UMPOUMPO
Ekuilibrium : Jurnal Ilmiah Bidang Ilmu EkonomiEkuilibrium : Jurnal Ilmiah Bidang Ilmu EkonomiPenelitian ini mengkaji dampak Kebijakan Quantitative Easing (QE) Amerika Serikat, Spread Tingkat Bunga, dan Kontrol Korupsi terhadap Utang Jangka Pendek di negara‑negara Asia berkembang. Dengan menggunakan data panel Indonesia, Thailand, Filipina, Vietnam, dan China pada periode 2000–2022, analisis menerapkan pendekatan Model Efek Acak (Random Effect Model). Hasil penelitian menunjukkan bahwa QE Amerika Serikat memberikan dampak positif dan signifikan, menandakan bahwa likuiditas global yang meningkat mendorong peningkatan pinjaman jangka pendek di ekonomi tersebut. Sebaliknya, Spread Tingkat Bunga berpengaruh negatif terhadap utang jangka pendek, mengindikasikan bahwa peningkatan spread mengurangi ketergantungan pada pembiayaan eksternal jangka pendek. Selain itu, kontrol korupsi yang lebih kuat terkait dengan tingkat utang jangka pendek yang lebih rendah, menyoroti peran tata kelola dalam mengurangi kerentanan keuangan. Temuan ini menegaskan pentingnya menjaga kebijakan moneter dan fiskal yang prudensial untuk mengelola risiko utang eksternal. Pembuat kebijakan sebaiknya memperkuat kerangka tata kelola, memastikan kebijakan suku bunga yang seimbang, serta mengembangkan strategi mitigasi risiko guna meningkatkan kualitas institusional dan mempromosikan stabilitas pembiayaan jangka panjang, sehingga ekonomi Asia berkembang dapat meningkatkan ketahanan finansial dan mengurangi ketergantungan berlebihan pada utang jangka pendek yang volatil.
Temuan penelitian menunjukkan bahwa kebijakan Quantitative Easing Amerika Serikat secara signifikan meningkatkan utang jangka pendek di negara‑negara Asia berkembang melalui arus modal masuk, sementara spread tingkat bunga yang tinggi dan kontrol korupsi yang lemah berkontribusi pada peningkatan risiko volatilitas keuangan.Penurunan spread tingkat bunga serta perbaikan tata kelola anti‑korupsi terbukti mengurangi ketergantungan pada utang jangka pendek dan mendorong peralihan ke pembiayaan jangka panjang yang lebih stabil.Oleh karena itu, diversifikasi sumber pembiayaan dan penerapan kerangka manajemen utang yang strategis dan proaktif diperlukan untuk memperkuat ketahanan finansial dan mengurangi sensitivitas terhadap goncangan eksternal.
Penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana kebijakan Quantitative Easing memengaruhi struktur utang jangka pendek pada sektor‑sektor ekonomi tertentu, misalnya sektor manufaktur versus jasa, sehingga dapat mengidentifikasi sektor yang paling rentan terhadap aliran modal global. Selanjutnya, studi dapat mengkaji peran inklusi keuangan digital dalam mengurangi ketergantungan pada utang jangka pendek ketika spread suku bunga berubah, dengan membandingkan negara‑negara yang memiliki tingkat adopsi teknologi finansial tinggi dan rendah. Selain itu, penelitian dapat mengevaluasi efektivitas reformasi anti‑korupsi terhadap keberlanjutan utang jangka panjang melalui analisis kasus komparatif antara negara‑negara yang telah menerapkan kebijakan transparansi fiskal kuat dan yang belum, untuk menilai sejauh mana peningkatan tata kelola dapat menurunkan risiko utang jangka pendek. Pendekatan metodologis yang dapat dipertimbangkan meliputi analisis panel dinamis, model struktural, atau studi kasus kualitatif, yang masing‑masing memberikan gambaran mendalam tentang mekanisme yang beroperasi. Hasil dari penelitian-penelitian tersebut diharapkan dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih terarah, memperkuat strategi manajemen utang, dan meningkatkan ketahanan ekonomi di tengah ketidakpastian global. Dengan demikian, para pembuat kebijakan dan praktisi keuangan dapat lebih siap menghadapi fluktuasi likuiditas internasional serta memperkuat fondasi tata kelola yang mendukung pertumbuhan berkelanjutan.
| File size | 533.91 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKSCIPOLTEKSCI Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem manajemen risiko proyek yang terstruktur guna mengurangi penundaan jadwal dalam proyek konstruksi daratPenelitian ini bertujuan untuk merancang sistem manajemen risiko proyek yang terstruktur guna mengurangi penundaan jadwal dalam proyek konstruksi darat
PLBPLB Berfokus pada enam subdomain, yaitu APO02, APO05, APO12, DSS04, MEA01, dan MEA03. Penilaian capability level menunjukkan seluruh subdomain berada padaBerfokus pada enam subdomain, yaitu APO02, APO05, APO12, DSS04, MEA01, dan MEA03. Penilaian capability level menunjukkan seluruh subdomain berada pada
AIRAAIRA Studi ini menjadi dasar untuk mengembangkan sistem prediksi kecepatan angin yang lebih akurat dan dapat diandalkan untuk mendukung perencanaan energi terbarukanStudi ini menjadi dasar untuk mengembangkan sistem prediksi kecepatan angin yang lebih akurat dan dapat diandalkan untuk mendukung perencanaan energi terbarukan
BALAIPUBLIKASIBALAIPUBLIKASI Deforestasi yang cepat, dipicu oleh ekspansi perkotaan dan praktik pertanian, mengancam keanekaragaman hayati serta memperparah erosi tanah. ImplikasiDeforestasi yang cepat, dipicu oleh ekspansi perkotaan dan praktik pertanian, mengancam keanekaragaman hayati serta memperparah erosi tanah. Implikasi
RIVERSTUDIESRIVERSTUDIES Penelitian ini menggunakan pendekatan statistik, pemodelan iklim, dan simulasi hidrologi untuk menelaah pola jangka panjang dalam debit sungai, hubunganPenelitian ini menggunakan pendekatan statistik, pemodelan iklim, dan simulasi hidrologi untuk menelaah pola jangka panjang dalam debit sungai, hubungan
UM SURABAYAUM SURABAYA 11 variabel risiko dari sudut pandang pengguna jasa (owner) dan 21 variabel risiko dari sudut pandang penyedia jasa (kontraktor). Hasil penilaian risiko11 variabel risiko dari sudut pandang pengguna jasa (owner) dan 21 variabel risiko dari sudut pandang penyedia jasa (kontraktor). Hasil penilaian risiko
LENTERADUALENTERADUA Berdasarkan bukti fisik, analisis kerusakan, pernyataan saksi, dan interpretasi ilmiah, kebakaran diidentifikasi dimulai di bagian barat laut pabrik akibatBerdasarkan bukti fisik, analisis kerusakan, pernyataan saksi, dan interpretasi ilmiah, kebakaran diidentifikasi dimulai di bagian barat laut pabrik akibat
UM SURABAYAUM SURABAYA Risiko kredit merupakan salah satu risiko paling umum dalam pembiayaan, terutama pada kontrak ijarah dan murabahah di lembaga keuangan syariah. PenyebabnyaRisiko kredit merupakan salah satu risiko paling umum dalam pembiayaan, terutama pada kontrak ijarah dan murabahah di lembaga keuangan syariah. Penyebabnya
Useful /
YASIN ALSYSYASIN ALSYS Tabel statistik digunakan untuk penyajian data, sementara pendekatan deskriptif digunakan untuk analisis. Temuan mengungkapkan bahwa usaha informal, ketikaTabel statistik digunakan untuk penyajian data, sementara pendekatan deskriptif digunakan untuk analisis. Temuan mengungkapkan bahwa usaha informal, ketika
UMPOUMPO Selain itu, pendidikan kewirausahaan dan ekspektasi pendapatan juga menunjukkan pengaruh langsung dan signifikan terhadap niat kewirausahaan. KeunikanSelain itu, pendidikan kewirausahaan dan ekspektasi pendapatan juga menunjukkan pengaruh langsung dan signifikan terhadap niat kewirausahaan. Keunikan
UM SURABAYAUM SURABAYA Baznas Jatim memberdayakan zakat dengan dua kategori, yaitu konsumtif dan produktif. Konsumtif adalah menjadi kebutuhan dasar atau kebutuhan pokok yangBaznas Jatim memberdayakan zakat dengan dua kategori, yaitu konsumtif dan produktif. Konsumtif adalah menjadi kebutuhan dasar atau kebutuhan pokok yang
UM SURABAYAUM SURABAYA Perbankan Islam memiliki fungsi utama untuk menyalurkan dana kepada masyarakat yang membutuhkan dalam bentuk pembiayaan. Pembiayaan merupakan bagian besarPerbankan Islam memiliki fungsi utama untuk menyalurkan dana kepada masyarakat yang membutuhkan dalam bentuk pembiayaan. Pembiayaan merupakan bagian besar