UNTARUNTAR

PrologiaPrologia

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti seberapa kuat . Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner terhadap 153 nasabah Prudential Life Assurance Indonesia mengenai minat beli produk PRUlink Generasi Baru. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan metode survei. Pengujian instrumen berupa uji Validitas, Reliabilitas dan Normalitas. Pengolahan data menggunakan Statistical Package for Social Sciences (SPSS) dan memperoleh hasil bahwa variabel Personal selling (X) berpengaruh secara signifikan terhadap variabel Minat beli (Y). Hasil uji koefisien korelasi menjelaskan akan adanya hubungan yang kuat antara Personal selling (X) terhadap variabel Minat beli (Y). Adapun, dimensi yang mendukung efektivitas personal selling meliputi kemampuan pendekatan, presentasi, mengatasi keberatan, dan penutupan. Kemampuan dalam membuka komunikasi, mempresentasikan produk, mampu menjawab pertanyaan calon nasabah, dan menutup komunikasi dengan baik, sehingga mampu menarik calon nasabah membeli produk asuransi.

Penelitian menunjukkan bahwa Personal Selling berpengaruh signifikan terhadap minat beli produk PRUlink Generasi Baru, terbukti dari nilai signifikansi t (Sig = 0,000).Validitas variabel lebih dari 0,200 dan reliabilitas di atas 0,600, sehingga instrumen dapat dipercaya.Koefisien korelasi sebesar 0,607 mengindikasikan hubungan yang tinggi atau kuat antara Personal Selling dan minat beli.

Penelitian selanjutnya dapat menguji bagaimana pengaruh kombinasi personal selling dan media digital (misalnya media sosial, email marketing) terhadap minat beli produk PRUlink Generasi Baru, dengan membandingkan efektivitas masing‑misinya. Selain itu, diperlukan studi komparatif yang meneliti perbedaan dampak personal selling pada kelompok usia nasabah yang berbeda (misalnya 21‑30 tahun, 31‑40 tahun, dan di atas 40 tahun) untuk mengetahui apakah efektivitas teknik penjualan berubah seiring usia. Penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk mengevaluasi apakah pengaruh personal selling yang kuat pada tahap awal pembelian tetap berkontribusi pada kepuasan dan loyalitas nasabah selama periode setidaknya satu tahun setelah produk dibeli. Selanjutnya, penelitian kualitatif dengan wawancara mendalam kepada agen asuransi dapat menggali faktor‑faktor psikologis dan kompetensi yang mempengaruhi kemampuan mereka dalam menyampaikan nilai produk, sehingga dapat memperkaya model personal selling yang ada. Dengan menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif serta memperluas sampel ke berbagai wilayah Indonesia, studi lanjutan ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi praktis yang lebih komprehensif bagi perusahaan asuransi dalam mengoptimalkan strategi pemasaran personal selling.

Read online
File size264 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test