UBTUBT

J-PEN Borneo : Jurnal Ilmu PertanianJ-PEN Borneo : Jurnal Ilmu Pertanian

Selama tiga tahun terakhir, produksi beras padi di Kabupaten Tana Tidung telah berkisar antara 500‑700 ton, yang dianggap rendah dibandingkan dengan kabupaten lain di Provinsi Kalimantan Utara. Faktor utama penghambat produksi adalah sistem manajemen tanaman yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat adopsi Integrated Crop Management (ICM) pada petani padi sawah di Kecamatan Sesayap, Kalimantan Utara. Metode yang digunakan adalah survei kuesioner struktur pada 57 petani yang tergabung dalam kelompok tani dan aktif menanam padi sawah. Hasil menunjukkan bahwa tingkat adopsi ICM berada pada kategori moderat (skor 105 dari 180). Faktor signifikan yang mempengaruhi adopsi meliputi tingkat pendidikan petani, pengetahuan tentang ICM, akses informasi dan pelatihan, dukungan institusional, serta persepsi manfaat dan efektivitas ICM dalam meningkatkan produktivitas dan menurunkan biaya produksi.

Penelitian menunjukkan bahwa tingkat adopsi Integrated Crop Management (ICM) di Kecamatan Sesayap berada pada tingkat moderat dengan skor 105 dari 180.Faktor utama yang memengaruhi adopsi ICM terdiri dari pendidikan petani, tingkat pengetahuan tentang ICM, akses informasi dan pelatihan, serta dukungan institusional dan persepsi manfaat ICM.Untuk meningkatkan adopsi ICM, perlu dilakukan upaya peningkatan kualitas pelatihan, penyediaan informasi yang terjangkau, serta kebijakan dukungan lembaga.

Meneliti pengaruh kebijakan pemerintah terhadap tingkat adopsi ICM di daerah sejenis Sesayap. Mengkaji peran pelatihan online dan media sosial dalam menyebarkan pengetahuan ICM kepada petani kecil. Membandingkan efektivitas ICM dengan praktik tradisional di wilayah lain di Kalimantan Utara. Mengukur dampak ICM terhadap kualitas tanah, salinitas air, dan diversifikasi tanaman. Menilai biaya awal dan pengembalian investasi bagi petani berukuran kecil dan menengah. Mengimplementasikan sistem monitoring berbasis GPS untuk memantau penggunaan pestisida dalam ICM. Menilai hubungan antara pendidikan formal pekerja tani dan cruiser adopsi ICM. Menyusun model kebijakan yang menyesuaikan subsidi dan insentif bagi petani penerapkan ICM. Mengembangkan aplikasi mobile yang memfasilitasi pemesanan bibit dan pupuk organik khusus ICM. Mengevaluasi keefektifan ICM dalam meningkatkan ketahanan pangan lokal di masa depan.

Read online
File size385.21 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test