DELIHUSADADELIHUSADA

Deli Medical and Health Science JournalDeli Medical and Health Science Journal

Insidens anemia pada ibu hamil masih tinggi di Indonesia. Anemia pada ibu hamil dianggap sebagai ancaman bagi kesehatan ibu dan bayi. Faktor-faktor yang menyebabkan tingginya anemia pada ibu hamil meliputi pola makan buruk selama kehamilan, ketaatan mengonsumsi tablet besi yang rendah, dan ketidakteraturan dalam mengikuti layanan kandungan (ANC). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi faktor-faktor yang terkait dengan perilaku pencegahan anemia pada ibu hamil. Penelitian ini merupakan studi deskriptif dengan teknik cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 32 ibu hamil yang tinggal di wilayah Puskesmas Lhok Bengkuang Tapaktuan, Aceh Selatan. Penelitian ini menggunakan metode sampling Lemeshow. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan (p=0,004), kepercayaan (p=0,004), dan dukungan suami (p=0,004) berpengaruh signifikan terhadap perilaku pencegahan anemia pada ibu hamil di Puskesmas Lhok Bengkuang Tapaktuan, Aceh Selatan. Berdasarkan hasil uji regresi logistik, faktor dominan adalah dukungan suami yang memengaruhi perilaku pencegahan anemia sebesar 37,28 kali, sedangkan variabel lain seperti pengetahuan dan kepercayaan meningkatkan perilaku pencegahan anemia sebesar 19,91 kali. Disarankan kepada ibu hamil untuk meningkatkan dan menerapkan pengetahuan tentang waktu yang tepat untuk mengonsumsi tablet besi dan ANC pada usia kehamilan awal. Keluarga diminta untuk memberikan dukungan dan motivasi kepada ibu hamil dalam upaya mencegah anemia.

Mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan baik dan perilaku pencegahan anemia yang baik.Kepercayaan dan dukungan suami memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku pencegahan anemia.Variabel yang paling dominan adalah dukungan suami yang dapat meningkatkan perilaku pencegahan anemia sebesar 37,28 kali.Pengetahuan dan kepercayaan juga berperan dalam memengaruhi perilaku pencegahan anemia.Modernisasi telah mengubah kepercayaan masyarakat menjadi lebih positif.Dukungan suami berperan dalam meningkatkan kepatuhan terhadap intervensi pencegahan anemia oleh petugas kesehatan.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh pendidikan kesehatan berbasis teknologi terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang anemia. Selain itu, studi tentang peran komunitas lokal dalam memberikan dukungan sosial untuk pencegahan anemia perlu dikembangkan. Penelitian juga disarankan untuk mengevaluasi efektivitas program pemberian tablet besi yang berkelanjutan dalam mengurangi prevalensi anemia pada ibu hamil. Saran lainnya adalah mengkaji hubungan antara status ekonomi keluarga dan perilaku pencegahan anemia. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami dinamika kepercayaan masyarakat terhadap pengobatan tradisional dalam konteks pencegahan anemia. Studi longitudinal dapat dilakukan untuk menilai dampak jangka panjang dari intervensi pencegahan anemia. Pengembangan alat ukur khusus untuk mengevaluasi kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan juga diperlukan. Penelitian tentang pengaruh media massa terhadap kesadaran masyarakat tentang anemia perlu diteliti. Akhirnya, penelitian tentang integrasi layanan kesehatan dan pendidikan untuk ibu hamil dapat menjadi arah baru dalam penelitian ini.

Read online
File size239.94 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test