UNPADUNPAD
Focus : Jurnal Pekerjaan SosialFocus : Jurnal Pekerjaan SosialIsu perlindungan anak merupakan isu yang mendunia. Segala bentuk aturan mengenai hak anak telah ditetapkan dan disetujui oleh hampir semua negara di dunia. Namun, aturan mengenai hak-hak anak yang telah dibuat sejak dulu tidak menjamin pelanggaran hak anak berakhir. Konflik bersenjata dan situasi kekerasan lainnya yang sampai saat ini masih sering terjadi dan membuat pemenuhan serta perlindungan hak anak harus menjadi perhatian utama semua pihak. Dampak konflik bersenjata dan kekerasan lainnya, membuat pemerintah, masyarakat dan organisasi pelayanan sosial harus bekerjasama untuk melakukan upaya pencegahan dan penanganan berbagai permasalahan yang dihadapi oleh anak yang terkena dampak tersebut. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah metode studi literatur dengan mencari relevansi antara teori yang sesuai dengan kasus atau permasalahan yang dikaji. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemerintah, aparat keamanan dan penegak hukum, para profesional termasuk pekerja sosial, serta masyarakat harus ikut andil dalam mengusut kasus-kasus konflik dan kekerasan yang melibatkan anak-anak dalam upaya pemenuhan dan perlindungan terhadap hak anak. Upaya menciptakan lingkungan yang peduli terhadap perlindungan anak dari konflik dan situasi kekerasan lainnya dapat menggunakan pendekatan manajemen kasus, para professional dan spesialis perlindungan anak dapat memfasilitasi penguatan lingkungan di sekitar anak untuk melakukan perlindungan terhadap anak dengan memastikan bahwa pendekatan yang dilakukan terstruktur dan diambil untuk mengidentifikasi, menilai, merencanakan, dan meninjau kebutuhan perlindungan terhadap anak.
Pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memastikan kebijakan yang melindungi warga negaranya dari konflik bersenjata, khususnya menunjukkan komitmen dan memiliki ketetapan langkah upaya menjamin keselamatan anak-anak dari konflik dan situasi kekerasan lainnya.Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan organisasi swasta wajib mendukung terciptanya pemenuhan dan perlindungan hak anak.Dukungan psikososial, pelatihan kejuruan/minat anak, serta kegiatan yang menghasilkan pengalaman yang menyenangkan dapat diberikan oleh pemerintah dan masyarakat dalam mencegah atau membangun kembali diri anak-anak yang terkena dampak konflik.
1. Bagaimana efektivitas program perlindungan anak berbasis komunitas dalam mengurangi dampak konflik bersenjata di daerah rawan? 2. Apa saja faktor yang memengaruhi keberlanjutan pendekatan manajemen kasus dalam perlindungan anak di lingkungan konflik? 3. Bagaimana pendidikan dan kesadaran masyarakat dapat meningkatkan partisipasi aktif dalam mencegah keterlibatan anak dalam kekerasan dan konflik bersenjata?.
| File size | 134.8 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
UNPADUNPAD Indonesia dengan posisinya yang rawan terhadap bencana alam menunjukkan pentingnya melakukan penanganan terhadap korban bencana terkhusus bagi kelompok-kelompokIndonesia dengan posisinya yang rawan terhadap bencana alam menunjukkan pentingnya melakukan penanganan terhadap korban bencana terkhusus bagi kelompok-kelompok
UNPADUNPAD Komunikasi antara para implementator berjalan baik, dengan sistem koordinasi yang baik ketika adanya laporan kasus kekerasan pada anak. Keberadaan sumberKomunikasi antara para implementator berjalan baik, dengan sistem koordinasi yang baik ketika adanya laporan kasus kekerasan pada anak. Keberadaan sumber
UNIVERSITASMULIAUNIVERSITASMULIA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses peningkatan kecerdasan spasial melalui bermain sains pada anak usia 5-6 tahun. Peneliti menggunakan metodePenelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses peningkatan kecerdasan spasial melalui bermain sains pada anak usia 5-6 tahun. Peneliti menggunakan metode
EDUCASIAEDUCASIA Sebagai respons, proses pembelajaran tidak lagi dapat berfokus semata pada aspek teoretis, melainkan harus menyediakan pengalaman belajar kontekstual melaluiSebagai respons, proses pembelajaran tidak lagi dapat berfokus semata pada aspek teoretis, melainkan harus menyediakan pengalaman belajar kontekstual melalui
UIN BUKITTINGGIUIN BUKITTINGGI Studi ini menemukan bahwa kesenjangan upah gender di antara pekerja rentan di Indonesia tetap tinggi, dengan perempuan rata-rata memperoleh 35,6 persenStudi ini menemukan bahwa kesenjangan upah gender di antara pekerja rentan di Indonesia tetap tinggi, dengan perempuan rata-rata memperoleh 35,6 persen
UMRAHUMRAH Perwujudan good order at sea di ALKI II adalah kewajiban Indonesia berdasarkan UNCLOS 1982 dan diatur melalui PP No. TNI AL, khususnya Komando Armada II,Perwujudan good order at sea di ALKI II adalah kewajiban Indonesia berdasarkan UNCLOS 1982 dan diatur melalui PP No. TNI AL, khususnya Komando Armada II,
UMRAHUMRAH Melalui penelitian ini disimpulkan bahwa kawin paksa (gawal) pada masyarakat Melayu Tungkal Ulu tidak merupakan pelanggaran hak asasi manusia karena dilakukanMelalui penelitian ini disimpulkan bahwa kawin paksa (gawal) pada masyarakat Melayu Tungkal Ulu tidak merupakan pelanggaran hak asasi manusia karena dilakukan
UNPADUNPAD Berbagai permasalahan terjadi di Indonesia, sebagian besar disebabkan oleh ulah manusia itu sendiri atau memang alam yang sudah mulai mengikis. Ulah manusiaBerbagai permasalahan terjadi di Indonesia, sebagian besar disebabkan oleh ulah manusia itu sendiri atau memang alam yang sudah mulai mengikis. Ulah manusia
Useful /
UNIVERSITASMULIAUNIVERSITASMULIA Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan edukatif menggunakan alat musik perkusi, seperti krikil di dalam botol, botol kaca di pukul dengan sumpit,Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan edukatif menggunakan alat musik perkusi, seperti krikil di dalam botol, botol kaca di pukul dengan sumpit,
UNJAYAUNJAYA Hasil: Sebagian besar responden (98,8%) melaporkan dukungan sosial teman sebaya dalam kategori baik, sedangkan hanya 39,5% berada dalam kategori kepatuhanHasil: Sebagian besar responden (98,8%) melaporkan dukungan sosial teman sebaya dalam kategori baik, sedangkan hanya 39,5% berada dalam kategori kepatuhan
UNIVERSITASMULIAUNIVERSITASMULIA Berdasarkan pengamatan awal, ditemukan bahwa 80% anak belum berkembang (BB) dalam indikator mampu mengantri mencuci tangan, 60% anak belum berkembang (BB)Berdasarkan pengamatan awal, ditemukan bahwa 80% anak belum berkembang (BB) dalam indikator mampu mengantri mencuci tangan, 60% anak belum berkembang (BB)
UNIVERSITASMULIAUNIVERSITASMULIA Yang akan dicapai dalam penerapan metode ICT melalui game edukasi digital adalah agar dapat mengembangkan kemampuan berfikir anak usia 5-6 tahun dan kreativitasYang akan dicapai dalam penerapan metode ICT melalui game edukasi digital adalah agar dapat mengembangkan kemampuan berfikir anak usia 5-6 tahun dan kreativitas