebih komprehensif.

Read online
File size268.54 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test