UINSAIDUINSAID

Al-Isnad: Journal of Islamic Civilization History and HumanitiesAl-Isnad: Journal of Islamic Civilization History and Humanities

Bukittinggi sebagai salah satu kota terbesar di Sumatera Barat terletak di tempat yang strategis yang menguntungkan mereka secara ekonomi dari dulu hingga sekarang. Berawal dari Nagari Kurai, yang terletak di Kawasan Luhak Agam. Yang terdiri dari lima jorong, yang mana nantinya dari Nagari kecil inilah lahir Kota Bukittinggi jauh sebelum datangnya Belanda, juga lahirlah sebuah Pakan (pasar) di Bukik Kubangan Kabau. Perkembangan Pasar Bukittinggi yang cepat, juga terlibatnya pemerintahan Hindia-Belanda dalam perkembangan dan pengelolaan Pasar Bukittinggi, pun dengan Penghulu Nagari Kurai, yang mana menghasilkan pasar, yang tertata secara administratif maupun dalam pengelolaan keuangannya.

Pasar disebut oleh orang Minangkabau dengan pakan.Pada umumnya setiap nagari mempunyai pakan sendiri, karena pakan merupakan salah satu syarat bagi berdirinya suatu nagari.Biasanya pakan didirikan di lapangan dekat balairung nagari itu.Oleh karena itu, pengelolaan suatu pakan, sepenuhnya berada di pengawasan pemerintahan nagari setempat yang bersifat otonom.Kelak pakan ini menjadi cikal bakal dari Pasar Bukittinggi.Pada awal abad ke-19 kopi menjadi tumbuhan primadona dan pemerintahan Hindia-Belanda mendirikan Gudang-gudang kopi guna untuk memperjual belikannya ke Eropa.Pembangunan Pasar Bukittinggi dilakukan secara besar-besaran pada masa pemerintahan Controleur Westenenk, yang menggeser peran Penghulu Nagari Kurai yang pada awalnya merupakan pakan (pasar) pertama yang ada di Bukittinggi.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak modernisasi terhadap struktur pasar tradisional Bukittinggi di era kontemporer, khususnya perubahan pola perdagangan dan pengaruh digitalisasi. Selain itu, studi tentang perbandingan perkembangan pasar tradisional di kota-kota lain di Sumatera Barat bisa memberikan wawasan tentang faktor geografis dan politik yang memengaruhi pertumbuhan ekonomi daerah. Terakhir, penelitian tentang peran lembaga pemerintah daerah dalam pengelolaan pasar tradisional saat ini dapat menggali keterlibatan masyarakat lokal dalam kebijakan pengembangan ekonomi berbasis pasar.

Read online
File size745.82 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test