UNIGHAUNIGHA

Al Ghafur : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada MasyarakatAl Ghafur : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat

Padatnya penduduk menjadikan lahan pertanian yang produktif menjadi sulit di peroleh sehingga hanya lahan perkarangan yang bisa diandalkan untuk melakukan kegiatan penanaman dalam skala yang kecil. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga ketercukupan pangan dan menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat yaitu melakukan optimalsiasi lahan yang tidak digunakan seperti lahan kosong melalui program P2L. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan mulai dari tahap sosialisasi sampai dengan tahap pelatihan budidaya tanaman yang memiliki nilai ekonomi. Adapun kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan kelompok wanita tani dengan mewujudkan ketahanan pangan melalui Program P2L di Desa Surien Kota Banda Aceh. Implemetasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui tiga tahapan yaitu sosialisasi, tahap praktik lapangan dan pendampingan. Kelompok wanita tani di desa Surien Kota Banda Aceh sangat Antusias dengan adanya Program Pangan Lestari karena dapat memenuhi kebutuhan pangan bagi keluarga mereka dan sayuran yang ditanam mempunyai nilai ekonomi.

Program Pangan lestari menjadi salah satu solusi untuk memenuhi kebutuhan pangan, melalui program ini para wanita tani dapat melakukan kegiatan penanaman berbagai jenis tanaman sayuran dengan memanfaatkan lahan perkarangan.Implemetasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui tiga tahapan yaitu sosialisasi, tahap praktik lapangan dan pendampingan.Kelompok wanita tani di desa Surien Kota Banda Aceh sangat Antusias dengan adanya Program Pangan Lestari karena dapat memenuhi kebutuhan pangan bagi keluarga mereka dan sayuran yang ditanam mempunyai nilai ekonomi.

Bagaimana efektivitas program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) dalam meningkatkan ketahanan pangan dapat dievaluasi melalui studi longitudinal yang membandingkan hasil produksi, pendapatan, dan status gizi rumah tangga selama tiga tahun di beberapa desa perkotaan dengan karakteristik lahan perkarangan yang bervariasi, serta mengidentifikasi faktor-faktor penentu keberhasilan program? Apakah penerapan teknologi pertanian vertikal atau sistem hidroponik pada lahan perkarangan dapat meningkatkan produktivitas sayuran, mengurangi kebutuhan lahan, serta menurunkan penggunaan air dan pupuk kimia dibandingkan metode tradisional yang diterapkan dalam program P2L, dan bagaimana persepsi petani terhadap teknologi baru tersebut? Sejauh mana pemberdayaan wanita tani melalui pelatihan pembuatan pupuk organik dari limbah rumah tangga memengaruhi keberlanjutan praktik pertanian organik, partisipasi ekonomi perempuan, dan dinamika sosial di komunitas setelah program selesai, serta faktor-faktor apa yang memfasilitasi atau menghambat adopsi jangka panjang? Penelitian-penelitian tersebut diharapkan dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih terarah, memperluas skala implementasi P2L, dan memperkuat strategi pemberdayaan gender dalam konteks pertanian urban di Indonesia.

  1. PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK KOMPOS DARI LIMBAH RUMAH TANGGA DI KECAMATAN PALLANGGA | Sipakaraya : Jurnal... doi.org/10.31605/sipakaraya.v1i1.1947PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK KOMPOS DARI LIMBAH RUMAH TANGGA DI KECAMATAN PALLANGGA Sipakaraya Jurnal doi 10 31605 sipakaraya v1i1 1947
  2. Optimalisasi Lahan Perkarangan Melalui Budidaya Sayuran Dengan Metode Vertikultur Di Perumahan Sidokare... doi.org/10.30737/jatimas.v3i1.4298Optimalisasi Lahan Perkarangan Melalui Budidaya Sayuran Dengan Metode Vertikultur Di Perumahan Sidokare doi 10 30737 jatimas v3i1 4298
  3. journal.feb.unmul.ac.id — Domain welcome page for. journal feb unmul ac domain welcome page cannot... doi.org/10.30872/jkin.v18i4.9845journal feb unmul ac Ai Domain welcome page for journal feb unmul ac domain welcome page cannot doi 10 30872 jkin v18i4 9845
Read online
File size326.81 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test