UEUUEU

Health PublicaHealth Publica

Perubahan iklim global menyebabkan peningkatan suhu yang berdampak pada kesehatan pekerja konstruksi. Salah satu risiko yang muncul adalah heat strain, yaitu respons fisiologis tubuh akibat akumulasi panas berlebih. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan heat strain pada pekerja proyek pembangunan BSI Tower. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain studi cross-sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling terhadap 97 pekerja. Pengukuran heat strain dilakukan dengan Heat Strain Score Index (HSSI) dan pengukuran tekanan panas menggunakan Questtemp Heat Stress Monitor. Data dianalisis menggunakan uji statistik Chi-Square untuk menentukan hubungan antara variabel independen (tekanan panas, usia, obesitas, penyakit kronis, dan status hidrasi) dengan heat strain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 50,5% pekerja mengalami heat strain. Variabel status hidrasi memiliki hubungan signifikan dengan kejadian heat strain (p-value < 0,05), sedangkan tekanan panas, usia, obesitas dan riwayat penyakit kronis tidak memiliki hubungan signifikan. Kesimpulan penelitian ini menegaskan pentingnya strategi pengendalian lingkungan kerja dan kesehatan pekerja, seperti peningkatan ventilasi, penyediaan cairan, serta pengelolaan waktu kerja untuk mencegah dampak negatif heat strain.

Penelitian ini menunjukkan bahwa lebih dari separuh pekerja proyek pembangunan BSI Tower mengalami heat strain, yang menunjukkan besarnya risiko paparan panas di lingkungan kerja konstruksi terbuka.Hasil analisis mengungkapkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara status hidrasi dengan kejadian heat strain, sementara obesitas, penyakit kronis, usia, dan tekanan panas tidak menunjukkan hubungan yang signifikan.Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan strategi pengendalian lingkungan kerja seperti peningkatan ventilasi, penyediaan air minum yang cukup, rotasi kerja, dan manajemen waktu kerja untuk menjaga kesehatan dan produktivitas pekerja.Pengukuran dan pemantauan iklim kerja secara berkala juga perlu dilakukan guna mencegah dampak negatif dari heat strain, terutama dalam konteks perubahan iklim global yang meningkatkan risiko paparan panas di tempat kerja.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada analisis jangka panjang dampak status hidrasi terhadap kejadian heat strain pada pekerja konstruksi di berbagai wilayah Indonesia dengan kondisi iklim berbeda. Selain itu, perlu diteliti efektivitas strategi rotasi kerja dan pengaturan jadwal istirahat terhadap peningkatan produktivitas dan pencegahan heat strain. Terakhir, penelitian dapat mengkaji peran faktor usia dalam konteks beban kerja fisik dan adaptasi lingkungan, meskipun hasil penelitian ini tidak menemukan hubungan signifikan antara usia dan heat strain.

  1. HUBUNGAN ANTARA STATUS HIDRASI SERTA KONSUMSI CAIRAN PADA ATLET BOLA BASKET | MEDIKORA. hubungan status... doi.org/10.21831/medikora.v15i1.10068HUBUNGAN ANTARA STATUS HIDRASI SERTA KONSUMSI CAIRAN PADA ATLET BOLA BASKET MEDIKORA hubungan status doi 10 21831 medikora v15i1 10068
Read online
File size566.49 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test