IAPIIAPI

Proceeding Auditing and Accounting ConferenceProceeding Auditing and Accounting Conference

Penelitian ini membahas tentang penetapan materialitas atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2023 pada Lembaga Tinggi XYZ oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah memahami secara mendalam proses penetapan materialitas dalam perencanaan dan pelaporan audit keuangan. Metode yang digunakan mencakup observasi langsung, analisis dokumen, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penetapan materialitas melibatkan tahapan evaluasi risiko, penentuan dasar materialitas, dan penyesuaian selama audit. Proses yang sistematis ini penting untuk efektivitas dan efisiensi audit. Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia disarankan untuk terus meningkatkan prosedur audit dan kapasitas sumber daya manusia.

Berdasarkan hasil penelitian penetapan materialitas pada lembaga tinggi XYZ oleh Badan Pemeriksa Keuangan RI Tahun Anggaran 2023, menunjukkan bahwa penetapan materialitas dalam pemeriksaan keuangan lembaga tinggi XYZ tahun anggaran 2023 dilakukan melalui tahapan perencanaan dan pelaporan yang sistematis.Pada aspek penetapan materialitas dalam perencanaan terlihat bahwa materialitas berdasarkan total belanja tahun sebelumnya sebesar 3.Nilai materialitas awal digunakan untuk identifikasi area berisiko tinggi dan sampel pemeriksaan.Kesalahan yang dapat ditoleransi ditetapkan untuk mengukur toleransi auditor terhadap kesalahan yang ditemukan selama audit.Penilaian risiko dan penyesuaian materialitas dilakukan untuk memastikan bahwa audit mencakup area yang paling kritis.Pada aspek Penetapan materialitas dalam pelaporan terlihat bahwa evaluasi hasil pengujian pengendalian dilakukan untuk menentukan apakah risiko yang dinilai pada tahap perencanaan tetap berlaku atau perlu disesuaikan.Penyesuaian materialitas berdasarkan temuan audit dilakukan untuk memastikan cakupan audit yang lebih ketat jika ditemukan adanya kecurangan atau kesalahan signifikan.Materialitas awal yang ditetapkan pada tahap perencanaan dapat direvisi pada tahap pelaporan berdasarkan temuan audit untuk memastikan laporan keuangan disajikan dengan wajar.Setiap penyesuaian materialitas harus didokumentasikan dengan jelas dan disetujui oleh pengendali teknis atau penanggung jawab pemeriksaan.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut tentang penerapan materialitas dalam audit keuangan lembaga pemerintah, khususnya di Lembaga Tinggi XYZ. Studi ini dapat berfokus pada bagaimana standar dan praktik yang digunakan oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia mempengaruhi hasil audit. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pendekatan-pendekatan baru dalam audit materialitas untuk meningkatkan akuntabilitas dan tata kelola keuangan lembaga pemerintah. Terakhir, studi komparatif tentang penerapan materialitas di berbagai jenis organisasi, termasuk lembaga pemerintah, dapat memberikan wawasan yang berharga tentang praktik terbaik dan tantangan yang dihadapi dalam audit keuangan.

Read online
File size909.71 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test