FT UNDARFT UNDAR

Jurnal JEETechJurnal JEETech

Penelitian ini menerapkan metode Simple Additive Weighting (SAW) untuk memilih jenis udang dalam sistem kontrol pengeringan udang berbasis mikrokontroler dan panel surya. Tujuan penelitian adalah meningkatkan efisiensi pengeringan dengan menentukan jenis udang yang paling sesuai berdasarkan kriteria seperti kandungan kelembapan, ukuran udang, waktu pengeringan, suhu, dan kelembapan. Sistem menggunakan sensor untuk memantau kondisi lingkungan secara real time dan mikrokontroler untuk mengotomatisasi proses pengeringan, sementara panel surya menyediakan sumber energi terbarukan. Metode SAW mengevaluasi setiap alternatif dengan normalisasi nilai kriteria dan menghitung skor preferensi untuk menghasilkan peringkat akhir. Sistem kontrol pengeringan udang berbasis panel surya menyediakan solusi efisien dan berkelanjutan untuk proses pengeringan. Dengan mengintegrasikan sensor, mikrokontroler, dan aktuator otomatis, sistem dapat mempertahankan suhu, kelembapan, dan aliran udara optimal. Energi listrik yang dihasilkan dari panel surya mencapai maksimal 90 Wh dalam 5 jam. Berdasarkan perhitungan metode SAW, nilai tertinggi diperoleh oleh udang rebon (Acetes) sebagai Alternatif 5, dengan skor 18,16. Sementara itu, nilai kelembapan terendah yang diukur oleh sensor adalah 10,5% RH, menunjukkan bahwa ruang pengeringan telah mencapai kondisi optimal, memungkinkan udang dikeringkan dengan baik tanpa kerusakan.

Sistem kontrol pengeringan udang berbasis panel surya menyediakan solusi efisien dan berkelanjutan untuk proses pengeringan.Dengan mengintegrasikan sensor, mikrokontroler, dan aktuator otomatis, sistem dapat mempertahankan suhu, kelembapan, dan aliran udara optimal.Energi listrik yang dihasilkan dari panel surya mencapai maksimal 90 Wh dalam 5 jam.Berdasarkan perhitungan metode SAW, udang rebon (Acetes) sebagai Alternatif 5 memiliki skor tertinggi sebesar 18,16.Kondisi optimal ruang pengeringan ditunjukkan oleh nilai kelembapan terendah 10,5% RH, memungkinkan udang dikeringkan tanpa kerusakan.Penelitian ini dapat dikembangkan lebih lanjut dengan mempelajari berbagai jenis udang, memvalidasi kandungan kelembapan secara lebih rinci, menganalisis efisiensi energi, serta menguji kinerja sistem di bawah kondisi cuaca yang berbeda.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan sistem kontrol berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk menyesuaikan parameter pengeringan secara real-time berdasarkan data sensor. Selain itu, eksplorasi sistem energi campuran (surya tenaga angin atau baterai) dapat meningkatkan ketahanan sistem di daerah dengan cuaca tidak stabil. Terakhir, pengujian integrasi sensor canggih untuk memantau kualitas udang secara lebih akurat selama proses pengeringan dapat memberikan wawasan baru tentang optimisasi kualitas produk.

  1. The Simple Additive Weighting(SAW) Method for Selecting Shrimp Types in a Microcontroller and SolarPanel-Based... ejournal.ft-undar.ac.id/index.php/jeetech/article/view/464The Simple Additive Weighting SAW Method for Selecting Shrimp Types in a Microcontroller and SolarPanel Based ejournal ft undar ac index php jeetech article view 464
Read online
File size1.18 MB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test