IAIN SUIAIN SU

IQRA`: Jurnal Perpustakaan dan InformasiIQRA`: Jurnal Perpustakaan dan Informasi

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis secara mendalam kemudahan akses dan kualitas Human-Digital Experience (HDX) mahasiswa terhadap layanan bookless library melalui portal digital (UNM). Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan eksplorasi antarmuka terhadap 10 informan mahasiswa yang dipilih secara purposive. Data dianalisis menggunakan model analisis data interaktif yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian memunculkan empat tema utama: (1) dekonstruksi batas spasial dan temporal yang memvalidasi Perceived Usefulness (kegunaan) sistem secara absolut; (2) tantangan navigasi antarmuka (UI/UX) yang masih memicu beban kognitif ringan dan information overload; (3) tingginya dinamika akses repositori institusi sebagai jantung riset mahasiswa tingkat akhir; serta (4) kendala infrastruktur berupa latensi peladen (server) dan kesenjangan literasi digital di kalangan mahasiswa baru. Disimpulkan bahwa layanan bookless library UNM telah berhasil mentransformasi aksesibilitas akademik mahasiswa, namun masih membutuhkan penyempurnaan pada stabilitas jaringan awan, penyederhanaan arsitektur situs, dan infrastruktur kampanye literasi informasi yang masif guna mencapai pengalaman pengguna yang paripurna.

Berdasarkan analisis kualitatif terhadap 10 informan mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM), disimpulkan bahwa implementasi bookless library melalui portal https.id/ telah mentransformasi kemudahan akses informasi akademik, mendekonstruksi hambatan ruang dan waktu, serta mempercepat penyelesaian riset.Namun, dalam kacamata Human-Digital Experience (HDX) dan Technology Acceptance Model (TAM), sistem masih menghadapi tantangan terkait navigasi antarmuka yang memicu beban kognitif ringan, latensi server pada jam puncak, serta ketimpangan literasi penelusuran di kalangan mahasiswa.Direkomendasikan agar pengelola perpustakaan meningkatkan kapasitas server cloud, menyederhanakan arsitektur navigasi situs (UI/UX optimization), serta menggencarkan kampanye literasi digital kepada mahasiswa baru untuk memaksimalkan utilitas dari investasi infrastruktur perpustakaan cerdas ini.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara perpustakaan bookless dengan perpustakaan konvensional, dengan fokus pada pengalaman pengguna dan tingkat kepuasan mahasiswa. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi-strategi yang dapat diterapkan oleh perpustakaan bookless untuk meningkatkan literasi digital mahasiswa, seperti pelatihan atau tutorial online. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak bookless library terhadap produktivitas penelitian mahasiswa dan kualitas karya ilmiah mereka.

Read online
File size889.59 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test