UINSAIDUINSAID

Journal of Finance and Islamic BankingJournal of Finance and Islamic Banking

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja keuangan (profitabilitas), risiko kredit, dan likuiditas BPR dan BPRS sebelum dan selama pandemi. Penelitian ini berfokus pada analisis dampak risiko kredit dan likuiditas terhadap profitabilitas serta efek moderasi tingkat bunga jaminan terhadap likuiditas dalam kaitannya dengan kinerja keuangan BPR dan BPRS. Sampel total 1.349 BPR dan 153 BPRS di seluruh Indonesia dianalisis menggunakan perangkat lunak Stata. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif untuk menguji hipotesis yang diusulkan mengenai hubungan antara risiko kredit, likuiditas, dan profitabilitas serta menilai peran moderasi tingkat bunga jaminan. Temuan menunjukkan bahwa NPL/NPF secara signifikan mempengaruhi kinerja keuangan (ROA) BPR dan BPRS, dengan peningkatan NPL/NPF berdampak negatif terhadap profitabilitas. Selain itu, tingkat bunga jaminan yang terjamin memperkuat hubungan positif antara LDR/FDR dan ROA, menunjukkan bahwa tingkat bunga yang lebih tinggi meningkatkan pengelolaan dana dan kinerja keuangan. Penelitian ini memberikan kontribusi pada literatur dengan menekankan peran penting manajemen risiko kredit dan moderasi tingkat bunga dalam meningkatkan stabilitas dan profitabilitas keuangan BPR dan BPRS. Penelitian ini juga menekankan perbedaan dalam pendekatan manajemen risiko antara BPR dan BPRS, terutama selama penurunan ekonomi seperti pandemi.

Penelitian ini menemukan bahwa risiko kredit, yang diukur melalui Non-Performing Loans (NPL) dan Non-Performing Financing (NPF), berdampak signifikan terhadap kinerja keuangan BPR dan BPRS di Indonesia, dengan peningkatan rasio NPL/NPF yang secara signifikan mengurangi profitabilitas.Di sisi lain, tingkat bunga jaminan ditemukan memperkuat hubungan antara Loan to Deposit Ratio (LDR)/Financing to Deposit Ratio (FDR) dan Return on Assets (ROA), yang menunjukkan pentingnya tingkat bunga yang tepat dalam mempromosikan distribusi pinjaman produktif dan menjaga stabilitas likuiditas bank.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan memperluas periode studi ke masa pasca-pandemi guna mengevaluasi efektivitas manajemen risiko kredit yang diterapkan oleh BPR dan BPRS. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat mempertimbangkan variabel eksternal seperti tingkat inflasi dan tingkat bunga Bank Indonesia, serta dampak kebijakan pengawasan berbasis risiko terhadap kinerja keuangan dan manajemen risiko lembaga keuangan. Penelitian ini juga dapat diperluas untuk mencakup lembaga keuangan lainnya yang mungkin juga terpengaruh secara signifikan selama pandemi.

  1. Determinant of Sharia Bank's Financial Performance during the Covid-19 Pandemic | Ichsan | Budapest... doi.org/10.33258/birci.v4i1.1594Determinant of Sharia Banks Financial Performance during the Covid 19 Pandemic Ichsan Budapest doi 10 33258 birci v4i1 1594
  2. Pengaruh tingkat suku bunga LPS pada volume kredit, deposito dan tabungan di BPR secara nasional | JPPI... doi.org/10.29210/020221340Pengaruh tingkat suku bunga LPS pada volume kredit deposito dan tabungan di BPR secara nasional JPPI doi 10 29210 020221340
  3. The Influence of Credit Risk and Liquidity with Guarantee Interest Rate as a Moderator on the Financial... ejournal.uinsaid.ac.id/index.php/jfib/article/view/11014The Influence of Credit Risk and Liquidity with Guarantee Interest Rate as a Moderator on the Financial ejournal uinsaid ac index php jfib article view 11014
Read online
File size307.81 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test