BASECAMPECOPUBMEDBASECAMPECOPUBMED

InJEBA : International Journal of Economics, Business and AccountingInJEBA : International Journal of Economics, Business and Accounting

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas institusi dan indikator makroekonomi terhadap Investasi Langsung Asing (FDI). Dimensi kualitas institusi yang dianalisis meliputi stabilitas politik dan korupsi, sedangkan variabel makroekonomi yang dipertimbangkan mencakup Produk Domestik Bruto (PDB) dan nilai tukar. Sampel penelitian mencakup negara-negara Asia berkembang selama periode 2012 hingga 2019. Dengan menggunakan metode kuantitatif, penelitian ini memanfaatkan analisis data panel untuk menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stabilitas politik dan nilai tukar tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap FDI. Sebaliknya, korupsi ditemukan memiliki hubungan negatif dan signifikan dengan FDI, sedangkan PDB menunjukkan korelasi positif dan signifikan. Berdasarkan hasil ini, disarankan agar negara-negara berkembang di Asia memprioritaskan peningkatan kualitas institusi, khususnya dengan mengurangi korupsi, karena hal ini menjadi penghambat yang signifikan terhadap arus masuk FDI. Penelitian lanjutan disarankan untuk menyempurnakan model dengan memasukkan variabel tambahan dan menggunakan analisis data panel dinamis untuk mengeksplorasi interaksi antar variabel secara lebih komprehensif seiring berjalannya waktu.

Hasil pengujian menunjukkan bahwa Indeks Persepsi Korupsi (CPI) memiliki dampak negatif terhadap Investasi Langsung Asing (FDI) di negara-negara Asia berkembang.Dampak negatif ini menunjukkan bahwa tingkat korupsi yang lebih tinggi terkait dengan penurunan arus masuk FDI.Sebaliknya, Produk Domestik Bruto (PDB) memiliki efek positif dan signifikan terhadap FDI, yang menunjukkan bahwa peningkatan PDB terkait dengan peningkatan investasi asing.Namun, stabilitas politik dan nilai tukar tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap FDI dalam konteks ini.Temuan dari uji F lebih lanjut mengonfirmasi bahwa setidaknya salah satu variabel independen, yaitu stabilitas politik, CPI, PDB, atau nilai tukar, memiliki efek yang signifikan terhadap FDI.Hal ini menekankan pentingnya mengatasi korupsi sebagai penghambat kritis dalam meningkatkan arus masuk FDI.Untuk mengurangi dampak negatif korupsi, negara-negara berkembang di Asia harus fokus pada peningkatan kualitas institusi.Hal ini dapat melibatkan langkah-langkah seperti menyederhanakan prosedur perizinan, memperkuat mekanisme pengawasan, dan menerapkan peraturan anti-korupsi yang ketat.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas kerangka analisis dengan memasukkan variabel tambahan dan menggunakan analisis data panel dinamis. Pendekatan ini akan memfasilitasi eksplorasi yang lebih komprehensif tentang hubungan antara variabel selama waktu dan menangkap interaksi dinamis yang mungkin terlewatkan oleh model statis. Hal ini akan memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi FDI dan berkontribusi pada rekomendasi kebijakan yang lebih efektif.

Read online
File size838.85 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test