IOINFORMATICIOINFORMATIC

JUKI : Jurnal Komputer dan InformatikaJUKI : Jurnal Komputer dan Informatika

Serangan brute force merupakan ancaman keamanan utama terhadap perangkat jaringan, termasuk router MikroTik. Teknik ini memungkinkan penyerang mendapatkan akses tidak sah dengan mencoba berbagai kombinasi username dan password secara berulang. Meskipun MikroTik memiliki fitur keamanan bawaan, serangan brute force tetap menjadi tantangan bagi administrator jaringan, terutama pada layanan yang sering digunakan untuk akses remote seperti SSH, Telnet, FTP, Winbox, WWW, dan API. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan metode deteksi dan mitigasi serangan brute force secara lebih dinamis dengan memanfaatkan scripting MikroTik. Metode yang diusulkan mengidentifikasi pola serangan berdasarkan jumlah percobaan login yang dilakukan serta karakteristik pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ini berhasil mendeteksi dan mitigasi serangan brute force secara signifikan pada berbagai layanan login router dalam periode 28 Januari - 4 Februari 2025, sehingga meningkatkan keamanan jaringan secara keseluruhan. Dengan demikian, pendekatan ini diharapkan dapat menjadi solusi efektif bagi administrator jaringan dalam menghadapi ancaman serangan brute force yang semakin kompleks.

Berdasarkan hasil penelitian, metode deteksi dan mitigasi serangan brute force menggunakan scripting MikroTik terbukti efektif dalam meningkatkan keamanan jaringan.Pendekatan ini berhasil mengidentifikasi pola serangan dengan memanfaatkan variabel dinamis, seperti jumlah percobaan login gagal dan karakteristik pengguna, yang diimplementasikan melalui fungsi logika.Pengujian menunjukkan bahwa metode ini mampu mendeteksi aktivitas mencurigakan dari berbagai Source IP Address, dengan beberapa IP mencatat jumlah percobaan login gagal yang sangat tinggi.Analisis terhadap nama pengguna menunjukkan bahwa nama pengguna umum seperti root, admin, dan user menjadi target utama penyerang.Meskipun metode ini efektif, penelitian memiliki keterbatasan, yaitu proses deteksi dan penambahan address lists dilakukan secara berkala, bukan real-time, yang dapat menyebabkan jeda dalam respons terhadap serangan cepat.Semakin banyak source IP Address yang terdeteksi, semakin besar konsumsi sumber daya pada router, yang dapat memengaruhi performa sistem.Untuk mengatasi keterbatasan ini, dapat diterapkan mekanisme deteksi berbasis event-driven atau menggunakan threshold dinamis untuk mengoptimalkan efisiensi sistem.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan pengembangan mekanisme deteksi berbasis event-driven atau threshold dinamis untuk meningkatkan efisiensi sistem dan mengurangi konsumsi sumber daya pada router. Selain itu, studi lebih lanjut dapat dilakukan untuk menganalisis pola serangan brute force yang lebih kompleks, seperti penggunaan teknik kamus atau serangan yang ditargetkan terhadap layanan tertentu. Dengan memahami pola serangan yang lebih beragam, strategi keamanan router MikroTik dapat ditingkatkan secara signifikan. Penelitian juga dapat mengeksplorasi integrasi metode deteksi dengan sistem keamanan jaringan yang lebih luas, seperti firewall atau sistem deteksi intrusi, untuk meningkatkan kemampuan mitigasi serangan brute force secara keseluruhan.

  1. IMPROVING DETECTION FOR INTRUSION USING DEEP LSTM WITH HYBRID FEATURE SELECTION METHOD | Iraqi Journal... ijict.edu.iq/index.php/ijict/article/view/213IMPROVING DETECTION FOR INTRUSION USING DEEP LSTM WITH HYBRID FEATURE SELECTION METHOD Iraqi Journal ijict edu iq index php ijict article view 213
  2. Implementation of Port Knocking with Telegram Notifications to Protect Against Scanner Vulnerabilities... journal.universitasbumigora.ac.id/index.php/matrik/article/view/3459Implementation of Port Knocking with Telegram Notifications to Protect Against Scanner Vulnerabilities journal universitasbumigora ac index php matrik article view 3459
Read online
File size660.29 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test