INFLUENCE JOURNALINFLUENCE JOURNAL

One moment, please...One moment, please...

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pelaksanaan Agricultural Innovation System (AIS) dalam program CSR HARVEST MOON PT PLN Indonesia Power UBP Banten 3 Lontar serta efektivitasnya dalam meningkatkan kesejahteraan petani labu madu di Kabupaten Tangerang, khususnya di Desa Lontar. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus digunakan, dengan teknik pengumpulan data meliputi wawancara, dokumen internal CSR, dan sumber literatur relevan. Analisis tematik diterapkan untuk memetakan dimensi‑dimensi implementasi AIS. Temuan menunjukkan bahwa pelaksanaan AIS dalam program HARVEST MOON berhasil meningkatkan kesejahteraan petani labu madu, terbukti dari peningkatan produktivitas panen sebesar 960 kg/tahun (2023–2024) dan pengangkatan empat anggota Tim Kreatif Desa Lontar dari kemiskinan. Keberhasilan program didukung oleh integrasi tiga dimensi utama AIS: (1) inovasi teknologi pertanian berupa media tanam berbasis limbah FABA dan kerang, metode fusi bibit sebagai respons krisis iklim, serta teknologi pemeliharaan tanaman; (2) penguatan institusi melalui penerbitan keputusan dan pelatihan pemberdayaan bagi Tim Kreatif Desa Lontar; dan (3) sinergi aktor (petani, akademisi, pemerintah desa, dan sektor swasta) yang terwujud melalui mekanisme translasi, alignment, dan enrollment.

Penelitian ini menunjukkan bahwa program CSR HARVEST MOON yang mengaplikasikan Agricultural Innovation System (AIS) berhasil meningkatkan produktivitas pertanian labu madu sebesar 960 kg dan memperbaiki kesejahteraan empat anggota Tim Kreatif Desa Lontar, sehingga mengangkat mereka dari garis kemiskinan.Keberhasilan tersebut didasarkan pada tiga dimensi utama AIS, yaitu inovasi teknologi pertanian, penguatan institusi Tim Kreatif Desa Lontar, serta sinergi jaringan aktor melalui mekanisme translasi, alignment, dan enrollment.Oleh karena itu, program ini dapat dijadikan model praktik terbaik untuk replikasi di konteks geografis dan sosial lain, serta membuka peluang penelitian lanjutan mengenai adaptasi, replikasi, dan keadilan sosial‑ekologis dalam kerangka AIS.

Penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana model AIS yang diterapkan pada program HARVEST MOON dapat diskalakan dan diadaptasi ke wilayah agraria lain dengan kondisi iklim, sumber daya, dan struktur institusi yang berbeda, sehingga mengidentifikasi faktor‑faktor kunci keberhasilan serta hambatan yang mungkin muncul; selanjutnya, diperlukan studi kuantitatif longitudinal untuk mengukur dampak AIS secara terukur terhadap pendapatan petani, produktivitas tanaman, dan tingkat kemiskinan, dengan membandingkan data sebelum dan sesudah intervensi serta mengontrol variabel eksternal seperti fluktuasi harga pasar dan kebijakan pemerintah; terakhir, penting untuk mengeksplorasi peran gender dalam implementasi AIS, khususnya bagaimana partisipasi perempuan dalam Tim Kreatif Desa Lontar dan jaringan aktor mempengaruhi adopsi teknologi, akses terhadap pelatihan, dan peningkatan kesejahteraan, sehingga dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih inklusif dan memberdayakan perempuan dalam sistem inovasi pertanian.

  1.  . 0 mdpi.com/2071-1050/7/1/831A 0 mdpi 2071 1050 7 1 831
  2. Thematic analysis: The Journal of Positive Psychology: Vol 12 , No 3 - Get Access. thematic analysis... tandfonline.com/doi/full/10.1080/17439760.2016.1262613Thematic analysis The Journal of Positive Psychology Vol 12 No 3 Get Access thematic analysis tandfonline doi full 10 1080 17439760 2016 1262613
Read online
File size325.67 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test