PURIFIKASIPURIFIKASI

Jurnal PurifikasiJurnal Purifikasi

Penelitian dilakukan untuk menentukan kandungan boron dalam abu terbang dengan Inductively Coupled Plasma Spectrometry (ICPS). Larutan fly ash dicampur dengan akuades kemudian dianalisis pH, waktu agitasi, konsentrasi boron, dan suhu. Terbukti bahwa abu terbang ditambah boron dapat cepat larut, yaitu sekitar 25%-30% dari kandungan boron total. Desorpsi ion boron terjadi sesudahnya. Setelah direndam lebih dari satu hari, penyerapan boron oleh fly ash meningkat sejalan dengan meningkatnya pH hingga 13. Keadaan ekuilibrium berubah setelah abu terbang kontak dengan air. Aluminium borat dapat melepaskan boron terlarut, sedangkan alkalinitas fly ash diyakini dapat membuat ion partikel pada permukaan fly ash mengikat boron.

Pelindian boron terjadi dalam medium alkali dengan pH di atas 9, terutama dalam satu hari setelah kontak dengan air.Ion boron diserap kembali oleh partikel fly ash hingga pH mencapai 13, membentuk presipitasi dengan kalsium atau natrium.Penambahan air dapat meningkatkan pelindian boron dengan menurunkan pH larutan, namun kurang dari 50% boron tetap dalam bentuk terlarut, sisanya diserap oleh permukaan fly ash.

Penelitian lanjutan dapat menginvestigasi lebih dalam mengenai pengaruh mineral lain dalam fly ash terhadap pelepasan boron. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang metode alternatif untuk mengurangi pelepasan boron ke lingkungan, seperti penggunaan bahan pengikat tertentu. Penelitian juga dapat difokuskan pada dampak jangka panjang boron yang terakumulasi dalam tanah terhadap ekosistem dan kesehatan manusia.

  1. #fly ash#fly ash
  2. #sistem dinamik#sistem dinamik
Read online
File size401.84 KB
Pages11
Short Linkhttps://juris.id/p-2MO
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test