DINAMIKADINAMIKA

Society : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan MasyarakatSociety : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat

Taman kanak-kanak merupakan tempat belajar tentang lingkungan sejak dini, dimana proses adaptasi dimulai. Kegiatan ini melibatkan guru taman kanak-kanak di Kota Surabaya melalui media pembelajaran interaktif berbentuk film animasi 2D. Kegiatan ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas pendampingan dalam penerapan kebersihan lingkungan di taman kanak-kanak melalui penggunaan film animasi 2D. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Partisipan kegiatan terdiri dari dua kelompok, meliputi kelompok terkait kontrol melalui pendampingan konvensional, serta kelompok terkait eksperimen pelaksanaan pendampingan melalui film animasi 2D. Kedua kelompok diberikan pemaparan tentang pentingnya kebersihan lingkungan dan cara-cara menjaga kebersihan melalui pendampingan yang dilakukan oleh pendamping. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa pendampingan melalui film animasi 2D efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman anak-anak tentang pentingnya kebersihan lingkungan. Anak-anak dalam kelompok eksperimen menunjukkan peningkatan yang signifikan dengan persentase 85% siswa lebih tertarik pada pelajaran yang menggunakan animasi interaktif, serta dalam perilaku menjaga kebersihan lingkungan dibandingkan dengan anak-anak dalam kelompok kontrol. Implikasi penting dalam pengembangan metode pendampingan yang kreatif dan inovatif dalam penerapan kebersihan lingkungan di taman kanak-kanak. Penggunaan film animasi 2D dapat menjadi alternatif yang menarik dalam pendampingan untuk meningkatkan pemahaman dan motivasi anak-anak dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Film animasi 2D terbukti menjadi media pembelajaran yang efektif untuk mengajarkan konsep kebersihan lingkungan kepada anak-anak di TK, meningkatkan pemahaman dan perilaku kebersihan mereka.Pendampingan melalui film animasi tersebut secara signifikan meningkatkan kemampuan anak dalam menerapkan tindakan kebersihan seperti membuang sampah pada tempatnya dan menjaga kebersihan toilet.Penelitian ini menyarankan perluasan studi ke lebih banyak TK serta evaluasi jangka panjang untuk menilai keberlanjutan efek positif tersebut.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki efektivitas penggabungan film animasi 2D dengan permainan digital interaktif dalam meningkatkan perilaku kebersihan pada anak usia 3‑5 tahun di berbagai latar belakang sosio‑ekonomi, sehingga dapat mengidentifikasi kombinasi media yang paling optimal. Selain itu, studi longitudinal diperlukan untuk memantau retensi pengetahuan dan praktik kebersihan setelah 6 dan 12 bulan pasca‑intervensi, membandingkan hasil antara penggunaan film animasi saja dengan pendekatan yang melibatkan partisipasi orang tua, guna memahami dampak jangka panjang dan peran keluarga dalam memperkuat perilaku yang dipelajari. Selanjutnya, adaptasi konten animasi ke konteks budaya lain serta penambahan tema seperti nutrisi dan keselamatan dapat dievaluasi untuk menilai pengaruhnya terhadap keterlibatan guru, motivasi belajar anak, dan kemampuan transfer pengetahuan ke situasi kehidupan sehari‑hari yang lebih luas.

Read online
File size522.59 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test