MITRAHUSADAMITRAHUSADA

Excellent Midwifery JournalExcellent Midwifery Journal

Latar belakang: perilaku hidup bersih dan sehat atau PHBS merupakan salah satu upaya untuk memperkuat budaya seseorang, kelompok ataupun masyarakat supaya peduli dan mengutamakan kesehatan dalam mewujudkan kehidupan yang lebih berkualitas. Menurut World Health Organization (WHO) (2017), pada setiap tahunnya terdapat sekitar 2,2 juta orang di negara-negara berkembang meninggal dunia akibat penyakit yang disebabkan oleh kurangnya air minum yang aman, sanitasi hygiene yang buruk, dan pelayanan sanitasi yang kurang memadai. Presentase Kabupaten/Kota yang memiliki kebijakan PHBS secara nasional pada tahun 2019 adalah 82,30%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan melihat tingkat pengetahuan tentang pengaruh edukasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) kepada masyarakat di Desa Laut Dendang Kecamatan Percut Sei Tuan. Metode penelitian bersifat kuantitatif dengan desain quasi eksperimen one group pre‑test and post‑test, melibatkan 87 responden yang diberikan pre‑test dan post‑test maupun berbagai analisis statistik. Hasil menunjukkan adanya perbedaan nilai rata‑rata tingkat pengetahuan responden sebelum dan sesudah intervensi edukasi PHBS dengan nilai p = 0,000. Aplikasi edukasi PHBS berdampak positif pada peningkatan pengetahuan masyarakat di desa tersebut.

Penelitian menunjukkan bahwa edukasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan masyarakat di Desa Laut Dendang Kecamatan Percut Sei Tuan pada tahun 2023.Hasil uji Wilcoxon menghasilkan nilai p‑value sebesar 0,000, yang lebih kecil dari tingkat signifikansi 0,05, sehingga diterima hipotesis bahwa intervensi tersebut efektif.Dengan demikian, intervensi edukasi PHBS dapat meningkatkan tingkat pengetahuan masyarakat secara substansial.

Sementara studi ini menunjukkan dampak positif edukasi PHBS, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengevaluasi efektivitas metode pelatihan berbasis daring di tingkat desa guna meningkatkan akses informasi kesehatan Başkanı. Penelitian selanjutnya dapat meneliti hubungan antara tingkat pendidikan responden dan penerapan perilaku PHBS sekaligus mengidentifikasi faktor-faktor penyediaan fasilitas sanitasi yang memengaruhi adopsi perilaku tersebut. Selain itu, penelitian jangka panjang mengenai dampak edukasi PHBS terhadap penurunan prevalensi penyakit terkait sanitasi dan pencegahan penyakit menular di komunitas lokal perlu dilakukan untuk menilai keberlanjutan intervensi. Dengan kombinasi ketiga pendekatan tersebut, kebijakan kesehatan masyarakat dapat disesuaikan lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.

Read online
File size214.08 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test