MAHESA INSTITUTEMAHESA INSTITUTE

Warisan: Journal of History and Cultural HeritageWarisan: Journal of History and Cultural Heritage

Makalah ini meneliti kemunculan Medan sebagai pusat ekonomi kolonial penting pada awal abad dua puluh, dengan menekankan pengaruh struktural kapitalisme perkebunan. Berdasarkan perjalanan ekspansi kolonial Belanda di Sumatra, khususnya wilayah Deli, studi ini melacak bagaimana perusahaan perkebunan berskala besar—terutama tembakau, karet, dan kelapa sawit—mengubah morfologi perkotaan, hierarki sosial‑ekonomi, serta fungsi administratif kota. Pertanyaan penelitian utama berfokus pada peran kapitalisme perkebunan dalam merancang konfigurasi ekonomi Medan dan memperkuat hierarki kolonial. Dengan pendekatan historis‑analitik yang mengandalkan arsip, dokumen era kolonial, dan literatur akademik, penelitian ini menunjukkan bahwa urbanisasi cepat Medan dan peningkatan kepentingan strategisnya secara intrinsik terkait dengan imperatif modal Eropa dan eksploitasi tenaga kerja pribumi serta migran. Analisis selanjutnya mengungkap bahwa penataan ruang kota, infrastruktur, dan pola stratifikasi sosial bukan kebetulan, melainkan hasil deliberasi logika kapitalis yang diinstitusionalisasikan dalam aparat kolonial. Temuan menyiratkan bahwa Medan berfungsi tidak hanya sebagai simpul logistik dalam aliran komoditas transnasional, tetapi juga sebagai contoh urbanisme kolonial yang dibentuk oleh akumulasi berbasis perkebunan, memberikan kontribusi pada perdebatan mengenai jejak sistem ekonomi kolonial pada lanskap perkotaan Asia Tenggara.

Penelitian ini menegaskan bahwa Medan tidak terbentuk secara alami sebagai pusat ekonomi regional, melainkan dibangun secara sistematis oleh logika kapitalisme perkebunan dalam kerangka kolonial Belanda pada awal abad dua puluh.Regime kapitalis tersebut tidak hanya menciptakan ekonomi berbasis ekspor komoditas seperti tembakau dan karet, tetapi juga merancang tatanan sosial‑spasial hierarkis melalui mekanisme segregasi ras dan kelas.Warisan struktur ini masih tampak jelas hingga kini melalui kesenjangan yang tajam dalam akses ruang, fasilitas publik, dan peluang sosial di Medan kontemporer.

Penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana pola pemisahan ruang yang diwarisi dari kapitalisme perkebunan kolonial terus memengaruhi hasil perencanaan perkotaan modern di Medan, dengan menggunakan analisis spasial GIS serta survei sosial‑ekonomi untuk mengidentifikasi pola‑pola yang tetap dan merumuskan kerangka perencanaan yang lebih inklusif. Selain itu, perlu dikaji peran reformasi kebijakan pasca‑kemerdekaan dalam mengubah infrastruktur warisan kolonial, khususnya transformasi koridor transportasi yang awalnya melayani perkebunan menjadi jaringan transportasi publik yang adil dan berkelanjutan. Selanjutnya, studi interdisipliner yang menggabungkan sejarah, ekologi, dan kesehatan masyarakat dapat menilai dampak lingkungan jangka panjang dari kapitalisme perkebunan, seperti kontaminasi tanah, kualitas air, dan distribusi ruang hijau, serta implikasinya terhadap ketahanan iklim dan kesehatan publik di Medan.

  1. Kebudayaan Indis sebagai Warisan Budaya Era Kolonial | Gultom | Warisan: Journal of History and Cultural... mahesainstitute.web.id/ojs2/index.php/warisan/article/view/166Kebudayaan Indis sebagai Warisan Budaya Era Kolonial Gultom Warisan Journal of History and Cultural mahesainstitute ojs2 index php warisan article view 166
  2. History outside civilisation and the mobility of South Asia: South Asia: Journal of South Asian Studies:... tandfonline.com/doi/abs/10.1080/00856409408723195History outside civilisation and the mobility of South Asia South Asia Journal of South Asian Studies tandfonline doi abs 10 1080 00856409408723195
  3. 0. loading read.dukeupress.edu/journal-of-asian-studies/article/40/1/43/3316250 loading read dukeupress edu journal of asian studies article 40 1 43 331625
  4. History of Urban Planning in Indonesia, 1900–2020 | 3 | Routledge Hand. history urban planning... doi.org/10.4324/9781003318170-3History of Urban Planning in Indonesia 1900Ae2020 3 Routledge Hand history urban planning doi 10 4324 9781003318170 3
  5. Analisis Sejarah. meneropong morfologi pekanbaru era kolonial belanda analisis sejarah jalan vol research... doi.org/10.25077/jas.v13i2.116Analisis Sejarah meneropong morfologi pekanbaru era kolonial belanda analisis sejarah jalan vol research doi 10 25077 jas v13i2 116
Read online
File size300.18 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test