UnmulUnmul

Journal of English as A Foreign Language Teaching and ResearchJournal of English as A Foreign Language Teaching and Research

Meskipun penelitian progresif tentang komunikasi profesional, kerumitan penulisan surat lamaran kerja di kalangan mahasiswa teknik Filipina masih belum banyak dieksplorasi. Penulisan surat lamaran kerja bervariasi di berbagai budaya. Faktor-faktor seperti pengaturan lingkungan, norma sosial, dan keyakinan pribadi yang mendalam mempengaruhi struktur standar mereka. Studi yang ada menunjukkan kekurangan dalam investigasi yang spesifik terhadap disiplin yang gagal menekankan struktur surat lamaran kerja mahasiswa teknik Filipina dan faktor budaya yang mempengaruhinya. Mengakui kesenjangan ini, penelitian ini memberikan wawasan baru tentang struktur move-step tertentu yang digunakan dalam surat lamaran kerja oleh mahasiswa teknik Filipina dari perguruan tinggi negeri di Negros Occidental. Untuk analisis yang lebih jelas, peneliti menggunakan analisis konten campuran dan kerangka kerja Bhatia (1993) untuk mengidentifikasi elemen move-step yang berbeda, baik wajib maupun opsional. Para peneliti memeriksa 40 surat lamaran kerja yang dikumpulkan dari berbagai perguruan tinggi negeri. Melalui teknik penilaian frekuensi, temuan baru penelitian ini mengungkapkan gerakan wajib (M1: Mempersiapkan kredensial; M2: Memperkenalkan kandidat; M4: Menyertakan dokumen; M6: Meminta tanggapan; M7: Berakhir dengan sopan) yang ditandai sebagai struktur generik universal. Sementara itu, gerakan opsional M3 (Menawarkan insentif) dan M5 (Menggunakan taktik tekanan) diabaikan, mencerminkan pengaturan sosio-budaya. Penelitian ini tidak hanya memberikan cahaya pada konvensi yang ada di antara mahasiswa teknik Filipina, tetapi juga memberikan kontribusi yang signifikan terhadap diskursus yang lebih luas tentang praktik komunikasi profesional yang dapat meningkatkan daya saing, kesadaran sosiolinguistik, dan template yang spesifik terhadap disiplin.

Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa teknik Filipina dari perguruan tinggi negeri di Negros Occidental menulis surat lamaran kerja dengan menggunakan struktur retorika tertentu, seperti Mempersiapkan kredensial, Memperkenalkan kandidat, dan Berakhir dengan sopan, yang mencerminkan gaya komunikasi profesional dan sopan.Selain itu, Menyertakan dokumen dan Meminta tanggapan digunakan kurang sering, sementara Menawarkan insentif dan Menggunakan taktik tekanan tidak ada sama sekali.Pola ini menunjukkan bahwa mahasiswa teknik Filipina memprioritaskan kerendahan hati dan rasa hormat dalam surat mereka, sejalan dengan nilai-nilai budaya Filipina (Dy, 1994.Struktur yang umum digunakan oleh mahasiswa, memperkenalkan diri, menyatakan tujuan, dan menonjolkan kualifikasi yang relevan, menjadi fondasi surat lamaran kerja yang efektif.Hal ini menekankan pentingnya mengartikulasikan dengan jelas niat dan kredensial kepada calon pemberi kerja.Penghilangan gerakan tertentu, seperti Menawarkan insentif, mungkin menunjukkan kesadaran terbatas tentang konvensi genre-spesifik.Norma budaya Filipina, yang menekankan kerendahan hati dan harmoni, mungkin berkontribusi terhadap penghilangan gerakan yang dianggap terlalu agresif atau agresif.Penelitian ini menekankan kebutuhan akan instruksi genre-spesifik dalam kurikulum teknik untuk mengatasi persyaratan struktural, konten, dan bahasa dalam surat lamaran kerja.Mengintegrasikan kerangka kerja Bhatia (1993) ke dalam silabus dapat membimbing mahasiswa dalam memahami gerakan retorika yang penting dan penerapannya.Kegiatan praktis seperti workshop dan latihan aplikasi mock dapat memberikan mahasiswa pengalaman langsung dalam menyusun surat yang persuasif dan akurat secara teknis, yang pada akhirnya meningkatkan daya saing mereka di pasar kerja lokal dan global.

Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menyelidiki perbedaan regional dalam penulisan surat lamaran kerja, terutama di Filipina. Penelitian ini dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang variasi kontekstual dan norma budaya yang mempengaruhi struktur surat lamaran kerja. Kedua, perlu diperluas cakupan penelitian untuk mencakup bidang profesional lainnya, seperti Kedokteran dan Administrasi Bisnis, untuk membandingkan dan menganalisis perbedaan genre dalam surat lamaran kerja di berbagai bidang. Ketiga, penelitian masa depan dapat mengeksplorasi dampak tren pasar kerja saat ini dan integrasi alat AI dalam penulisan surat lamaran kerja. Hal ini dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana teknologi mempengaruhi praktik penulisan surat lamaran kerja dan bagaimana mahasiswa teknik dapat memanfaatkan alat-alat ini untuk meningkatkan daya saing mereka di pasar kerja yang semakin digital.

  1. Content Analysis - Stemler - Major Reference Works - Wiley Online Library. content analysis stemler major... doi.org/10.1002/9781118900772.etrds0053Content Analysis Stemler Major Reference Works Wiley Online Library content analysis stemler major doi 10 1002 9781118900772 etrds0053
  2. Critical Genre Analysis | Investigating interdiscursive performance in. critical genre analysis performance... taylorfrancis.com/books/9781317426745Critical Genre Analysis Investigating interdiscursive performance in critical genre analysis performance taylorfrancis books 9781317426745
Read online
File size4.18 MB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test