UNIKOMUNIKOM

International Journal of Informatics, Information System and Computer Engineering (INJIISCOM)International Journal of Informatics, Information System and Computer Engineering (INJIISCOM)

Penelusuran kontak adalah teknik yang digunakan oleh unit kesehatan masyarakat dan layanan kontak erat nasional untuk melacak orang-orang yang mungkin telah terpapar COVID-19 melalui interaksi dengan kasus suspek, terkonfirmasi, atau probable selama periode infeksius mereka. Penelitian ini berfokus pada pengembangan Sistem Pemantauan Log Menggunakan Kode Respon Cepat (QR) di Samar State University sebagai sistem pelacakan institusi untuk pencegahan COVID-19. Studi ini dirancang sebagai alat untuk mengelola log harian karyawan, mahasiswa, dan pengunjung untuk melacak orang yang memiliki kontak erat dengan individu positif COVID-19. Model waterfall digunakan dalam pengembangan sistem dan desain penelitian deskriptif digunakan untuk menentukan efektivitas sistem seiring dengan fungsionalitas, reliabilitas, usabilitas, efisiensi, maintainabilitas, dan portabilitas. Partisipan penelitian adalah karyawan, mahasiswa, dan pengunjung SSU. Setiap partisipan diberikan kuesioner standar kualitas ISO 9126 untuk evaluasi efektivitas sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan sistem ini, pelaksanaan pelacakan kontak individu yang diduga positif COVID-19 dapat dilakukan dengan mudah dan reliabel.

Sistem Pemantauan Log menggunakan Kode QR merupakan salah satu cara efektif untuk memantau catatan masuk dan keluar dosen, mahasiswa, karyawan administrasi, dan pengunjung yang memasuki kampus.Karena catatan masuk dan keluar responden terekam, pelaksanaan pelacakan kontak individu yang diduga positif COVID-19 dapat dilakukan dengan mudah dan reliabel, mengingat durasi waktu mereka berada di area/kantor yang dikunjungi di dalam universitas juga tercatat oleh sistem.

Penelitian ini menunjukkan efektivitas sistem pemantauan log berbasis QR dalam penelusuran kontak di lingkungan universitas. Untuk penelitian lanjutan, sebuah studi dapat mengeksplorasi secara mendalam bagaimana persepsi privasi pengguna dan kepatuhan mereka berubah seiring waktu setelah implementasi sistem semacam ini, dan bagaimana hal ini memengaruhi keberlanjutan serta penerimaan teknologi dalam jangka panjang. Pertanyaan penting lainnya adalah mengenai tantangan dan peluang dalam mengintegrasikan sistem pemantauan log lokal ini dengan basis data kesehatan masyarakat yang lebih luas atau platform pelacakan kontak tingkat nasional. Integrasi semacam ini berpotensi besar untuk memperkuat respons pandemi secara keseluruhan, namun memerlukan pertimbangan serius terkait interoperabilitas data, keamanan siber, dan kepatuhan regulasi. Selain itu, mengingat sensitivitas data pergerakan individu, penelitian di masa depan sebaiknya fokus pada pengembangan kerangka kerja keamanan siber yang komprehensif dan protokol privasi data yang kuat. Ini akan memastikan bahwa sistem tidak hanya efektif dalam fungsinya, tetapi juga mampu menjaga kepercayaan pengguna melalui perlindungan informasi pribadi yang maksimal, serta memenuhi standar etika dan hukum yang berlaku. Dengan demikian, penelitian dapat bergeser dari aspek teknis pengembangan menuju dampak sosial, integrasi ekosistem kesehatan yang lebih luas, dan fondasi etika-legal untuk keberlanjutan sistem di masa depan.

  1. Log Monitoring System using Quick Response (QR) Code: A State University’s COVID – 19 Contact... doi.org/10.34010/injiiscom.v3i2.9037Log Monitoring System using Quick Response QR Code A State UniversityAos COVID Ae 19 Contact doi 10 34010 injiiscom v3i2 9037
Read online
File size517.31 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test