STKIPKUSUMANEGARASTKIPKUSUMANEGARA

Jurnal Abdimas Prakasa DakaraJurnal Abdimas Prakasa Dakara

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Pondok Pesantren Nurul Huda Rumbut, Depok, bertujuan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi pesantren melalui penguatan branding dan strategi digital marketing produk keripik singkong. Program dilaksanakan melalui lima tahapan, yaitu sosialisasi dan identifikasi masalah, pelatihan keterampilan, penerapan teknologi tepat guna (TTG), pendampingan dan evaluasi, serta keberlanjutan program. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan santri dan efektivitas usaha, di antaranya peningkatan keterampilan digital hingga 80%, efisiensi produksi sebesar 30% melalui penggunaan TTG, serta terciptanya tiga desain kemasan baru dan satu logo resmi produk. Pembentukan Tim Kewirausahaan Santri (TKS) juga menjadi langkah awal kemandirian usaha di lingkungan pesantren.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Pondok Pesantren Nurul Huda Rumbut, Depok, berdasarkan data dari laporan kemajuan program tahun 2025, menunjukkan hasil yang positif dan relevan terhadap upaya peningkatan kemandirian ekonomi pesantren.Pelaksanaan program melalui lima tahapan yaitu sosialisasi dan identifikasi masalah, pelatihan keterampilan, penerapan teknologi tepat guna (TTG), pendampingan dan evaluasi, serta keberlanjutan program terbukti mampu meningkatkan kemampuan santri dalam aspek teknis dan manajerial.Secara umum, capaian utama program ini meliputi peningkatan keterampilan digital santri hingga 80%, efisiensi produksi sebesar 30% melalui penggunaan TTG, serta terciptanya tiga desain kemasan baru dan satu logo resmi sebagai identitas produk keripik singkong.Selain itu, pembentukan Tim Kewirausahaan Santri (TKS) menjadi langkah penting dalam memastikan keberlanjutan program.Capaian ini sejalan dengan temuan kegiatan serupa dalam literatur sebelumnya, yang menegaskan pentingnya integrasi antara inovasi teknologi, literasi digital, dan nilai-nilai religius dalam pemberdayaan pesantren.

Untuk melanjutkan penelitian ini, dapat dilakukan dengan fokus pada pengembangan inovasi produk keripik singkong, seperti diversifikasi rasa dan kemasan, serta penyusunan business plan pesantren yang terukur. Selain itu, perlu diperluas penguatan jejaring kemitraan eksternal dengan koperasi pesantren, toko oleh-oleh lokal, dan platform pemasaran digital lainnya untuk memperbesar jangkauan pasar dan meningkatkan nilai jual produk. Terakhir, dapat dilakukan penelitian tentang dampak jangka panjang dari program ini terhadap kemandirian ekonomi pesantren dan keberlanjutan usaha keripik singkong.

  1. Strategi Pemasaran Produk UMKM Melalui Penerapan Digital Marketing | Coopetition : Jurnal Ilmiah Manajemen.... doi.org/10.32670/coopetition.v12i1.279Strategi Pemasaran Produk UMKM Melalui Penerapan Digital Marketing Coopetition Jurnal Ilmiah Manajemen doi 10 32670 coopetition v12i1 279
  2. Pemberdayaan UMKM Berbasis Pesantren: Strategi Branding dan Digital Marketing dalam Meningkatkan Daya... doi.org/10.37640/japd.v5i2.2471Pemberdayaan UMKM Berbasis Pesantren Strategi Branding dan Digital Marketing dalam Meningkatkan Daya doi 10 37640 japd v5i2 2471
  3. PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENINGKATAN KETERAMPILAN LITERASI DIGITAL BAGI KADER PKK & POSYANDU... doi.org/10.58738/publica.v1i2.17PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENINGKATAN KETERAMPILAN LITERASI DIGITAL BAGI KADER PKK POSYANDU doi 10 58738 publica v1i2 17
Read online
File size794.65 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test