UnmulUnmul

Jurnal Kesehatan Pasak Bumi KalimantanJurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan

Dismenorea merupakan nyeri perut yang dirasakan saat menstruasi, dimana banyak remaja putri yang mengalami penurunan konsentrasi belajar akibat disminorea yang dialaminya. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian Hipnosis Lima Jari dan Akupresur Titik Hegu LI4 terhadap intensitas Dismenorea pada remaja putri. Design penelitian ini adalah Quasi Experimental dengan rancangan penelitian Non-Equivalent Control Group Design, dengan sampel sebanyak 40 orang remaja putri kelas IX yang mengalami dismenorea di SMP PGRI 2 Denpasar. Sampel dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Data dianalisis menggunakan Shapiro-wilk untuk mengetahui perbandingan hasil pretest dan post tes dan Mann Whitney untuk membandingkan hasil analisis data antara kelompok perlakuan dengan kelompok kontrol. Dari hasil analisis data pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol sebelum diberikan Hipnosis Lima Jari dan Akupresur Titik Hegu LI 4 didapat nilai p value sebesar 0,299 yang artinya p > 0,05. Setelah diberikan Hipnosis Lima Jari dan Akupresur Titik Hegu LI 4 pada kelompok perlakuan didapatkan nilai p = 0,000 yang artinya p < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahawa terdapat pengaruh pemberian Hipnosis Lima Jari dan Akupresur Titik Hegu LI 4 terhadap intensitas nyeri dismenorea remaja putri.

Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh pemberian Hipnosis Lima Jari dan Akupresur Titik Hegu LI4 terhadap pengurangan dismenorea pada remaja putri di SMP PGRI 2 Denpasar.Penelitian ini diharapkan dapat memberikan alternative terapi dalam remaja mengnatasi dismenore kepada putri.

Penelitian lanjutan dapat menyelidiki efek jangka panjang kombinasi Hipnosis Lima Jari dan akupresur Titik Hegu LI4 pada pengurangan nyeri dismenorea selama beberapa siklus menstruasi untuk mengetahui apakah manfaatnya berkelanjutan. Selain itu, diperlukan studi komparatif yang membandingkan efektivitas masing-masing intervensi secara terpisah (Hipnosis Lima Jari saja vs. akupresur Hegu LI4 saja) dengan kombinasi keduanya, sehingga dapat diidentifikasi kontribusi spesifik masing-masing teknik terhadap penurunan intensitas nyeri. Selanjutnya, penelitian fisiologis yang mengukur perubahan kadar endorfin atau biomarker nyeri lainnya sebelum dan sesudah intervensi dapat memberikan pemahaman mekanisme biologis yang mendasari efek analgesik yang diamati, sehingga memperkuat dasar ilmiah penggunaan terapi non-farmakologis ini pada remaja putri.

Read online
File size209.73 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test