FT UNDARFT UNDAR
Jurnal JEETechJurnal JEETechPembangunan energi terbarukan, khususnya energi surya, menjadi salah satu fokus utama dalam upaya mengurangi ketergantungan pada sumber energi fosil dan mengatasi perubahan iklim. Panel surya, sebagai salah satu teknologi yang paling banyak digunakan untuk memanfaatkan energi matahari, memiliki potensi besar untuk meningkatkan efisiensi energi jika dipadukan dengan sistem pelacakan otomatis. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem panel surya berbasis motor timer otomatis yang dapat beroperasi secara real time. Pada penelitian ini rancang bangun panel surya berkapasitas 20WP menggunakan motor timer otomatis berdasakan prinsip real time, sebagai penggeraknya menggunakan motor servo. Dari hasil pengujian motor timer dan tanpa menggunakan motor timer ini tegangan yang dihasilkan berbeda, untuk yang menggunakan motor timer otomatis hasilnya sebesar 16.48 Volt, sedangkan tanpa menggunakan motor timer otomatis tegangan yang dihasilkan sebesar 14.94 Volt dan untuk efesiensi konversi energinya dari masing-masing metode tersebut memiki niali yang berbeda, yaitu nilai panel satis sebesar 48 % sedangkan nilai panel dinamis sebesar 52 %. Maka dari hasil tersebut efesiensi konversi tertinggi didapatkan sebesar 52 %. Hasil penelitian menujukan bahwa semakin besar efisiensi konversi semakin besar pula tegangan yang dihasilkan lebih stabil.
Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa sistem pelacakan panel surya berbasis motor timer otomatis menggunakan Arduino Uno dapat meningkatkan efisiensi energi yang dihasilkan oleh panel surya.Dengan menggunakan sensor cahaya dan algoritma pemrograman yang efektif, sistem ini mampu menyesuaikan sudut panel secara otomatis, sehingga memaksimalkan penyerapan sinar matahari.Berdasarkan hasil dari rancang bangun pembangkit listrik tenaga surya maka dapat disimpulkan sebagai berikut.Berdasarkan hasil pengujian prinsip kerja sistem kontroller guna mengirimkan sinyal perintah pada motor servo sesuai dengan yang diprogramkan.Pada pengujian dengan tanpa motor timer otomatis didapat rata-rata tegangan yang masuk sebesar 14.Sedangkan dengan menggunakan motor timer otomatis didapati rata-rata tegangan sebesar 16.Jika dilihat dari grafik tegangan yang didapat dengan menggunakan motor timer otomatis lebih tinggi dibandingkan dengan tanpa motor timer otomatis.
Penelitian ini juga menemukan beberapa tantangan, seperti ketergantungan pada kondisi cuaca dan keterbatasan dalam responsivitas sistem terhadap perubahan posisi matahari yang cepat. Oleh karena itu, disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut guna mengembangkan sistem pelacakan yang lebih canggih, mungkin dengan mempertimbangkan penggunaan teknologi sensor yang lebih maju atau algoritma pemrograman yang lebih kompleks. Akhirnya, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan teknologi energi terbarukan di Indonesia dan mendorong lebih banyak inovasi dalam bidang ini. Dengan mengadopsi teknologi yang lebih efisien dan terjangkau, diharapkan penggunaan energi terbarukan dapat meningkat, sehingga membantu dalam mencapai tujuan keberlanjutan dan mengurangi dampak perubahan iklim.
- The comparison of dual axis photovoltaic tracking system using artificial intelligence techniques | Ali... ijai.iaescore.com/index.php/IJAI/article/view/20626The comparison of dual axis photovoltaic tracking system using artificial intelligence techniques Ali ijai iaescore index php IJAI article view 20626
- Design Optimization of Smart Solar Electrical Systems at Solar Power Plant (PLTS) Method Dual Axis Tracking... doi.org/10.33019/jurnalecotipe.v7i2.1887Design Optimization of Smart Solar Electrical Systems at Solar Power Plant PLTS Method Dual Axis Tracking doi 10 33019 jurnalecotipe v7i2 1887
- Determination of the parameters of the firefly method for PID parameters in solar panel applications... publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/sinergi/article/view/13523Determination of the parameters of the firefly method for PID parameters in solar panel applications publikasi mercubuana ac index php sinergi article view 13523
- Optimasi Sistem Kontrol Mesin Penetas Telur Menggunakan Sensor Suhu dan Kelembaban Udara | Jurnal FORTECH.... doi.org/10.56795/fortech.v3i1.101Optimasi Sistem Kontrol Mesin Penetas Telur Menggunakan Sensor Suhu dan Kelembaban Udara Jurnal FORTECH doi 10 56795 fortech v3i1 101
| File size | 911.95 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
STIE TDNSTIE TDN Berdasarkan metode purposive sampling, sampel yang diperoleh yaitu sebanyak 10 perusahaan. Penelitian ini menggunakan data kuantitatif dan bersumber dariBerdasarkan metode purposive sampling, sampel yang diperoleh yaitu sebanyak 10 perusahaan. Penelitian ini menggunakan data kuantitatif dan bersumber dari
POLITEKNIK KEBUMENPOLITEKNIK KEBUMEN Tingkat pendidikan melalui pengukuran RLS tidak berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan Indonesia secara parsial. Tingkat kesehatan dengan parameterTingkat pendidikan melalui pengukuran RLS tidak berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan Indonesia secara parsial. Tingkat kesehatan dengan parameter
POLITEKNIK KEBUMENPOLITEKNIK KEBUMEN Secara simultan, ketiga variabel tesebut juga tidak berpengaruh signifikan terhadap financial distress pada perusahaan properti dan real estat. PenelitianSecara simultan, ketiga variabel tesebut juga tidak berpengaruh signifikan terhadap financial distress pada perusahaan properti dan real estat. Penelitian
RADJAPUBLIKARADJAPUBLIKA Populasi penelitian terdiri atas 92 perusahaan, dengan teknik purposive sampling menghasilkan 29 perusahaan (145 unit analisis). Data sekunder diambilPopulasi penelitian terdiri atas 92 perusahaan, dengan teknik purposive sampling menghasilkan 29 perusahaan (145 unit analisis). Data sekunder diambil
UMPOUMPO Temuan penelitian menunjukkan bahwa kebijakan Quantitative Easing Amerika Serikat secara signifikan meningkatkan utang jangka pendek di negara‑negaraTemuan penelitian menunjukkan bahwa kebijakan Quantitative Easing Amerika Serikat secara signifikan meningkatkan utang jangka pendek di negara‑negara
UPI YAIUPI YAI Sampel ditetapkan dengan menggunakan metode purposive sampling, yang terdiri dari 71 perusahaan dan menghasilkan total 213 observasi dalam penelitian ini.Sampel ditetapkan dengan menggunakan metode purposive sampling, yang terdiri dari 71 perusahaan dan menghasilkan total 213 observasi dalam penelitian ini.
BASECAMPECOPUBMEDBASECAMPECOPUBMED Dengan menggunakan metode kuantitatif, penelitian ini memanfaatkan analisis data panel untuk menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stabilitasDengan menggunakan metode kuantitatif, penelitian ini memanfaatkan analisis data panel untuk menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stabilitas
JMAN UPIYPTKJMAN UPIYPTK Kinerja keuangan perusahaan yang baik akan berdampak baik pada kinerja perusahaan serta terlihat semakin baik nilai perusahaan di mata investor. TujuanKinerja keuangan perusahaan yang baik akan berdampak baik pada kinerja perusahaan serta terlihat semakin baik nilai perusahaan di mata investor. Tujuan
Useful /
IOCSIOCS Dengan kata lain, pengunjung mungkin tertarik untuk datang karena konsep yang unik (EM), tetapi mereka baru akan memutuskan untuk kembali jika pengalamanDengan kata lain, pengunjung mungkin tertarik untuk datang karena konsep yang unik (EM), tetapi mereka baru akan memutuskan untuk kembali jika pengalaman
FT UNDARFT UNDAR Sistem ini menggunakan mikrokontroler ESP32 sebagai pusat kendali, sensor DHT11 untuk membaca suhu dan kelembapan, modul relay sebagai saklar otomatis,Sistem ini menggunakan mikrokontroler ESP32 sebagai pusat kendali, sensor DHT11 untuk membaca suhu dan kelembapan, modul relay sebagai saklar otomatis,
FT UNDARFT UNDAR Oleh karena itu, diperlukan transisi energi ke energi terbarukan yang juga merupakan salah satu langkah penting untuk menjaga keberlanjutan energi nasional.Oleh karena itu, diperlukan transisi energi ke energi terbarukan yang juga merupakan salah satu langkah penting untuk menjaga keberlanjutan energi nasional.
UNMUSUNMUS Proses transfer hak berlangsung melalui tahapan terstruktur yang meliputi musyawarah adat, persiapan atribut, pelaksanaan upacara tiang misar, sumpah,Proses transfer hak berlangsung melalui tahapan terstruktur yang meliputi musyawarah adat, persiapan atribut, pelaksanaan upacara tiang misar, sumpah,