UNIGHAUNIGHA

Al Ghafur : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada MasyarakatAl Ghafur : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat

Rendahnya minat baca dan terbatasnya akses terhadap bahan bacaan berkualitas masih menjadi tantangan di berbagai wilayah pedesaan Aceh, termasuk Desa Bayu, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar. Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Abulyatama hadir sebagai wadah untuk mengoptimalkan peran mahasiswa dalam menjawab tantangan tersebut. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya optimalisasi peran mahasiswa KKN dalam penguatan literasi anak usia sekolah dasar di Desa Bayu serta membangun ekosistem literasi yang berkelanjutan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tiga tahapan: persiapan dan pemetaan, pelaksanaan program inti (revitalisasi pojok baca, kegiatan membaca rutin, pendampingan calistung, dan lomba literasi), serta evaluasi dan keberlanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada frekuensi kunjungan anak ke pojok baca (rata-rata 25-30 anak per hari), peningkatan antusiasme dalam kegiatan membaca bersama, serta terbentuknya kader literasi desa yang terdiri dari pemuda dan ibu PKK. Program ini berhasil menghidupkan kembali ruang baca di Meunasah menjadi pusat kegiatan anak yang edukatif. Keberhasilan ini mengindikasikan bahwa peran mahasiswa sebagai fasilitator, motivator, dan inovator mampu menjadi katalis dalam membangun kesadaran literasi masyarakat desa. Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kunci utama keberlanjutan program.

Program penguatan literasi anak usia sekolah yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Universitas Abulyatama di Desa Bayu, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, telah berhasil mencapai tujuannya.Optimalisasi peran mahasiswa terbukti meningkatkan minat baca anak, menciptakan ruang baca yang representatif, serta membangun ekosistem literasi yang berkelanjutan, yang terlihat dari peningkatan kunjungan ke pojok baca, menurunnya angka kesulitan membaca dasar, dan terbentuknya kader literasi desa serta komitmen pendanaan dari pemerintah desa.Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mentransformasi peran mahasiswa dari sekadar pelaksana program menjadi agen perubahan yang memberdayakan.

Penelitian lanjutan dapat meneliti keberlanjutan ekosistem literasi yang dibangun melalui studi longitudinal selama tiga hingga lima tahun untuk menilai dampak jangka panjang pada kebiasaan membaca anak dan peran kader literasi desa; studi komparatif antara beberapa desa dengan karakteristik sosio‑ekonomi yang berbeda dapat mengidentifikasi faktor‑faktor yang mempengaruhi efektivitas program KKN dalam meningkatkan literasi, sehingga menghasilkan model intervensi yang dapat direplikasi; serta penelitian eksperimental yang mengintegrasikan teknologi digital, misalnya aplikasi mobile berbasis gamifikasi, dapat mengevaluasi potensi peningkatan motivasi membaca dan kemampuan literasi dasar siswa dibandingkan dengan pendekatan tradisional, dengan mengukur hasil belajar serta keterlibatan orang tua dan komunitas.

Read online
File size322.97 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test