ITSKHATULISTIWAITSKHATULISTIWA

Jurnal Apresiasi EkonomiJurnal Apresiasi Ekonomi

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengembangan strategi pariwisata dan indikator kinerja di Kota Pariaman, Sumatra Barat. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh melalui diskusi kelompok terfokus dan wawancara terbatas dengan informan yang relevan, sedangkan metode kuantitatif menggunakan data primer yang diperoleh melalui survei dan data sekunder. Teknik sampel menggunakan metode sensus dengan 390 responden. Data diproses menggunakan model persamaan struktural dengan perangkat lunak Smart-PLS 3.0. Penelitian menyimpulkan bahwa Kota Pariaman memiliki destinasi wisata yang memadai, yang merupakan faktor penting dalam menentukan kepuasan wisatawan dan niat untuk berkunjung kembali di masa depan. Penelitian menunjukkan bahwa citra wisata, keandalan, dan responsivitas berpengaruh signifikan terhadap kepuasan wisatawan. Selain itu, kepuasan wisatawan berpengaruh signifikan terhadap niat untuk berkunjung kembali.

Berdasarkan hasil dan pembahasan sebelumnya, beberapa kesimpulan yang diperoleh adalah bahwa Kota Pariaman memiliki destinasi wisata yang memadai.Jumlah kunjungan wisatawan dari September 2021 hingga Agustus 2022 mencapai 771.370 wisatawan dengan rata-rata lama menginap 1,6879 hari.117/hari dengan usia pengunjung dominan di bawah 25 tahun.Selain itu, jenis kelamin wisatawan dominan adalah perempuan, sedangkan pendidikan dominan wisatawan adalah tamatan sekolah menengah atas.Asal wisatawan dominan adalah dari luar Kota Pariaman, dan pekerjaan dominan wisatawan adalah sebagai pekerja.Selanjutnya, pendapatan dominan wisatawan adalah kurang dari Rp.36 juta dengan frekuensi kunjungan wisatawan adalah satu hingga dua kali kunjungan.Motivasi dominan wisatawan untuk berkunjung ke Pariaman adalah mostly untuk liburan yang menunjukkan kepuasan.Sementara itu, niat wisatawan untuk berkunjung kembali tinggi dengan citra wisatawan yang baik.Penampilan fisik pariwisata baik, keandalan cukup andal, responsivitas cukup tinggi, jaminan tinggi, empati tinggi, dan faktor-faktor penting yang menentukan kepuasan wisatawan dan niat untuk berkunjung kembali adalah citra wisata, keandalan, dan responsivitas.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran yang dapat diberikan adalah meningkatkan kuantitas dan kualitas destinasi wisata, merancang sistem deteksi wisatawan untuk masuk ke destinasi wisata menggunakan teknologi seperti barcode di pintu masuk sehingga pemerintah dapat mengetahui dengan pasti jumlah wisatawan yang berkunjung ke Pariaman melalui tiket yang terjual. Dengan mengenali wisatawan, dapat dirancang kegiatan pariwisata lainnya seperti meningkatkan kegiatan pariwisata di masyarakat lokal (atraksi budaya) yang dapat mengundang wisatawan yang berusia produktif, berpendidikan tinggi, berpenghasilan tinggi, dari luar Sumatra bahkan luar negeri, mengaktifkan Pokdarwis di setiap destinasi wisata agar mampu mengembangkan produk pariwisata. Pelatihan, komunikasi, dan peningkatan kualitas dan keterampilan masyarakat lokal dalam memproduksi suvenir dan kerajinan tangan unik dapat meningkatkan kepuasan dan niat untuk kembali ke destinasi. Pemerintah perlu merumuskan strategi untuk meningkatkan kualitas layanan dan kualitas sumber daya pariwisata di Kota Pariaman. Selain itu, promosi pariwisata dapat dilakukan melalui peningkatan kerjasama dengan penyedia pariwisata atau media lokal maupun internasional yang tersedia untuk memudahkan wisatawan mendapatkan akses dan informasi tentang keberadaan destinasi wisata di Pariaman.

Read online
File size625.8 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test