INSIGHTPUBINSIGHTPUB

One moment, please...One moment, please...

Potensi wisata yang ada di Kabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat sangat besar, namun belum seluruhnya dikelola profesional, sehingga belum dapat menunjang penerimaan daerah terutama dalam peningkatan taraf hidup masyarakat setempat. Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat sangat berkepentingan terhadap upaya pengembangan pariwisata daerah, sehingga secara tidak langsung memiliki peran sangat strategis dalam mewujudkan upaya ke arah pengembangannya. Perencanaan Strategis merupakan salah satu perencanaan. yang dibuat oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat dalam rangka menentukan strategi efektif yang digunakan dalam mengembangkan karena lebih bersifat komprehensif dalam arti lebih memfokuskan pada analisis lingkungan secara keseluruhan, baik lingkungan eksternal maupun internal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi internal maupun kondisi eksternal yang mempengaruhi Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat dalam upaya pengembangan sektor pariwisata dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat, mengetahui isu strategis dalam upaya pengembangan potensi pariwisata dan menggali bagaimana aplikasi rencana pengembangan pariwisata berdasarkan dokumen Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat. Hasil yang diperoleh adalah kekuatan dan kelemahan yang berasal dari lingkungan internal organisasi serta peluang dan ancaman yang berasal dari lingkungan dan eksternal organisasi, terdapat 4 isu pengembangan kepariwisataan yang meliputi (a) Peningkatan kualitas dan kuantitas SDM, (b) memanfaatkan media informasi untuk meningkatkan jumlah investor, (c) memanfaatkan kesesuaian visi dan misi dengan kondisi kepariwisataan, (d) meningkatkan sarana dan prasarana melalui peranan Kelompok Mayarakat Sadar Wisata di Kabupaten Bandung dan terdapat 3 program strategis dengan menggunakan Tes Litmus.

Dari hasil analisis lingkungan strategis, dapat diidentifikasi mengenai kekuatan dan kelemahan yang berasal dari lingkungan internal organisasi serta peluang dan ancaman yang berasal dari lingkungan eksternal organisasi.(a) Adanya kesesuaian visi dan misi Bupati dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bandung dengan kondisi kepariwisataan, (b) Adanya usaha dari dinas terkait pelaksanaan misi dalam pencapaian visi, (c) Media informasi sudah cukup baik, (d) Adanya komitmen dari stakeholder dalam pengembangan kepariwisataan, Kelemahan.(a) Kualitas SDM yang kurang memadai, (b) Tidak adanya pelatihan dari Dinas dalam pengembangan SDM karena minimnya anggaran Dinas, (c) Kuantitas SDM yang kurang mencukupi, (d) Minimnya anggaran dinas untuk pengembangan kepariwisataan, (e) Kurangnya sarana dan prasarana.(a) Kondisi perekonomian masyarakat (b) Kondisi lingkungan politik yang stabil, (c) Kondisi sosial budaya, (d) Adanya Perda kepariwisataan.(a) Kurangnya kerjasama dengan investor, (b) Kurangnya Kelompok Mayarakat Sadar Wisata.(a) Peningkatan kualitas dan kuantitas SDM, (b) Memanfaatkan media informasi untuk meningkatkan jumlah investor, (c) Memanfaatkan kesesuaian visi dan misi dengan kondisi kepariwisataan, (d) Meningkatkan sarana dan prasarana melalui peranan Kelompok Mayarakat Sadar Wisata di Kabupaten Bandung.Program Strategis dengan menggunakan Tes Litmus dirumuskan dalam program, yaitu.(1) Peningkatan kualitas dan kuantitas SDM dengan adanya kondisi politik stabil.Pengadaan diklat terkait pengembangan kepariwisataan, (2) Memanfaatkan kesesuaian visi dan misi dengan kondisi kepariwisataan dengan melibatkan swasta dan masyarakat, (3) Meningkatkan sarana dan prasarana melalui peranan Kelompok Masyarakat Sadar Wisata.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengembangan sumber daya manusia (SDM) di sektor pariwisata Kabupaten Bandung. Penelitian ini dapat mengeksplorasi strategi-strategi konkret untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas SDM, seperti pelatihan dan pengembangan kapasitas, serta mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam upaya tersebut. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat berfokus pada peran media informasi dalam meningkatkan jumlah investor. Bagaimana media informasi dapat dimanfaatkan secara efektif untuk menarik investor dan mempromosikan potensi pariwisata Kabupaten Bandung? Apakah ada strategi komunikasi atau platform media tertentu yang terbukti efektif dalam meningkatkan minat investor? Penelitian ini dapat memberikan wawasan tentang strategi komunikasi dan pemasaran yang dapat diterapkan untuk meningkatkan investasi di sektor pariwisata. Terakhir, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran Kelompok Masyarakat Sadar Wisata (KMSW) dalam meningkatkan sarana dan prasarana pariwisata. Bagaimana KMSW dapat terlibat secara aktif dalam pengembangan dan pengelolaan destinasi wisata? Apakah ada model atau praktik terbaik yang dapat diadopsi untuk memperkuat peran KMSW dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pariwisata? Penelitian ini dapat memberikan rekomendasi konkret tentang strategi melibatkan dan memberdayakan KMSW untuk mendukung pengembangan pariwisata yang berkelanjutan.

  1. Perencanaan strategis kabupaten dalam pengembangan potensi pariwisata di Kabupaten Bandung Provinsi Jawa... journals.insightpub.org/index.php/imj/article/view/230Perencanaan strategis kabupaten dalam pengembangan potensi pariwisata di Kabupaten Bandung Provinsi Jawa journals insightpub index php imj article view 230
Read online
File size200.68 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test