UNJAYAUNJAYA
MEDIA ILMU KESEHATANMEDIA ILMU KESEHATANLatar Belakang: Masa remaja putri dimulai dengan tanda-tanda pubertas, salah satunya menstruasi. Remaja sering mengalami ketidakteraturan siklus menstruasi, hal ini membuat remaja sulit mengenali fase ovulasi. Deteksi ovulasi yang lebih akurat pada remaja dapat membantu dalam identifikasi gangguan hormon atau masalah pada reproduksi.. Tujuan: Untuk identifikasi fase ovulasi yang lebih nyaman, murah, dan non-invasif dan tidak mengganggu privasi remaja.. Metode: Menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel dipilih secara purposive sampling. Pengolahan dan analisa data dilakukan untuk mengidentifikasi gambaran pemeriksaan ferning berbasis saliva dalam mendeteksi fase ovulasi.. Hasil: Hasil menunjukkan dari total 24 responden, sebanyak 17 siswi (70,8%) menunjukkan terbentuknya pola ferning (daun pakis) sementara 7 siswi (29,2%) tidak menunjukkan pola ferning. Sebanyak 15 dari 22 siswi (68,2%) menunjukkan pola ferning (daun pakis), sedangkan 7 siswi (31,8%) tidak terbentuk pola ferning. Kesimpulan: Pemeriksaan ferning berbasis saliva memberikan kemudahan untuk mendeteksi fase ovulasi pada remaja yang lebih praktis, non-invasif, tidak mengganggu privasi remaja dan berbiaya lebih rendah.
Dalam penelitian ini sekitar 70,8 % responden menunjukkan terbentuknya pola ferning.Sejalan dengan teori bahwa, peningkatan kadar estrogen memengaruhi komposisi elektrolit saliva sehingga memicu terbentuknya kristalisasi khas.Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pemeriksaan ferning berbasis saliva sebagai salah satu alternatif dalam identifikasi fase ovulasi pada remaja putri metode tidak invasif untuk membantu mengidentifikasi fase ovulasi.Pemanfaatan teknologi klasifikasi citra berbasis machine learning, misalnya ekstraksi fitur Gray-Level Co-occurrence Matrix (GLCM), telah terbukti mampu meningkatkan objektivitas dan akurasi dalam mengklasifikasikan pola citra saliva ferning untuk mendeteksi masa subur, sehingga berpotensi dikembangkan menjadi alat bantu diagnostik yang lebih objektif dan mengurangi bias interpretasi visual pada pemeriksaan mikroskopis di masa mendatang.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengembangkan variabel yang lebih luas dan menyelidiki faktor-faktor lain yang dapat memengaruhi terbentuknya pola ferning, seperti status gizi dan indeks massa tubuh. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk meningkatkan objektivitas dan akurasi dalam mengklasifikasikan pola citra saliva ferning menggunakan teknologi klasifikasi citra berbasis machine learning, seperti ekstraksi fitur Gray-Level Co-occurrence Matrix (GLCM). Dengan demikian, pemeriksaan ferning berbasis saliva dapat menjadi alat bantu diagnostik yang lebih andal dan akurat dalam mendeteksi fase ovulasi pada remaja putri.
- Effectiveness of using ferning of the dried saliva crystallization to determine the fertile window in... doi.org/10.36740/WLek/205000Effectiveness of using ferning of the dried saliva crystallization to determine the fertile window in doi 10 36740 WLek 205000
- Body fat percentage and Body Mass Index in association with menstrual irregularities in young adults:... e-journal.unair.ac.id/MOG/article/view/48275Body fat percentage and Body Mass Index in association with menstrual irregularities in young adults e journal unair ac MOG article view 48275
- 0. pdf obj endobj qb 45g s0 sk ii md m0 rf5 7d uh 3z lg ld ez yj vx 9dr 9d9 mh ot ce nj ao czp thp lf... doi.org/10.5005/jp-journals-10024-20650 pdf obj endobj qb 45g s0 sk ii md m0 rf5 7d uh 3z lg ld ez yj vx 9dr 9d9 mh ot ce nj ao czp thp lf doi 10 5005 jp journals 10024 2065
| File size | 296.35 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKESMITRAADIGUNASTIKESMITRAADIGUNA Permasalahan tidak lancarnya proses keluarnya ASI menjadi salah satu penyebab seseorang tidak dapat menyusui bayinya sehingga proses menyusui terganggu/terhambat.Permasalahan tidak lancarnya proses keluarnya ASI menjadi salah satu penyebab seseorang tidak dapat menyusui bayinya sehingga proses menyusui terganggu/terhambat.
STIKESMITRAADIGUNASTIKESMITRAADIGUNA Kontrasepsi hormonal merupakan jenis kontrasepsi yang paling disukai oleh para peserta keluarga berencana (KB) terutama KB suntik. Penelitian ini bertujuanKontrasepsi hormonal merupakan jenis kontrasepsi yang paling disukai oleh para peserta keluarga berencana (KB) terutama KB suntik. Penelitian ini bertujuan
STIKESMITRAADIGUNASTIKESMITRAADIGUNA Penelitian ini menemukan bahwa ibu bersalin yang mendapat pendampingan suami cenderung mengalami kecemasan yang lebih rendah, sehingga diharapkan prosesPenelitian ini menemukan bahwa ibu bersalin yang mendapat pendampingan suami cenderung mengalami kecemasan yang lebih rendah, sehingga diharapkan proses
STIKESMITRAADIGUNASTIKESMITRAADIGUNA Kanker servik merupakan pembunuh wanita nomor satu didunia. Salah satu cara untuk mencegah meningkatnya kejadian kanker servik yakni dengan memeriksakanKanker servik merupakan pembunuh wanita nomor satu didunia. Salah satu cara untuk mencegah meningkatnya kejadian kanker servik yakni dengan memeriksakan
STIKESMITRAADIGUNASTIKESMITRAADIGUNA Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif menggunakan rancangan penelitian Pre Eksperimental denganTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif menggunakan rancangan penelitian Pre Eksperimental dengan
STIKESMITRAADIGUNASTIKESMITRAADIGUNA Penelitian ini menjelaskan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara umur, jenis kelamin, dan riwayat tuberculosis dengan kejadian efusi pleura di RumahPenelitian ini menjelaskan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara umur, jenis kelamin, dan riwayat tuberculosis dengan kejadian efusi pleura di Rumah
UEUUEU Tingkat kecukupan zat gizi individu maupun kelompok masyarakat dapat diperoleh melalui survei konsumsi pangan. Dengan meningkatkan hari pengukuran, perkiraanTingkat kecukupan zat gizi individu maupun kelompok masyarakat dapat diperoleh melalui survei konsumsi pangan. Dengan meningkatkan hari pengukuran, perkiraan
HUSADA KARYAJAYAHUSADA KARYAJAYA Latar Belakang: Usia lanjut (lansia) merupakan salah satu faktor risiko terjadinya kanker payudara pada wanita. Tingginya angka kematian akibat kankerLatar Belakang: Usia lanjut (lansia) merupakan salah satu faktor risiko terjadinya kanker payudara pada wanita. Tingginya angka kematian akibat kanker
Useful /
STIKESMITRAADIGUNASTIKESMITRAADIGUNA Berdasarkan uji chi‑square didapatkan hasil bahwa tidak ada hubungan yang bermakna antara kejadian asfiksia dan ada hubungan yang bermakna antara umurBerdasarkan uji chi‑square didapatkan hasil bahwa tidak ada hubungan yang bermakna antara kejadian asfiksia dan ada hubungan yang bermakna antara umur
UINSIUINSI Penelitian ini menggunakan data dari IDHS 2017 di Aceh, Sumatera Barat, Riau, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur pada 5. 797 perempuan Muslim dariPenelitian ini menggunakan data dari IDHS 2017 di Aceh, Sumatera Barat, Riau, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur pada 5. 797 perempuan Muslim dari
UINSIUINSI 1 antara laki-laki dan perempuan sesuai dengan ketentuan Al-Quran, memastikan keadilan sejalan dengan tanggung jawab keuangan masing-masing. Hukum waris1 antara laki-laki dan perempuan sesuai dengan ketentuan Al-Quran, memastikan keadilan sejalan dengan tanggung jawab keuangan masing-masing. Hukum waris
UNPADUNPAD 0 yang selanjutnya dilihat dengan menggunakan kacamata strength based perspective guna meningkatkan keberfungsian sosial remaja tersebut. Penelitian ini0 yang selanjutnya dilihat dengan menggunakan kacamata strength based perspective guna meningkatkan keberfungsian sosial remaja tersebut. Penelitian ini