UWKSUWKS

JURNAL ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIKJURNAL ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK

Sekretariat PPK dan PPS merupakan bagian penting dalam sistem rekruitmen dan berperan sebagai supporting system dalam Pemilihan Serentak 2020. Syarat sebagai sekretariat PPK dan PPS yang tertuang dalam Keputusan KPU bersifat limitatif, sehingga tidak memberikan peluang bagi ASN yang berada di luar Kecamatan dan Desa/Kelurahan. Hal ini menyebabkan dualisme loyalitas, di mana ASN memiliki beban tugas dan tanggung jawab di instansinya, tetapi juga harus menjalankan fungsi administratif sebagai supporting system Badan Adhoc, PPK, dan PPS. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Semarang dengan menggunakan data primer dan sekunder dari KPU Kabupaten Semarang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekretariat PPK dan PPS lebih loyal pada tugas pokok sebagai ASN di Kecamatan/Desa/Kelurahan, sehingga menyebabkan keterlambatan dalam penyusunan LPJ Keuangan dan penyaluran honor Badan Adhoc. Review BPKP Provinsi Jawa Tengah juga menyatakan adanya keterlambatan penyampaian LPJ Keuangan dari KPPS ke PPS dan PPK, yang disebabkan oleh dualisme loyalitas.

Mekanisme perekrutan sekretariat PPK dan PPS yang tidak memberikan ruang kepada masyarakat Non PNS maupun perangkat desa, menyebabkan dualisme tanggung jawab.Mereka memiliki tugas utama sebagai PNS maupun perangkat desa, tetapi juga harus menyelesaikan tugas administrasi dan pertanggungjawaban penggunaan keuangan PPK dan PPS.Dalam perekrutan sekretariat PPK dan PPS ke depannya, perlu diberikan keleluasaan kepada seluruh elemen masyarakat dengan tidak membatasi hanya dari ASN atau perangkat desa, selama masih memenuhi ketentuan asas-asas sebagai penyelenggara pemilihan.Hal ini untuk menjamin tidak adanya dualisme loyalitas dan menjauhkan dari kepentingan-kepentingan yang dapat mengganggu prinsip independensi, terutama jika incumbent mencalonkan diri dalam pemilihan.

Untuk meningkatkan kualitas dan integritas penyelenggaraan pemilu/pemilihan, perlu dilakukan pendekatan yang hati-hati dan detail dalam membenahi badan adhoc. Langkah awal yang baik adalah belajar dari pengalaman pemilu/pemilihan sebelumnya dan melakukan uji lapangan atau simulasi sebelum memutuskan formulasi reorganisasi. Selain itu, perlu dilakukan inovasi dalam proses seleksi sekretariat badan adhoc untuk mendapatkan supporting system yang benar-benar dapat mendukung tugas-tugas PPK dan PPS. Pengukuran beban kerja juga penting untuk menyesuaikan kapasitas penyelenggara dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Dengan demikian, dapat tercipta kinerja penyelenggara pemilu/pemilihan yang lebih baik dan terhindar dari dualisme loyalitas.

  1. Dualisme Loyalitas Sekretariat Badan Adhoc: Antara Tanggung Jawab Kepada KPU Kabupaten dan Tugas sebagai... journal.uwks.ac.id/juispol/article/view/2495Dualisme Loyalitas Sekretariat Badan Adhoc Antara Tanggung Jawab Kepada KPU Kabupaten dan Tugas sebagai journal uwks ac juispol article view 2495
Read online
File size288.44 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test