IISTRIISTR

BSTBST

Perangkat Internet of Things (IoT) yang dapat dipakai oleh wanita hamil menjadi inovasi penting di bidang kesehatan. Teknologi ini memungkinkan pemantauan real‑time kesehatan ibu dan janin, memfasilitasi pengambilan keputusan medis yang lebih cepat dan akurat. Artikel ini menyajikan tinjauan pustaka mengenai pengembangan dan penerapan wearable IoT bagi wanita hamil serta dampaknya pada layanan kesehatan. Studi mengidentifikasi berbagai jenis perangkat wearable, parameter kesehatan yang dipantau, dan tantangan teknis serta etika yang terkait. Hasil menunjukkan bahwa wearable IoT dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan melalui deteksi dini komplikasi kehamilan, efisiensi tenaga medis, dan pengurangan biaya kesehatan. Namun, masalah privasi data, keberlanjutan perangkat, dan ketimpangan teknologi tetap menjadi hambatan utama yang memerlukan perhatian lebih lanjut. Tinjauan ini memberikan wawasan berharga bagi pengembang teknologi, penyedia layanan kesehatan, dan peneliti untuk memaksimalkan potensi wearable IoT dalam mendukung kesehatan maternal secara menyeluruh.

Wearable IoT meningkatkan pemantauan kesehatan ibu hamil, mendeteksi komplikasi lebih dini, dan menurunkan biaya layanan kesehatan.Namun, isu privasi, keamanan data, dan keturunan teknologi masih menjadi tantangan signifikan.Oleh karena itu, perlu upaya kolaboratif antara pengembang, penyedia layanan, dan pembuat kebijakan untuk memastikan adopsi yang aman dan berkelanjutan.

Penelitian lanjutan diharapkan menjawab tiga pertanyaan utama: bagaimana wearable IoT dapat digunakan secara terintegrasi untuk memantau dan mencegah hipertensi gestasional secara real‑time; sejauh apa kebijakan privasi data mempengaruhi tingkat penerimaan perangkat ini di kalangan ibu hamil dan apalagi pada komunitas kurang beruntung; serta berapa besarnya penghematan biaya kesehatan jangka panjang dibandingkan perawatan konvensional, dengan menguji pengaruhnya pada rumah sakit swasta dan publik di daerah urban dan rural. Pendekatan kuantitatif mixed‑methods akan menilai penyelarasan teknologi, kebutuhan pengguna, dan dampak ekonomi. Selain itu, penting dikembangkan prototipe berbasis open‑source yang dapat diadaptasi oleh lembaga kesehatan publik, sehingga memfasilitasi skalabilitas dan interoperabilitas. Adopsi peraturan pendukung serta edukasi tentang keamanan data dan keandalan perangkat juga harus menjadi bagian integral dari studi. Dengan demikian, penelitian berikutnya dapat memperkuat bukti ilmiah dan membuka jalan bagi implementasi wearable IoT yang aman, adil, dan berkelanjutan di bidang kesehatan maternal.

  1. Wearable IoT for Maternal Healthcare: A Literature Review on Implementation, Challenges, and Future Prospects... doi.org/10.56741/bst.v4i01.817Wearable IoT for Maternal Healthcare A Literature Review on Implementation Challenges and Future Prospects doi 10 56741 bst v4i01 817
Read online
File size514.79 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test