STIEMIFDASUBANGSTIEMIFDASUBANG

Dirya:Journal of Economic ManagementDirya:Journal of Economic Management

Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan pengaruh pelatihan dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai Unit Keamanan di Kantor Imigrasi Kelas I Non-TPI Khusus Jakarta Selatan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh dan diperoleh sampel sebanyak 77 responden. Analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi, koefisien korelasi, koefisien determinasi, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, dengan persamaan regresi Y = 20.692 0.899 X1, koefisien korelasi sebesar 0.753, yang berarti kedua variabel memiliki hubungan kuat. Hasil determinasi atau kontribusi pengaruhnya adalah 0.567 atau 56.7%, sedangkan sisanya 43.3% dipengaruhi oleh faktor lain. Uji hipotesis diperoleh nilai t hitung > t tabel (9.920 > 1.992). Dengan demikian, H0 ditolak dan H1 diterima. Disiplin kerja juga memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, dengan persamaan regresi Y = 21.906 0.617 X2, koefisien korelasi sebesar 0.583, yang menunjukkan hubungan moderat antara kedua variabel. Hasil determinasi atau kontribusi pengaruhnya adalah 0.340 atau 34.0%, sedangkan sisanya 66.0% dipengaruhi oleh faktor lain. Uji hipotesis diperoleh nilai t hitung > t tabel (6.214 > 1.992). Dengan demikian, H0 ditolak dan H2 diterima. Pelatihan dan disiplin kerja secara bersamaan memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, dengan persamaan regresi Y = 16.285 0.759 X1 0.180 X2, koefisien korelasi sebesar 0.590, yang menunjukkan hubungan kuat antara kedua variabel. Hasil determinasi atau kontribusi pengaruhnya adalah 59.0%, sedangkan sisanya 41.0% dipengaruhi oleh faktor lain. Uji hipotesis diperoleh nilai F hitung > F tabel (98.402 > 2.730). Dengan demikian, H0 ditolak dan H3 diterima.

Pelatihan memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan persamaan regresi Y = 20.753, yang menunjukkan hubungan kuat antara kedua variabel.Disiplin kerja memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan persamaan regresi Y = 21.583, yang menunjukkan hubungan moderat antara kedua variabel.Pelatihan dan disiplin kerja secara bersamaan memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan persamaan regresi Y = 16.590, yang menunjukkan hubungan kuat antara kedua variabel.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan metode pelatihan berbasis teknologi interaktif untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran pegawai. Selain itu, penelitian tentang sistem pengawasan dan evaluasi disiplin kerja yang lebih transparan dan berbasis data dapat dilakukan untuk memastikan kebijakan hukuman tidak melanggar prinsip humanis. Terakhir, studi lebih lanjut mengenai faktor-faktor eksternal yang memengaruhi kinerja pegawai, seperti kondisi lingkungan kerja atau kebijakan organisasi, dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif untuk meningkatkan produktivitas.

Read online
File size224 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test