UEUUEU

Health PublicaHealth Publica

Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang prevalensinya masih tinggi di dunia, terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Kondisi ini terjadi akibat rendahnya kadar hemoglobin dalam darah, yang dapat menyebabkan kelelahan, penurunan konsentrasi, hingga gangguan pertumbuhan dan perkembangan, khususnya pada remaja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan kejadian anemia pada remaja putri. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah populasi yaitu 141 orang dan jumlah sampel yaitu 58 orang. Pengumpulan data penelitian menggunakan kuesioner. Analisis data pada penelitian ini menggunakan SPSS dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel pengetahuan dan sikap memiliki hubungan yang signifikan dengan anemia pada remaja putri di SMPN 23 Tangerang (p-Value 0.0001). Berdasarkan hasil, pengetahuan kurang karena tidak adanya informasi tentang anemia, dan sikap kurang karena tidak memperhatikan asupan makan serta ketaatan dalam mengonsumsi tablet tambah darah. Diharapkan siswa lebih memperhatikan asupan makanan mereka dan patuh dalam mengonsumsi tablet tambah darah.

Penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas remaja putri kelas 7 di SMPN 23 Tangerang memiliki tingkat pengetahuan yang kurang (62,1%) dan sikap negatif (62,1%) terhadap pencegahan anemia, yang berkontribusi terhadap tingginya prevalensi anemia (70,7%).Uji statistik menunjukkan hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan sikap dengan kejadian anemia (p-value = 0,00), di mana remaja dengan pengetahuan kurang dan sikap negatif lebih rentan mengalami anemia.Hasil ini mendukung penelitian sebelumnya yang mengaitkan pengetahuan dan sikap terhadap kejadian anemia, meskipun ditemukan perbedaan dengan penelitian lain yang melaporkan sikap yang lebih positif terhadap pencegahan anemia.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas program edukasi gizi interaktif yang diterapkan di sekolah dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja putri terhadap anemia, dengan mengukur perubahan pengetahuan, sikap, serta prevalensi anemia sebelum dan sesudah intervensi. Selanjutnya, studi longitudinal dapat meneliti dampak suplementasi zat besi mingguan yang dipadukan dengan konseling gizi rumah tangga terhadap penurunan tingkat anemia dan peningkatan prestasi akademik siswa selama satu tahun ajaran, sehingga dapat menilai manfaat jangka panjang kombinasi keduanya. Terakhir, penelitian kualitatif dapat mengeksplorasi peran keterlibatan orang tua dan lingkungan rumah dalam mempengaruhi pengetahuan, sikap, serta kebiasaan konsumsi makanan bergizi pada remaja putri, dengan tujuan mengidentifikasi faktor-faktor sosial dan budaya yang dapat dioptimalkan dalam program pencegahan anemia.

  1. Login. required fields marked asterisk pusat riset inovasi nasional lembaga pengembangan kinerja dosen... journal.amikveteran.ac.id/index.php/jikki/article/view/2129Login required fields marked asterisk pusat riset inovasi nasional lembaga pengembangan kinerja dosen journal amikveteran ac index php jikki article view 2129
  2. Pengetahuan, sosial ekonomi, pola makan, pola haid, status gizi dan aktivitas fisik dengan kejadian anemia... ejournal.unisayogya.ac.id/index.php/jkk/article/view/544Pengetahuan sosial ekonomi pola makan pola haid status gizi dan aktivitas fisik dengan kejadian anemia ejournal unisayogya ac index php jkk article view 544
Read online
File size502.96 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test