ITSKHATULISTIWAITSKHATULISTIWA

Jurnal Apresiasi EkonomiJurnal Apresiasi Ekonomi

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan esensi keunikan praktik balanced scorecard di sektor publik berdasarkan dinamika dan karakteristiknya. Penelitian kualitatif ini menggunakan model studi kasus yang menggabungkan literasi, pengolahan data, wawancara mendalam, dan keterlibatan peneliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa balanced scorecard dapat disesuaikan dengan visi dan misi organisasi. Sementara itu, perspektif pelanggan dapat dibagi menjadi beberapa perspektif, seperti mitra layanan dan perspektif stakeholder, yang menjadi tujuan akhir layanan. Namun, aspek keuangan tetap penting dan relevan untuk objek studi meskipun tidak dikembangkan menjadi perspektif keuangan secara independen. Sebaliknya, aspek ini termasuk sebagai tujuan strategis dari perspektif pembelajaran dan pertumbuhan. Selain itu, penyempurnaan Indikator Kinerja Utama (KPI) juga dilakukan setelah hasil pencapaian KPI diukur dan dievaluasi.

Berdasarkan hasil diskusi, dapat disimpulkan bahwa Direktorat Evaluasi, Akuntansi, dan Penyelesaian serta Direktorat Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko Kementerian Keuangan telah menerapkan prinsip balanced scorecard dengan menerjemahkan visi dan misi menjadi peta strategis yang mencakup setiap perspektif.Indikator Kinerja Utama (KPI) yang relevan dikembangkan sesuai dengan tujuan strategis.Secara konsisten, KPI diukur dan dipantau pencapaiannya untuk mengevaluasi perbaikan KPI di masa depan.Berbeda sedikit dengan balanced scorecard yang dirancang oleh Kaplan dan Norton (terutama dari perspektif pelanggan), objek penelitian ini memodifikasi atau menyesuaikan konsep ini dengan membagi perspektif pelanggan menjadi dua.perspektif pelanggan yang langsung dilayani dan perspektif stakeholder yang menjadi tujuan akhir objek penelitian, berdasarkan layanan utamanya dalam hal evaluasi layanan, sementara pada waktu yang sama mendukung tujuan strategis unit di tingkat atas.Objek penelitian ini juga tidak menciptakan perspektif keuangan tetapi menciptakan target strategis untuk aspek keuangan (anggaran) dalam perspektif pembelajaran dan pertumbuhan, yang diukur dengan pencapaian KPI.Meskipun demikian, objek penelitian ini menganggap bahwa aspek keuangan (anggaran) sangat penting untuk dikelola dalam balanced scorecard meskipun tidak dalam bentuk perspektif terpisah.Penyesuaian perspektif pelanggan dan aspek keuangan adalah penyesuaian nyata untuk implementasi balanced scorecard sektor publik, mengingat misinya bukan untuk mencari keuntungan tetapi untuk menekankan layanan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian, serta saran untuk penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:. . 1. Mengembangkan penelitian lebih lanjut tentang penerapan balanced scorecard di sektor publik secara menyeluruh, mulai dari persiapan peta strategis, formulasi perspektif strategis dan target, hingga pengembangan KPI yang diukur dan dipantau. Penelitian ini dapat dilakukan dengan melibatkan lebih banyak sumber eksternal untuk memperkaya diskusi.. . 2. Meneliti lebih lanjut tentang tantangan komunikasi dan komitmen dalam penerapan balanced scorecard. Penelitian ini dapat fokus pada bagaimana strategi yang diterjemahkan ke dalam peta strategis dan KPI dapat dikomunikasikan dengan jelas kepada personel organisasi dan mitra layanan, serta bagaimana memastikan pemahaman dan komitmen yang konsisten di seluruh organisasi.. . 3. Melakukan penelitian tentang bagaimana balanced scorecard dapat disesuaikan dengan tugas dan fungsi organisasi yang berubah. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana organisasi dapat menyesuaikan strategi dan KPI-nya untuk tetap relevan dengan perubahan lingkungan dan kebutuhan layanan publik.

Read online
File size681.14 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test