IAINIAIN
Journal Of Biology EducationJournal Of Biology EducationPenelitian ini bertujuan untuk menggambarkan simbolisme etnozoologis kuda (Equus caballus) dalam relief Karmawibhangga Candi Borobudur dan relevansinya dengan nilai-nilai pendidikan karakter. Menggunakan metode etnografis deskriptif dengan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, studi literatur, dan wawancara semi-terstruktur dengan dua informan ahli: ahli zoologi dan arkeolog. Analisis data tematik dilakukan untuk mengungkapkan makna simbolis dan nilai-nilai karakter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kuda yang digambarkan dalam lima panel (93, 129, 132, 150, dan 159) memiliki tingkat kesamaan tinggi dalam proporsi tubuh dengan kuda sebenarnya, mencapai 90,83%. Secara simbolis, kuda mewakili perbudakan, status sosial, kemuliaan, kekuatan, loyalitas, dan perdamaian, yang mencerminkan dualisme karma. Mereka mendukung narasi utama untuk mewujudkan enam nilai pendidikan karakter: keagamaan, tanggung jawab, kepedulian sosial, kebaikan hati, cinta damai, dan kepedulian lingkungan. Kesimpulannya, simbolisme kuda adalah manifestasi nyata kualitas moral manusia yang memperkuat identitas budaya dan etika lingkungan. Temuan ini dapat berfungsi sebagai sumber literasi biologi yang mengintegrasikan etnozoologi dalam melestarikan kebijaksanaan lokal di tengah perkembangan modern. Selain itu, temuan ini juga dapat memberikan inspirasi bagi pendidik dalam menerapkan pembelajaran kontekstual yang menginternalisasi nilai-nilai karakter.
Berdasarkan hasil analisis simbolisme kuda (Equus caballus) dalam konteks naratif setiap panel, ditemukan relevansi dengan nilai-nilai pendidikan karakter.Indikator nilai-nilai pendidikan karakter yang digunakan mengacu pada Ambarwati (2023) dalam buku Pengantar Memahami 18 Nilai Pendidikan Karakter, yang mencakup.1) keagamaan, 2) jujur, 3) toleran, 4) disiplin, 5) rajin, 6) kreatif, 7) mandiri, 8) demokratis, 9) rasa ingin tahu, 10) semangat nasional, 11) cinta tanah air, 12) apresiasi prestasi, 13) ramah, 14) cinta damai, 15) cinta membaca, 16) kepedulian lingkungan, 17) kepedulian sosial, dan 18) tanggung jawab.Dalam relief Karmawibhangga, kuda hadir sebagai manifestasi karakter manusia.Kehadiran kuda berfungsi sebagai elemen pendukung untuk karakter utama, menunjukkan hubungan erat antara manusia dan hewan, yang secara implisit menjadi media untuk menyampaikan pesan moral.Nilai-nilai karakter tersebut terwujud dalam narasi setiap panel sebagai berikut.1) Pada panel 93, nilai-nilai karakter yang terkandung adalah keagamaan dan tanggung jawab.Hal ini berkaitan dengan kesadaran akan konsekuensi moral yang mengajarkan manusia untuk selalu berpikir sebelum bertindak dan menghindari perilaku buruk yang merugikan diri sendiri dan makhluk lain.2) Pada panel 129 dan 132, nilai-nilai karakter yang terkandung adalah cinta damai dan kepedulian lingkungan.Hal ini berkaitan dengan harmoni antara manusia, hewan, dan lingkungan, yang menunjukkan bahwa pemimpin atau individu dengan karakter baik dapat menciptakan kehidupan yang damai.3) Pada panel 150, nilai-nilai karakter yang terkandung adalah kebaikan hati dan kepedulian sosial.Hal ini berkaitan dengan sifat kebaikan hati manusia, yang menghasilkan perbuatan baik dan kemudahan dalam kehidupan, seperti fasilitas transportasi dalam bentuk kuda.Nilai ini menekankan sikap membantu orang lain yang membutuhkan sebagai investasi moral.4) Pada panel 159, nilai-nilai karakter yang terkandung adalah tanggung jawab dan kepedulian sosial.Hal ini berkaitan dengan sifat kepemimpinan yang berani melindungi rakyat dan lingkungan.Sehingga, menghasilkan buah kebaikan dalam bentuk kuda permata.Simbolisme kuda dalam relief Karmawibhangga mencerminkan enam nilai pendidikan karakter yang dimilikinya.Hal ini menjadi bukti empiris bahwa sejak era Jawa Kuno, karya-karya ini secara implisit telah menyampaikan pesan moral mengenai etika dan hubungan antara karakter manusia dengan lingkungan dan kehidupan.Inilah relevansi utama nilai-nilai pendidikan karakter terhadap studi etnozoologis dalam penelitian ini.Kuda diposisikan sebagai objek biologi yang mencerminkan moralitas masyarakat.Hal ini menjadi cerminan yang relevan dalam pembentukan karakter manusia.Simbolisme yang terkandung dapat memperkuat nilai-nilai konservasi ekologi dan melahirkan generasi yang sensitif secara sosial dan budaya.Pada dasarnya, pelestarian kebijaksanaan lokal dan budaya tentu saja memberikan nilai dan pengetahuan pendidikan untuk generasi mendatang (Iswatiningsih, 2019).Nilai-nilai pendidikan karakter yang tertanam dalam relief Karmawibhangga memiliki potensi dalam pendidikan untuk membangun generasi yang cerdas dan berkarakter baik melalui proses pembelajaran (Saputro, 2024).Oleh karena itu, temuan etnozoologis ini memiliki potensi untuk diintegrasikan ke dalam pendidikan formal.Khususnya, relevan untuk diintegrasikan ke dalam kurikulum biologi sekolah menengah atas, seperti dalam topik inti Biodiversitas atau modul Klasifikasi Hewan (Vertebrata) pada Fase E.Melalui metode seperti studi kasus atau bahan bacaan literasi visual di kelas, siswa dapat membahas bagaimana simbolisme kuda dalam relief Karmawibhangga menumbuhkan nilai-nilai karakter.Demikianlah keunikan manuskrip ini yang menawarkan kerangka yang menghubungkan biologi modern dengan kebijaksanaan lokal.Pendekatan ini sejalan dengan Kurikulum Merdeka sebagai sumber literasi biologi kontekstual yang mendukung Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di bawah tema Kebijaksanaan Lokal.Dengan demikian, strategi ini diharapkan dapat membantu membangun karakter moral inti siswa sambil menumbuhkan apresiasi yang mendalam terhadap pelestarian warisan budaya.
Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:. . 1. Mengembangkan studi etnozoologis yang menyelidiki simbolisme hewan lain dalam relief Borobudur dan relevansinya dengan nilai-nilai pendidikan karakter. Penelitian ini dapat memperluas pemahaman tentang hubungan antara hewan dan nilai-nilai moral dalam budaya Jawa Kuno.. . 2. Melakukan penelitian kualitatif mendalam tentang bagaimana simbolisme kuda dalam relief Karmawibhangga dapat digunakan sebagai sumber inspirasi dan pembelajaran dalam pendidikan karakter. Penelitian ini dapat mengeksplorasi cara-cara kreatif untuk mengintegrasikan simbolisme kuda dalam kurikulum pendidikan karakter, sehingga siswa dapat memahami dan menginternalisasi nilai-nilai moral yang terkandung.. . 3. Melakukan studi komparatif antara simbolisme kuda dalam relief Karmawibhangga dengan simbolisme kuda dalam budaya lain, seperti dalam mitologi Yunani atau mitologi Hindu. Penelitian ini dapat memberikan perspektif yang lebih luas tentang makna dan peran kuda dalam berbagai budaya, serta membantu memahami bagaimana simbolisme kuda dapat digunakan untuk memperkuat identitas budaya dan nilai-nilai moral dalam masyarakat modern.. . Dengan menggabungkan saran-saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam memahami hubungan antara etnozoologi, simbolisme hewan, dan pendidikan karakter. Selain itu, penelitian ini juga dapat membantu memperkuat identitas budaya dan nilai-nilai moral dalam masyarakat, serta memberikan inspirasi dan pembelajaran bagi generasi muda dalam mengembangkan karakter yang kuat dan bermoral.
| File size | 915.43 KB |
| Pages | 17 |
| DMCA | Report |
Related /
AKSARAGLOBALAKSARAGLOBAL Teknik analisis data yang digunakan terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Lagu-lagu ciptaan Derfi Ngara Hale merupakan refleksiTeknik analisis data yang digunakan terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Lagu-lagu ciptaan Derfi Ngara Hale merupakan refleksi
AKSARAGLOBALAKSARAGLOBAL Indonesia telah menghadapi berbagai konflik berkepanjangan yang mengancam stabilitas nasional, seperti konflik di Aceh dan Papua. Pendekatan penyelesaianIndonesia telah menghadapi berbagai konflik berkepanjangan yang mengancam stabilitas nasional, seperti konflik di Aceh dan Papua. Pendekatan penyelesaian
AKSARAGLOBALAKSARAGLOBAL Namun, diperlukan pengembangan lebih lanjut untuk meningkatkan aspek interaktivitas dan kesesuaian dengan kurikulum. Penggunaan video animasi berbasisNamun, diperlukan pengembangan lebih lanjut untuk meningkatkan aspek interaktivitas dan kesesuaian dengan kurikulum. Penggunaan video animasi berbasis
AKSARAGLOBALAKSARAGLOBAL Analisis data dilakukan dengan menggunakan ANOVA dua jalur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran time token merupakan solusi dan alternatifAnalisis data dilakukan dengan menggunakan ANOVA dua jalur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran time token merupakan solusi dan alternatif
AKSARAGLOBALAKSARAGLOBAL Pengaruh prinsip muamalah dalam Islam terhadap hubungan sosial di kampus sangat besar agar terciptanya susana akademisi yang saling menghormati dan harmonis.Pengaruh prinsip muamalah dalam Islam terhadap hubungan sosial di kampus sangat besar agar terciptanya susana akademisi yang saling menghormati dan harmonis.
AKSARAGLOBALAKSARAGLOBAL Penelitian ini menegaskan bahwa kegiatan menggambar dan mewarnai seni rupa efektif menstimulasi motorik halus serta imajinasi siswa kelas 1 di SD 060841Penelitian ini menegaskan bahwa kegiatan menggambar dan mewarnai seni rupa efektif menstimulasi motorik halus serta imajinasi siswa kelas 1 di SD 060841
AKSARAGLOBALAKSARAGLOBAL Peran wali kelas dalam peningkatan kedisiplinan peserta didik adalah sebagai fasilitator berupa mengayomi peserta didik dan memberikan kenyamanan kepadaPeran wali kelas dalam peningkatan kedisiplinan peserta didik adalah sebagai fasilitator berupa mengayomi peserta didik dan memberikan kenyamanan kepada
AKSARAGLOBALAKSARAGLOBAL Ki Hajar Dewantara menekankan pentingnya pendidikan yang memerdekakan, yakni pendidikan yang tidak hanya berfokus pada aspek intelektual, tetapi juga padaKi Hajar Dewantara menekankan pentingnya pendidikan yang memerdekakan, yakni pendidikan yang tidak hanya berfokus pada aspek intelektual, tetapi juga pada
Useful /
AKSARAGLOBALAKSARAGLOBAL Temuan ini mengindikasikan bahwa pembelajaran blended learning tidak hanya mendukung peningkatan prestasi akademik tetapi juga mempersiapkan siswa untukTemuan ini mengindikasikan bahwa pembelajaran blended learning tidak hanya mendukung peningkatan prestasi akademik tetapi juga mempersiapkan siswa untuk
IAINIAIN Infestasi cacing disebabkan oleh berbagai jenis cacing parasit pada usus, yang diklasifikasikan sebagai cacing tanah (STH). Metode yang paling umum untukInfestasi cacing disebabkan oleh berbagai jenis cacing parasit pada usus, yang diklasifikasikan sebagai cacing tanah (STH). Metode yang paling umum untuk
IAINIAIN Setelah mengembangkan aplikasi, dilakukan validasi ahli terhadap media, konten, dan relevansi ayat Al-Quran dengan materi biologi. Hasil uji lapangan utamaSetelah mengembangkan aplikasi, dilakukan validasi ahli terhadap media, konten, dan relevansi ayat Al-Quran dengan materi biologi. Hasil uji lapangan utama
UNIPASBYUNIPASBY Umbi bengkuang yang digunakan berasal dari varietas gajah dan badur dengan volume 0 ml, 2 ml, 4 ml, dan 6 ml yang diberikan setiap hari selama 30 hari.Umbi bengkuang yang digunakan berasal dari varietas gajah dan badur dengan volume 0 ml, 2 ml, 4 ml, dan 6 ml yang diberikan setiap hari selama 30 hari.