ITSKHATULISTIWAITSKHATULISTIWA

Jurnal Apresiasi EkonomiJurnal Apresiasi Ekonomi

Pariwisata telah berkembang sebagai sumber ekonomi baru bagi masyarakat lokal, termasuk di daerah pedesaan. Manfaat sosial dan ekonomi pariwisata telah mendorong pertumbuhan dan pengembangan destinasi wisata baru di berbagai tempat, termasuk di Kawasan Wisata Mandeh. Artikel ini membahas dampak sosial dan ekonomi Kawasan Wisata Mandeh terhadap masyarakat lokal. Data yang disajikan dalam artikel ini adalah data dari penelitian empiris yang dilakukan di Mandeh, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pemerintah desa, masyarakat lokal, pelaku ekonomi, dan wisatawan. Para peneliti melakukan pengamatan langsung terhadap aktivitas sosial-ekonomi di Kawasan Wisata Mandeh selama penelitian. Dokumen tertulis tentang Kawasan Wisata Mandeh, baik dalam bentuk berita media, tulisan ilmiah, dan lainnya, menjadi sumber data dalam penelitian. Hasil studi menunjukkan bahwa pariwisata di Kawasan Mandeh telah memicu perubahan dalam sikap dan gaya hidup masyarakat serta perspektif terhadap aset dan peluang. Selain itu, kehadiran pariwisata di Kawasan Mandeh juga telah memberikan sumber penghidupan baru bagi masyarakat, sehingga menciptakan keragaman sumber penghidupan. Keragaman sumber penghidupan ini telah meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat lokal.

Kawasan Wisata Mandeh telah menjadi destinasi wisata bahari favorit di selatan Sumatera Barat.Kawasan ini telah tumbuh dan berkembang secara alami sebagai destinasi wisata sejak pembangunan infrastruktur jalan pada tahun 1998.Keindahan pantai dan suasana alam menjadi daya tarik utama Kawasan Mandeh sebagai destinasi wisata.Dengan daya tarik ini, Kawasan Mandeh awalnya berkembang secara alami sebagai destinasi wisata.Pengembangan Mandeh sebagai destinasi wisata bahari telah mendapat perhatian dari pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten, termasuk memasukkan Kawasan Mandeh sebagai destinasi wisata bahari dalam berbagai dokumen perencanaan pengembangan pariwisata di tingkat nasional dan regional.Kawasan Mandeh semakin populer setelah seorang tokoh nasional asal Sumatera Barat yang menjabat sebagai Menteri PPN/BAPPENAS menginisiasi dan mendukung pelaksanaan kegiatan Joy Sailing Mandeh pada tahun 2014 dan 2015.Melalui kegiatan ini, Kawasan Wisata Mandeh menjadi lebih dikenal, dan sejak itu Kawasan Mandeh menarik lebih banyak orang untuk berkunjung.Pertumbuhan dan pengembangan Kawasan Wisata Mandeh sebagai destinasi wisata bahari telah berdampak ganda pada kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat lokal.Secara sosial, aktivitas pariwisata telah mendorong perubahan gaya hidup dan perspektif masyarakat terhadap aset desa.Perubahan gaya hidup dipengaruhi oleh interaksi masyarakat lokal dengan pengunjung yang datang dengan berbagai gaya hidup yang diwakili oleh cara berpakaian dan gaya bahasa yang diwakili oleh pola dan cara berkomunikasi.Perspektif masyarakat dipengaruhi oleh kebutuhan wisatawan yang datang.Kebutuhan wisatawan dilihat sebagai permintaan yang memiliki nilai ekonomi.Berdasarkan penilaian ini, masyarakat lokal membuat aset yang mereka miliki memiliki nilai ekonomi dan dapat dikomodifikasi menjadi barang dan jasa yang ditawarkan kepada wisatawan yang berkunjung.Selain perubahan sosial, secara ekonomi kehadiran pariwisata telah menciptakan sumber ekonomi baru bagi masyarakat lokal.Dengan adanya sumber ekonomi baru, masyarakat memiliki berbagai macam mata pencaharian.Jika sebelumnya masyarakat bergantung pada sektor pertanian, peternakan, dan perikanan, setelah pariwisata.Masyarakat dapat memilih sumber mata pencaharian baru dengan membuka usaha, seperti usaha restoran, permainan, perdagangan, layanan penginapan, dan sebagainya.Usaha yang dibuka oleh masyarakat menciptakan lapangan kerja baru yang dapat menampung warga yang membutuhkan modal atau keterampilan lebih untuk membuka usaha.Ketersediaan berbagai sumber mata pencaharian membantu meningkatkan pendapatan masyarakat.Peningkatan pendapatan terjadi karena pergeseran mata pencaharian, menggabungkan lebih dari satu mata pencaharian, dan melakukan pekerjaan produktif.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Melakukan studi komparatif tentang dampak sosial-ekonomi pariwisata di Kawasan Wisata Mandeh dengan destinasi wisata lainnya di Sumatera Barat atau bahkan di Indonesia, untuk melihat perbedaan dan kesamaan dampak yang terjadi. 2. Menganalisis lebih dalam tentang strategi diversifikasi mata pencaharian masyarakat lokal pasca pengembangan pariwisata, termasuk mengidentifikasi tantangan dan peluang yang dihadapi oleh masyarakat dalam mengembangkan usaha baru yang terkait dengan pariwisata. 3. Meneliti dampak jangka panjang dari pengembangan pariwisata terhadap kesejahteraan masyarakat lokal, termasuk aspek sosial, ekonomi, dan budaya, serta bagaimana pariwisata dapat berkelanjutan dan bermanfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang.

  1. 0. pdf obj endobj extgstate procset text imageb imagec imagei annots mediabox contents group tabs s7... doi.org/10.30892/gtg.31330-5530 pdf obj endobj extgstate procset text imageb imagec imagei annots mediabox contents group tabs s7 doi 10 30892 gtg 31330 553
Read online
File size510.16 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test