ITYITY

Environmental Insight JournalEnvironmental Insight Journal

Mikroplastik merupakan polutan baru yang menjadi perhatian global karena keberadaannya yang persisten dan berpotensi menimbulkan dampak terhadap lingkungan perairan serta kesehatan manusia. Waduk Sermo di Kabupaten Kulon Progo merupakan perairan tawar yang dimanfaatkan sebagai sumber air baku, irigasi, perikanan, dan pariwisata, sehingga berpotensi terpapar pencemaran mikroplastik akibat aktivitas antropogenik di sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan, kelimpahan, karakteristik bentuk, ukuran, serta jenis polimer mikroplastik pada perairan Waduk Sermo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mikroplastik ditemukan pada seluruh titik pengamatan dengan kelimpahan tertinggi pada area inlet sungai. Mikroplastik berbentuk pelet merupakan bentuk yang paling dominan, diikuti oleh foam. Hasil analisis FTIR mengindikasikan bahwa mikroplastik yang ditemukan didominasi oleh polimer polyamide (nilon), yang diduga berasal dari aktivitas perikanan dan limbah domestik. Parameter kualitas air (suhu, pH, dan dissolved oxygen) berada dalam kisaran baku mutu kelas I sesuai PP No. 22 Tahun 2021, namun tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan kelimpahan mikroplastik.

Penelitian ini menunjukkan bahwa mikroplastik telah ditemukan pada seluruh titik pengambilan sampel di perairan Waduk Sermo, dengan kelimpahan tertinggi berada pada area inlet sungai dan terendah di bagian tengah waduk, yang mengindikasikan peran sungai sebagai jalur utama masuknya mikroplastik ke dalam waduk.Mikroplastik yang teridentifikasi terdiri atas bentuk pelet, fiber, fragmen, film, dan foam, dengan dominasi mikroplastik berbentuk pelet pada seluruh lokasi pengamatan.Hasil analisis FTIR mengindikasikan bahwa mikroplastik di Waduk Sermo didominasi oleh polimer polyamide (nilon), yang diduga berasal dari aktivitas perikanan dan limbah domestik.Parameter kualitas air yang meliputi suhu, pH, dan dissolved oxygen (DO) berada dalam kisaran baku mutu air kelas I sesuai Peraturan Pemerintah No.22 Tahun 2021, namun tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan kelimpahan mikroplastik.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada analisis dampak jangka panjang mikroplastik terhadap ekosistem perairan dan kesehatan ikan di Waduk Sermo, khususnya terkait akumulasi polimer polyamide. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang potensi biodegradasi mikroplastik menggunakan mikroorganisme lokal untuk mengurangi kontaminasi. Terakhir, penelitian dapat menggali lebih dalam sumber mikroplastik dari aktivitas perikanan dan limbah rumah tangga, serta mengusulkan kebijakan pengelolaan limbah yang lebih efektif di sekitar waduk.

  1. Distribusi dan Karakteristik Mikroplastik di Perairan Waduk Sermo, Kulon Progo | Environmental Insight... doi.org/10.37412/eij.v2i1.435Distribusi dan Karakteristik Mikroplastik di Perairan Waduk Sermo Kulon Progo Environmental Insight doi 10 37412 eij v2i1 435
Read online
File size562.94 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test