BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL

J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada MasyarakatJ-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat

Autism Café Project (PCA) Malaysia didirikan pada Agustus 2016 oleh Adli Yahya, ayah dari seorang anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD). PCA memberikan kesempatan bagi pemuda dengan ASD untuk memiliki masa depan yang lebih baik serta ruang aman untuk bekerja. PCA saat ini memiliki 7 staf dengan ASD yang bekerja di kafe dan 9 staf lainnya yang bekerja paruh waktu. PCA menyambut donasi, tetapi tujuan utamanya adalah untuk membuat proyek ini berkelanjutan dalam jangka panjang. PCA berfungsi sebagai kelompok pelatihan bagi pemuda dengan ASD agar dapat kembali berintegrasi dengan masyarakat dengan menjamin masa depan mereka melalui pekerjaan. PCA memiliki kafe yang menjadi tempat pelatihan dan 3 (tiga) gerai makanan untuk mereka kerjakan. Karena PCA memiliki berbagai aktivitas, masalah pengelolaan keuangan menjadi salah satu tantangan dalam operasi harian. Hingga saat ini, PCA telah berkolaborasi dengan Politeknik Sultan Salahudin Syah Alam Malaysia dan Universitas Pamulang Indonesia. Kolaborasi tiga pihak ini dilakukan pada tanggal 7 Maret 2024 di Kuala Lumpur. Rektor Universitas Pamulang, Dr. E. Nurzaman, M.Si, M.M., Direktur Pelaksana Politeknik Ts. Dr. Ahmad Aftas Bin Azman, dan Manajer PCA berbagi pengetahuan sesuai keahlian masing-masing. PCA juga memberikan demonstrasi memasak. Hasil survei International Community Service (PKM-I) Program Magister Manajemen Universitas Pamulang menunjukkan bahwa penerapan QRIS untuk pengelolaan keuangan PCA Malaysia telah efektif dan efisien sejak minggu pertama Maret 2024.

Layanan masyarakat internasional (PKM-I) di Malaysia diselenggarakan berdasarkan kolaborasi antara Autism Café Project (PCA) Malaysia, Politeknik Sultan Salahudin Syah Alam (PSA) Selangor, Malaysia, dan Universitas Pamulang-UNPAM, Indonesia.Penandatanganan kerja sama antara tiga pihak ini dilakukan pada tanggal 7 Maret 2024 di PSA Polytechnic Penang, Malaysia.Upacara penandatanganan dihadiri oleh lebih dari 100 peserta yang terdiri dari seluruh staf PCA, dosen terkait, dan mahasiswa dari PSA Polytechnic, Malaysia.Dengan 7 staf ASD dan 9 staf lainnya, PCA memberikan masa depan yang lebih baik dan ruang aman bagi pemuda dengan ASD untuk bekerja.Ahmad Aftas Bin Azman, dan Manajer PCA berbagi pengetahuan sesuai keahlian masing-masing.Dalam upacara penting tersebut, staf ASD PCA juga memberikan demonstrasi memasak.Akhirnya, PCA Malaysia memberikan hasil survei PKM-I yang dilaksanakan oleh Program Magister Manajemen Universitas Pamulang mengenai penerapan QRIS untuk pengelolaan keuangan.Mereka menyimpulkan bahwa pengelolaan keuangan PCA telah berjalan dengan baik sejak minggu pertama Maret 2024.

1. Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara penerapan QRIS di Indonesia dan Malaysia, dengan fokus pada perbedaan dan kesamaan dalam hal penerimaan dan efektivitas sistem ini. Studi ini dapat memberikan wawasan tentang tantangan dan peluang dalam mengadopsi teknologi pembayaran digital di negara-negara yang berbeda.. 2. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak sosial dan ekonomi dari penerapan QRIS pada bisnis kecil dan menengah (UMKM) di Malaysia. Studi ini dapat menyelidiki apakah QRIS dapat meningkatkan akses keuangan, mengurangi biaya transaksi, dan meningkatkan efisiensi bagi UMKM, serta bagaimana hal ini dapat berdampak pada pertumbuhan ekonomi lokal.. 3. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak kolaborasi antara PCA, PSA Polytechnic, dan Universitas Pamulang terhadap pengembangan kemampuan dan keterampilan pemuda dengan ASD di Malaysia. Studi ini dapat mengeksplorasi bagaimana kolaborasi ini dapat meningkatkan keterlibatan masyarakat, kesempatan kerja, dan inklusi sosial bagi individu dengan ASD, serta bagaimana hal ini dapat berdampak pada kualitas hidup mereka.

Read online
File size378.57 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test