DAARULHUDADAARULHUDA

Indonesian Journal of Educational ResearchIndonesian Journal of Educational Research

Alkohol lemak C18 merupakan bahan baku esensial dalam industri surfaktan, kosmetik, dan pelumas yang kualitasnya diukur berdasarkan nilai nilai hidroksil (OHV). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi nilai OHV pada sampel alkohol lemak C18 menggunakan metode asetilasi dengan reagen anhidrit asam asetat-piridin, serta memverifikasi kesesuaiannya dengan spesifikasi kualitas internal PT X. Hasil analisis menunjukkan nilai rata‑rata OHV sampel sebesar 210,5 mg KOH/g, yang secara konsisten berada dalam rentang standar internal perusahaan yaitu 205–215 mg KOH/g. Pencapaian nilai tersebut mengindikasikan tingkat kemurnian gugus hidroksil yang tinggi pada sampel tanpa kontaminasi signifikan berupa fraksi alkohol rantai pendek atau sisa air. Dengan demikian, metode titrimetrik asetilasi ini terbukti akurat, dapat direproduksi, dan sangat dapat diandalkan untuk diterapkan sebagai prosedur pengujian rutin dalam sistem kontrol kualitas PT X.

Penentuan nilai hidroksil pada sampel alkohol lemak C18 menggunakan metode asetilasi anhidrit asam asetat‑piridin menghasilkan nilai OHV rata‑rata sebesar 207,154 mg KOH/g.Hasil tersebut memenuhi spesifikasi standar kualitas internal PT X yang meminta rentang 205–208 mg KOH/g.Metode anhidrit asam asetat‑piridin telah terbukti dapat digunakan sebagai metode analisis rutin dalam sistem kontrol kualitas perusahaan.

Penelitian selanjutnya dapat membandingkan metode asetilasi anhidrit asam asetat‑piridin dengan teknik alternatif seperti metode titrasi standar ASTM D1957‑86 atau metode spektroskopi untuk menentukan nilai OHV pada alkohol lemak C18, sehingga dapat mengidentifikasi keunggulan dan keterbatasan masing‑masing dalam hal akurasi, reproducibilitas, dan efisiensi waktu. Selain itu, perlu dilakukan studi yang memfokuskan pada pengaruh variabel persiapan sampel, seperti berat sampel, rasio reagen, dan suhu reaksi, terhadap variasi nilai OHV yang dihasilkan, guna mengoptimalkan prosedur dan meminimalkan sumber kesalahan sistematik. Penelitian ketiga dapat memperluas penerapan metode ini pada alkohol lemak dengan rantai karbon lain (misalnya C12, C16, atau C22) serta pada bahan baku industri lain, untuk menilai apakah keakuratan dan ketahanan metode tetap terjaga pada spektrum bahan yang lebih luas. Sebagai tambahan, analisis statistik yang lebih mendalam, termasuk penggunaan kontrol kualitas berbasis diagram Shewhart, dapat memberikan wawasan tentang stabilitas jangka panjang metode dalam lingkungan produksi nyata. Dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, penelitian lanjutan akan memperkuat validitas metode asetilasi anhidrit asam asetat‑piridin sebagai standar kontrol kualitas yang dapat diadopsi secara luas di industri oleokimia.

  1. OHV Analysis of Fatty Alcohol C18 Acetic Anhydride-Pyridine Method as Quality Control at PT X | Zenodo.... doi.org/10.5281/zenodo.21603754OHV Analysis of Fatty Alcohol C18 Acetic Anhydride Pyridine Method as Quality Control at PT X Zenodo doi 10 5281 zenodo 21603754
Read online
File size265.52 KB
Pages4
DMCAReport

Related /

ads-block-test