GREENATIONPUBLISHERGREENATIONPUBLISHER

Greenation Education and Culture ReviewGreenation Education and Culture Review

Literasi kesehatan merupakan penentu penting perilaku kesehatan masyarakat, terutama dalam pengendalian penyakit menular di negara berkembang seperti Timor‑Leste. Keterbatasan kemampuan individu untuk mengakses, memahami, dan memanfaatkan informasi kesehatan seringkali معاملات에 menyebabkan rendahnya kepatuhan pengobatan dan perilaku pencegahan yang lemah. Artikel ini bertujuan menganalisis secara konseptual peran literasi kesehatan sebagai determinan kepatuhan pengobatan dan perilaku pencegahan penyakit menular dari perspektif determinan sosial kesehatan. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur dengan pendekatan sintesis naratifted terhadap teori dan temuan empiris terkait. Analisis menunjukkan bahwa literasi kesehatan meningkatkan pemahaman instruksi medis, memperkuat self‑efficacy, dan memfasilitasi pengambilan keputusan yang terinformasi; literasi yang memadai mendorong kepatuhan terapi dan perilaku pencegahan yang konsisten, berupa praktik kebersihan serta pemanfaatan layanan kesehatan. Secara konseptual, literasi kesehatan tidak hanya dilihat sebagai kapasitas individu, tetapi juga sebagai faktor struktural yang dipengaruhi oleh sistem pendidikan dan kebijakan publik. Oleh karena itu, penguatan literasi kesehatan menjadi strategi kunci dalam pengendalian penyakit menular.

Penelitian ini menunjukkan bahwa literasi kesehatan secara konseptual dan empiris memengaruhi perilaku kesehatan, termasuk kepatuhan pengobatan dan perilaku pencegahan penyakit.Oleh karena itu, literasi kesehatan diposisikan sebagai determinan strategis dalam memperkuat intervensiсаж promosi dan pencegahan di bidang kesehatan masyarakat.Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menguji model konseptual secara empiris.

Satu saran penelitian baru adalah melakukan pengujian empiris model konseptual literasi kesehatan terhadap kepatuhan pengobatan dan perilaku pencegahan penyakit menular di Timor‑Leste menggunakan analisis jalur struktural, sehingga konsep dapat disesuaikan dengan konteks lokal. Selanjutnya, studi perlu mengeksplorasi pengaruh literasi kesehatan digital, termasuk penggunaan aplikasi kesehatan dan media sosial, sebagai penyaring informasi yang dapat memengaruhi keputusan kesehatan. Saran ketiga adalah meneliti interaksi antara dukungan keluarga, status sosial‑ekonomi, dan literasi kesehatan dalam memodifikasi hubungan antara literasi kesehatan dan perilaku pencegahan, sehingga dapat disusun strategi inter 감소 berbasis komunitas yang lebih tepat.

  1. Health Literacy and Access to Care: Journal of Health Communication: Vol 21 , No sup1 - Get Access. health... tandfonline.com/doi/full/10.1080/10810730.2015.1131776Health Literacy and Access to Care Journal of Health Communication Vol 21 No sup1 Get Access health tandfonline doi full 10 1080 10810730 2015 1131776
  2. A new taxonomy for describing and defining adherence to medications - Vrijens - 2012 - British Journal... bpspubs.onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/j.1365-2125.2012.04167.xA new taxonomy for describing and defining adherence to medications Vrijens 2012 British Journal bpspubs onlinelibrary wiley doi 10 1111 j 1365 2125 2012 04167 x
  3. Vol. 2 No. 1 (2026): Greenation Education and Culture Review (October 2025 - March 2026) | Greenation... greenationpublisher.org/GECR/issue/view/59Vol 2 No 1 2026 Greenation Education and Culture Review October 2025 March 2026 Greenation greenationpublisher GECR issue view 59
  4. Understanding Patients’ Adherence-Related Beliefs about Medicines Prescribed for Long-Term Conditions:... doi.org/10.1371/journal.pone.0080633Understanding PatientsAo Adherence Related Beliefs about Medicines Prescribed for Long Term Conditions doi 10 1371 journal pone 0080633
  5. 0. loading academic.oup.com/heapro/article-lookup/doi/10.1093/heapro/dav0630 loading academic oup heapro article lookup doi 10 1093 heapro dav063
Read online
File size246.15 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test