ABDINUSABDINUS

Jurnal Antara Abdimas KeperawatanJurnal Antara Abdimas Keperawatan

Pengetahuan ibu hamil tentang tanda dan kesiapan persalinan merupakan faktor penting dalam mendukung proses persalinan yang aman serta mencegah keterlambatan dalam mencari pertolongan medis. Pendidikan kesehatan menjadi salah satu intervensi yang dapat meningkatkan pemahaman ibu hamil dalam menghadapi persalinan. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pendidikan kesehatan tentang tanda dan kesiapan persalinan terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil. Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan one group pretest–posttest. Penelitian dilaksanakan di Puskesmas Sri Amur dengan jumlah sampel sebanyak 25 ibu hamil yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi berupa pendidikan kesehatan diberikan dalam satu kali pertemuan menggunakan metode ceramah dan diskusi dengan media leaflet. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan tentang tanda persalinan dan kesiapan persalinan yang diberikan sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data dilakukan menggunakan uji paired t-test dengan tingkat signifikansi p<0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu hamil setelah diberikan pendidikan kesehatan. Rata-rata skor pengetahuan tentang tanda persalinan meningkat dari 3,48 (SD=0,714) sebelum intervensi menjadi 4,52 (SD=0,510) setelah intervensi. Pengetahuan tentang kesiapan persalinan juga mengalami peningkatan dari rata-rata 3,48 (SD=0,586) menjadi 4,60 (SD=0,500). Hasil uji statistik menunjukkan perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah intervensi pada kedua variabel (p<0,001). Pendidikan kesehatan tentang tanda dan kesiapan persalinan efektif meningkatkan pengetahuan ibu hamil. Peningkatan pengetahuan ini diharapkan dapat membantu ibu mempersiapkan diri menghadapi persalinan secara lebih optimal serta mendorong pemanfaatan layanan kesehatan secara tepat waktu. Edukasi yang berkelanjutan oleh tenaga kesehatan diperlukan untuk memperkuat kesiapan ibu dalam menghadapi proses persalinan.

Pendidikan kesehatan terbukti efektif meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang tanda persalinan dan kesiapan persalinan.Skor rata-rata pengetahuan tanda persalinan meningkat dari 3,48 menjadi 4,52 dan pengetahuan kesiapan persalinan dari 3,48 menjadi 4,60 setelah intervensi, dengan perbedaan signifikan (p<0,001).Mengingat tidak adanya kelompok kontrol dan sampel kecil, penelitian lanjutan dengan desain terkontrol, sampel lebih besar, serta evaluasi follow‑up diperlukan untuk menilai keberlanjutan efek dan dampaknya pada luaran persalinan.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi dampak jangka panjang pendidikan kesehatan terhadap hasil persalinan, seperti tingkat komplikasi dan mortalitas ibu serta bayi, dengan melakukan follow‑up selama beberapa bulan setelah kelahiran; selanjutnya, perbandingan efektivitas antara metode pendidikan tradisional (ceramah dan leaflet) dengan metode digital (aplikasi mobile atau video online) dapat diinvestigasi untuk menentukan pendekatan yang paling efisien dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil, khususnya di daerah dengan akses internet terbatas; terakhir, studi eksperimental dengan grup kontrol yang menerima intervensi edukasi berulang (misalnya tiga kali selama kehamilan) dibandingkan dengan grup yang hanya menerima satu sesi dapat menilai apakah frekuensi edukasi memengaruhi tingkat kesiapan persalinan, terutama pada ibu primigravida yang memiliki pengalaman melahirkan pertama kali, sehingga dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih tepat dalam program antenatal di tingkat nasional.

Read online
File size323.85 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test