MEDISTRAMEDISTRA

MEDISTRA MEDICAL JOURNAL (MMJ)MEDISTRA MEDICAL JOURNAL (MMJ)

Pelayanan rehabilitasi medik, khususnya fisioterapi, memegang peran penting dalam proses pemulihan fungsi gerak dan mobilitas pasien yang mengalami gangguan akibat penyakit, cedera, atau disabilitas. Penyelenggaraan layanan ini menuntut tersedianya sarana dan prasarana yang memadai sesuai standar yang ditetapkan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi sarana dan prasarana fisioterapi di Unit Rehabilitasi Medik Rumah Sakit Grandmed Lubuk Pakam. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif evaluatif, dengan data diperoleh melalui observasi langsung, checklist evaluasi, serta wawancara dengan tenaga fisioterapi dan kepala unit. Hasil menunjukkan bahwa sekitar 70% sarana fisioterapi telah tersedia dan dalam kondisi baik, namun masih terdapat alat penting seperti shoulder wheel dan standing frame yang belum tersedia. Dari sisi prasarana, ruang layanan cukup memadai, tetapi belum sepenuhnya ramah disabilitas, seperti belum tersedianya toilet khusus dan akses masuk bagi pasien berkebutuhan khusus. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun sebagian besar fasilitas sudah tersedia dan dapat digunakan, tetap diperlukan perbaikan dan pengadaan tambahan agar pelayanan fisioterapi dapat berjalan secara optimal dan inklusif. Hasil ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pihak manajemen rumah sakit dalam meningkatkan mutu layanan rehabilitasi medik di masa mendatang.

Sarana Fisioterapi. Berdasarkan hasil evaluasi terhadap bahan dan instrumen penilaian yang digunakan, diketahui bahwa sebagian besar sarana fisioterapi yang menjadi standar pelayanan telah tersedia di Unit Rehabilitasi Medik RS Grandmed Lubuk Pakam.Namun, terdapat beberapa peralatan penting yang belum tersedia atau dalam kondisi kurang optimal, sehingga perlu dilakukan penambahan dan perawatan rutin untuk menunjang kelancaran pelayanan fisioterapi.Prasarana Fasilitas. Dari hasil observasi dan prosedur pelaksanaan, ditemukan bahwa prasarana pendukung seperti ruang pelayanan, ventilasi, pencahayaan, serta ruang tunggu pasien sudah cukup memadai.Namun, aksesibilitas bagi penyandang disabilitas dan fasilitas toilet khusus masih perlu ditingkatkan agar pelayanan lebih inklusif dan sesuai standar.Prosedur Evaluasi. Prosedur penelitian yang melibatkan observasi langsung, wawancara dengan petugas, serta analisis dokumen rumah sakit telah memberikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi sarana dan prasarana fisioterapi.Prosedur ini efektif dalam mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan yang ada di unit layanan tersebut.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan perbaikan dan pengadaan tambahan sarana dan prasarana fisioterapi di Unit Rehabilitasi Medik Rumah Sakit Grandmed Lubuk Pakam. Perbaikan ini meliputi penyediaan alat-alat terapi yang belum tersedia, seperti shoulder wheel dan standing frame, serta peningkatan aksesibilitas bagi pasien penyandang disabilitas. Selain itu, perlu dilakukan renovasi ruang fisioterapi untuk meningkatkan kenyamanan dan ventilasi, serta menyediakan toilet khusus untuk pasien dengan kebutuhan khusus. Dengan demikian, pelayanan fisioterapi dapat berjalan secara optimal dan inklusif, sesuai dengan standar pelayanan kesehatan yang ditetapkan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi dampak perbaikan sarana dan prasarana terhadap kualitas pelayanan fisioterapi dan kepuasan pasien.

Read online
File size131.97 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test