SAINSSAINS

Eudaimonia Journal PsychologyEudaimonia Journal Psychology

Krisis kuarter hidup adalah fenomena psikologis yang umum dialami pada masa dewasa muda. Salah satu faktor yang diduga berkontribusi terhadap kondisi ini adalah penggunaan media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki peran media sosial dalam krisis kuarter hidup pada dewasa muda menggunakan pendekatan Tinjauan Sistematis Literatur (TSL). Pencarian literatur mengikuti pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) dan dilakukan di beberapa basis data ilmiah. Tahap identifikasi menghasilkan 401 artikel, yang kemudian disaring sesuai kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditentukan, menghasilkan empat studi yang memenuhi syarat untuk sintesis kualitatif. Temuan menunjukkan bahwa tiga studi melaporkan hubungan positif dan signifikan secara statistik antara intensitas penggunaan media sosial dan krisis kuarter hidup. Sebaliknya, satu studi menemukan bahwa intensitas penggunaan media sosial tidak memoderasi hubungan antara religiositas dan krisis kuarter hidup. Secara keseluruhan, bukti menunjukkan bahwa media sosial berkontribusi pada peningkatan perbandingan sosial, tekanan yang lebih tinggi untuk mencapai tonggak kehidupan, dan kecemasan yang lebih besar tentang masa depan, yang semuanya dapat memperburuk krisis kuarter hidup pada dewasa muda. Oleh karena itu, mempromosikan penggunaan media sosial yang sadar dan memperkuat faktor psikologis pelindung adalah strategi penting untuk mengurangi efek buruk media sosial terhadap kesejahteraan psikologis dewasa muda.

Berdasarkan temuan dari Tinjauan Sistematis Literatur (TSL) ini yang mencakup empat studi yang memenuhi kriteria inklusi, dapat disimpulkan bahwa media sosial memainkan peran dalam munculnya krisis kuarter hidup pada dewasa muda.Tiga studi menunjukkan bahwa intensitas penggunaan media sosial, khususnya Instagram, memiliki hubungan positif dan signifikan dengan kecenderungan mengalami krisis kuarter hidup.Tingkat penggunaan media sosial yang tinggi dapat mendorong perbandingan sosial, meningkatkan tekanan untuk mencapai tonggak kehidupan, mempromosikan evaluasi diri yang negatif, dan meningkatkan kecemasan tentang masa depan, yang semuanya berkontribusi pada kemungkinan yang lebih besar mengalami krisis kuarter hidup.Sebaliknya, satu studi menemukan bahwa intensitas penggunaan media sosial tidak berfungsi sebagai variabel moderator dalam hubungan antara religiositas dan krisis kuarter hidup.Temuan ini menunjukkan bahwa pengaruh media sosial terhadap krisis kuarter hidup bergantung pada konteks penelitian dan faktor psikologis lainnya.Secara keseluruhan, temuan sintesis ini menunjukkan bahwa media sosial bukan satu-satunya faktor yang berkontribusi terhadap krisis kuarter hidup pada dewasa muda.Faktor-faktor lain seperti religiositas, dukungan sosial, ketahanan, kecerdasan emosional, dan kemampuan individu untuk mengatur penggunaan media sosial juga memainkan peran penting dalam kesejahteraan psikologis.Oleh karena itu, mempromosikan penggunaan media sosial yang sadar, memperkuat literasi digital, dan meningkatkan faktor psikologis pelindung adalah strategi penting untuk meminimalkan efek negatif media sosial terhadap krisis kuarter hidup pada dewasa muda.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas cakupan literatur dengan memasukkan lebih banyak studi dari berbagai basis data ilmiah dan menyelidiki faktor-faktor tambahan yang mungkin mempengaruhi krisis kuarter hidup pada dewasa muda. Upaya ini diharapkan akan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang peran media sosial dalam krisis kuarter hidup. Selain itu, penelitian dapat fokus pada strategi intervensi psikologis yang dapat membantu mengurangi dampak negatif media sosial pada kesejahteraan psikologis dewasa muda. Misalnya, penelitian dapat mengeksplorasi efektivitas program-program yang mempromosikan penggunaan media sosial yang sadar, meningkatkan literasi digital, dan memperkuat faktor-faktor psikologis pelindung seperti religiositas dan dukungan sosial. Dengan demikian, penelitian dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam memahami dan mengatasi tantangan yang dihadapi oleh dewasa muda dalam menghadapi krisis kuarter hidup.

  1. Quarterlife Crisis Pada Masa Dewasa Awal di Pekanbaru | Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi.... ejournal.uit-lirboyo.ac.id/index.php/psikologi/article/view/1036Quarterlife Crisis Pada Masa Dewasa Awal di Pekanbaru Journal An Nafs Kajian Penelitian Psikologi ejournal uit lirboyo ac index php psikologi article view 1036
  2. APA PsycNet. psycnet loading doi.org/10.1037/0003-066X.55.5.469APA PsycNet psycnet loading doi 10 1037 0003 066X 55 5 469
  3. Critical disability studies and quarter life crisis: Theorising life stage transitional crisis for disabled... tandfonline.com/doi/full/10.1080/09687599.2020.1822783Critical disability studies and quarter life crisis Theorising life stage transitional crisis for disabled tandfonline doi full 10 1080 09687599 2020 1822783
Read online
File size403.4 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test