POLIPANGKEPPOLIPANGKEP
PROPER : Jurnal Penelitian Pertanian TerapanPROPER : Jurnal Penelitian Pertanian TerapanProses pengeringan biji kakao merupakan salah satu tahap krusial dalam rantai produksi kakao, yang sangat dipengaruhi oleh kondisi iklim. Petani kakao, yang sebagian besar bergantung pada metode pengeringan tradisional, kini menghadapi tantangan baru akibat perubahan iklim. Perubahan pola cuaca, seperti peningkatan curah hujan yang tidak menentu dan suhu yang lebih tinggi, berdampak langsung pada efektivitas proses pengeringan biji kakao. Smart Dryer Cocoa Bean Portable adalah alat pengering biji kakao yang dirancang untuk memberikan hasil pengeringan optimal dengan teknologi terkini. Alat ini memiliki ukuran kompak 122 × 148 cm, sehingga mudah untuk dipindahkan dan digunakan di berbagai lokasi. Dilengkapi dengan sensor IoT canggih, Smart Dryer dapat memantau dan mengatur suhu serta kelembapan secara otomatis, memastikan proses pengeringan biji kakao berjalan efisien dan berkualitas tinggi. Pengguna dapat mengakses data pengeringan secara real-time melalui aplikasi seluler, sehingga memudahkan pemantauan dan pengendalian dari jarak jauh. Hasil evaluasi alat Smart Dryer Cocoa Bean Portable menghasilkan nilai kadar air biji kakao 7.3% setelah 16 jam dengan berat akhir biji susut sebanyak 60%. Dengan Smart Dryer Cocoa Bean Portable, proses pengeringan biji kakao menjadi lebih cepat, lebih efisien, dan hasil yang lebih konsisten.
Smart Dryer Cocoa Bean Portable menghasilkan kadar air ideal bagi biji kakao yaitu 7,3% setelah 16 jam proses pengeringan, dengan kapasitas pengering 12 kg.Penurunan bobot basah biji kakao menurun hingga 60%.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara metode pengeringan tradisional dan Smart Dryer Cocoa Bean Portable dalam hal kualitas biji kakao yang dihasilkan. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan sistem IoT yang lebih canggih dan terintegrasi dengan aplikasi seluler untuk memantau dan mengendalikan proses pengeringan secara lebih efisien. Terakhir, studi tentang dampak penggunaan Smart Dryer terhadap produktivitas dan pendapatan petani kakao dapat menjadi arah penelitian yang menarik.
| File size | 834.14 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
LEMBAGA KITALEMBAGA KITA Hasilnya menunjukkan skor IFAS 3,004 dan skor EFAS 2,513, menempatkan destinasi ini pada sel “Growth and Build (kuadran IV). Temuan ini menunjukkan bahwaHasilnya menunjukkan skor IFAS 3,004 dan skor EFAS 2,513, menempatkan destinasi ini pada sel “Growth and Build (kuadran IV). Temuan ini menunjukkan bahwa
UNISIUNISI Pelatihan pembuatan dan pengemasan manisan kelapa meningkatkan keterampilan ibu-ibu sebagai pelaku usaha, sementara pemanfaatan platform digital memperluasPelatihan pembuatan dan pengemasan manisan kelapa meningkatkan keterampilan ibu-ibu sebagai pelaku usaha, sementara pemanfaatan platform digital memperluas
GLOBALHEALTHSCIENCEGROUPGLOBALHEALTHSCIENCEGROUP Tujuan kegiatan adalah untuk meningkatkan keterampilan teknis dan kesadaran kewirausahaan masyarakat melalui pelatihan pengolahan daun kakao menjadi seduhanTujuan kegiatan adalah untuk meningkatkan keterampilan teknis dan kesadaran kewirausahaan masyarakat melalui pelatihan pengolahan daun kakao menjadi seduhan
POLIPANGKEPPOLIPANGKEP Penelitian ini dilaksanakan di kebun panti asuhan Muhammadiyah Rappang, Kecamatan Pancarijang, Kabupaten Sidrap, dari Juni hingga Juli 2024. PenelitianPenelitian ini dilaksanakan di kebun panti asuhan Muhammadiyah Rappang, Kecamatan Pancarijang, Kabupaten Sidrap, dari Juni hingga Juli 2024. Penelitian
DINAMIKADINAMIKA Kegiatan ini dilaksanakan di SMP Al-Bayyan Pekalongan, yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai anti korupsi. Metode yang digunakan adalah ceramah,Kegiatan ini dilaksanakan di SMP Al-Bayyan Pekalongan, yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai anti korupsi. Metode yang digunakan adalah ceramah,
DINAMIKADINAMIKA Permasalahan UMKM adalah rendahnya omzet penjualan karena belum menerapkan strategi digital marketing. Tujuan dari pendampingan pengembangan bisnis iniPermasalahan UMKM adalah rendahnya omzet penjualan karena belum menerapkan strategi digital marketing. Tujuan dari pendampingan pengembangan bisnis ini
UKIPUKIP Penelitian ini melibatkan 42 perusahaan. Teknik Pengambilan Sampel dalam penelitian ini Teknik purposive sampling, jumlah sampel adalah 4 perusahaan perbankan;Penelitian ini melibatkan 42 perusahaan. Teknik Pengambilan Sampel dalam penelitian ini Teknik purposive sampling, jumlah sampel adalah 4 perusahaan perbankan;
UKIPUKIP Ketiga faktor, yaitu disiplin, motivasi, dan kinerja, secara bersamaan berkontribusi besar terhadap kesuksesan perusahaan. Penelitian ini juga menemukanKetiga faktor, yaitu disiplin, motivasi, dan kinerja, secara bersamaan berkontribusi besar terhadap kesuksesan perusahaan. Penelitian ini juga menemukan
Useful /
GLOBALHEALTHSCIENCEGROUPGLOBALHEALTHSCIENCEGROUP Dari 50 peserta untuk pre test terdapat 20 siswi yang nilainya di bawah 60, dan saat post test hanya 5 siswi yang nilai post testnya di bawah 60. PKM iniDari 50 peserta untuk pre test terdapat 20 siswi yang nilainya di bawah 60, dan saat post test hanya 5 siswi yang nilai post testnya di bawah 60. PKM ini
GLOBALHEALTHSCIENCEGROUPGLOBALHEALTHSCIENCEGROUP Jumlah peserta sebanyak 30 orang, yang terdiri dari kader kesehatan, anggota keluarga pasien TB, dan tokoh masyarakat di wilayah Puskesmas Gedong Tataan.Jumlah peserta sebanyak 30 orang, yang terdiri dari kader kesehatan, anggota keluarga pasien TB, dan tokoh masyarakat di wilayah Puskesmas Gedong Tataan.
DINAMIKADINAMIKA Meskipun demikian, kegiatan ini masih perlu dikembangkan dengan melakukan follow-up keberlangsungan program dan melibatkan siswa dalam kegiatan pelatihan.Meskipun demikian, kegiatan ini masih perlu dikembangkan dengan melakukan follow-up keberlangsungan program dan melibatkan siswa dalam kegiatan pelatihan.
DINAMIKADINAMIKA Taman kanak-kanak merupakan tempat belajar tentang lingkungan sejak dini, dimana proses adaptasi dimulai. Kegiatan ini melibatkan guru taman kanak-kanakTaman kanak-kanak merupakan tempat belajar tentang lingkungan sejak dini, dimana proses adaptasi dimulai. Kegiatan ini melibatkan guru taman kanak-kanak