IAINFMPAPUAIAINFMPAPUA

JIEP: Journal of Islamic Education PapuaJIEP: Journal of Islamic Education Papua

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai persepsi masyarakat terhadap pendidikan terkait epistemologi tauhidi melalui pesantren. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan jenis purposive sampling, sedangkan untuk teknik dalam menganalisis data menerapkan metode pengujian hipotesis Kolmogorov-Smirnov untuk beberapa sampel dan pengujian hipotesis pada tanda. Responden yang dimaksud dalam penelitian ini adalah responden yang terdiri dari orang tua yang memiliki anak dengan gelar santri atau sedang menempuh pendidikan di pesantren, baik Salafi maupun Modern. Kuesioner diberikan kepada responden yang terdiri dari 27 orang tua siswa dan 27 siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa berdasarkan hasil pengujian hipotesis Kolmogorov-Smirnov tidak terdapat perbedaan persepsi pendidikan terkait tauhid epistemologis melalui pesantren dari kedua kategori tersebut meliputi orang tua santri dan santri. Sementara itu, berdasarkan pengujian hipotesis tanda baik bagi orang tua siswa dan santri, disimpulkan bahwa responden memiliki persepsi bahwa pendidikan terkait epistemologi tauhidi melalui pondok pesantren penting dan bermanfaat bagi kehidupan.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa berdasarkan hasil pengujian hipotesis Kolmogorov-Smirnov tidak terdapat perbedaan persepsi pendidikan terkait tauhid epistemologis melalui pesantren dari kedua kategori tersebut meliputi orang tua santri dan santri.Sementara itu, berdasarkan pengujian hipotesis tanda baik bagi orang tua siswa dan santri, disimpulkan bahwa responden memiliki persepsi bahwa pendidikan terkait epistemologi tauhidi melalui pondok pesantren penting dan bermanfaat bagi kehidupan.Saran dari penelitian ini adalah perlu dilakukan penelitian lebih mendalam menggunakan metode analitis yang berbeda untuk menjawab apakah menghasilkan kesimpulan yang sama atau berbeda terkait penelitian yang hampir serupa.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa saran berikut: Pertama, mengkaji lebih lanjut tentang peran pondok pesantren dalam membentuk karakter dan perilaku santri, serta bagaimana hal ini dapat diterapkan dalam sistem pendidikan modern. Kedua, meneliti dampak dari pendidikan berbasis epistemologi tauhidi terhadap perkembangan intelektual dan spiritual santri, serta bagaimana hal ini dapat diterapkan dalam kurikulum pendidikan nasional. Ketiga, mengeksplorasi potensi pondok pesantren sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berbasis pada nilai-nilai Islam, serta bagaimana hal ini dapat berkontribusi pada kemajuan bangsa dan dunia.

Read online
File size898.92 KB
Pages21
DMCAReport

Related /

ads-block-test