UNIGHAUNIGHA

Jurnal AgroristekJurnal Agroristek

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas tanaman eceng gondok (Eichhornia crassipes) dalam menyerap logam berat timbal (Pb) dari air lindi di TPA Terjun Marelan menggunakan sistem constructed wetland. Air lindi yang dihasilkan dari proses dekomposisi sampah di TPA mengandung polutan berbahaya, termasuk timbal (Pb), yang dapat berdampak buruk terhadap kesehatan manusia dan lingkungan. Eceng gondok dikenal memiliki kemampuan fitoremediasi yang efektif untuk menyerap logam berat melalui akarnya. Penelitian ini dilakukan dengan variasi konsentrasi air lindi (0%, 25%, 50%, dan 100%) selama 7 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eceng gondok mampu menurunkan konsentrasi timbal (Pb) dan meningkatkan pH air lindi, namun pada konsentrasi air lindi yang tinggi terjadi kerusakan morfologi tanaman. Secara keseluruhan, eceng gondok efektif sebagai agen fitoremediasi untuk mengurangi pencemaran logam berat timbal (Pb) dari air lindi TPA, meskipun terdapat dampak negatif pada kondisi tanaman akibat paparan air limbah.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa tanaman eceng gondok (Eichhornia crassipes) efektif dalam menyerap logam berat timbal (Pb) dari air lindi di TPA Terjun Marelan menggunakan sistem Constructed Wetland.Hal ini dibuktikan dengan peningkatan pH air lindi setelah perlakuan fitoremediasi eceng gondok, yang menunjukkan bahwa eceng gondok menyerap logam berat dan menghasilkan produk-produk dekomposisi yang meningkatkan alkalinitas air.Selain itu, suhu air lindi juga mengalami penurunan setelah perlakuan fitoremediasi, yang menunjukkan bahwa eceng gondok dapat menyerap panas dari lingkungan sekitar dan mengurangi suhu air.Namun, perlu diperhatikan bahwa paparan air lindi dengan konsentrasi tinggi mengakibatkan kerusakan pada morfologi eceng gondok.Daun dan batang eceng gondok mengalami perubahan warna dan ukuran, serta beberapa batang bahkan mengalami pembusukan.

Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut mekanisme penyerapan logam berat timbal (Pb) oleh eceng gondok dan mengidentifikasi senyawa-senyawa yang dihasilkan selama proses fitoremediasi. 2. Meneliti efek jangka panjang paparan air lindi terhadap eceng gondok dan mengembangkan strategi untuk meningkatkan ketahanan tanaman terhadap kontaminasi logam berat. 3. Menerapkan sistem constructed wetland yang menggunakan eceng gondok pada skala yang lebih besar di TPA Terjun Marelan dan mengevaluasi efektivitasnya dalam mengurangi pencemaran logam berat secara berkelanjutan.

Read online
File size734.33 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test